MASAKINI.CO – Banjir dan longsor melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Gayo Lues akibat hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi sejak Sabtu (18/4/2026) sore.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.35 WIB dan berdampak pada beberapa desa di dua kecamatan, yakni Kecamatan Terangun meliputi Desa Padang, Telege Jernih, Makmur Jaya, Jabo, dan Terlis, serta Kecamatan Pining yang mencakup Desa Pertik, Pintu Rime, dan Ekan.
“Curah hujan tinggi menyebabkan debit sejumlah sungai meningkat signifikan hingga meluap dan tidak mampu menampung aliran air,” ujar staf Pusdatin BPBA, Haslinda, Minggu (19/4/2026).
Sejumlah sungai yang meluap di antaranya Sungai Kala Kenol, Pucuk Padang, Terlis, Pertik, Pintu Rime, Pantan Cuaca, dan Rikit Gaib.
Akibat kejadian tersebut, rumah warga di Kecamatan Terangun dan Pining dilaporkan terendam banjir. Selain itu, fasilitas umum turut terdampak dan terjadi pohon tumbang di Jalan Nasional Blangkejeren–Kutacane.
Hingga saat ini, pendataan jumlah warga terdampak masih berlangsung. Tidak ada laporan korban jiwa maupun pengungsi dalam kejadian tersebut.
Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB) BPBD Kabupaten Gayo Lues telah dikerahkan ke lokasi untuk melakukan penanganan awal, termasuk pendataan dan penyaluran bantuan logistik berupa paket sembako kepada warga terdampak.
“Petugas juga mengimbau masyarakat untuk tetap siaga dan segera melapor jika terjadi kondisi darurat,” kata Haslinda.
Saat ini, tim BPBD bersama instansi terkait masih berada di lokasi untuk melakukan penanganan, sementara warga telah mengamankan diri ke wilayah yang lebih tinggi guna menghindari potensi risiko lanjutan.









Discussion about this post