MASAKINI.CO – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), menegaskan pentingnya pembenahan data Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) sebagai kunci utama memastikan layanan kesehatan tepat sasaran. Hal itu disampaikan saat memimpin rapat koordinasi di Meuligoe Gubernur, Kamis (23/4/2026).
Dalam rapat tersebut, Sekretaris Daerah Aceh M. Nasir memaparkan perkembangan data perlindungan kesehatan masyarakat yang menjadi dasar pelaksanaan program JKA. Data itu dinilai krusial untuk menentukan siapa saja yang berhak menerima layanan.
Mualem menilai, persoalan utama yang harus segera diselesaikan adalah sinkronisasi dan validasi data antarinstansi. Ketidaktepatan data berpotensi menyebabkan layanan tidak optimal dan tidak merata.
“Terus fokus bekerja menyelesaikan semua persoalan dan berikan pelayanan maksimal bagi masyarakat,” tegasnya.
Ia juga meminta seluruh jajaran terkait bekerja lebih terarah sesuai tugas masing-masing, serta memastikan setiap kebijakan berjalan transparan dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Selain itu, peningkatan akurasi data disebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat efektivitas program JKA, sekaligus menjaga keberlanjutan layanan kesehatan di Aceh.
Rapat ini menjadi upaya konkret Pemerintah Aceh dalam membenahi tata kelola jaminan kesehatan agar lebih akuntabel, tepat sasaran, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara menyeluruh.









Discussion about this post