MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Senin, Juli 27, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

BNPB Perkuat Sistem Peringatan Dini Banjir di Banda Aceh

Redaksi by Redaksi
27 April 2026
in News
0
BNPB Perkuat Sistem Peringatan Dini Banjir di Banda Aceh

Salah satu unit sensor pemantauan tinggi muka air Flood Early Warning System (EWS) yang terpasang di Pos Pantau Kampung Baru, Kecamatan Baiturrahman, Kota Banda Aceh. | Foto : BNPB

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus memperkuat mitigasi bencana banjir melalui pengembangan Sistem Peringatan Dini atau Early Warning System (EWS) di Kota Banda Aceh.

Sistem ini dihadirkan untuk meningkatkan kemampuan pemerintah daerah dan masyarakat dalam memantau kondisi hidrologi secara real time, serta memperoleh peringatan dini terhadap potensi banjir.

RelatedPosts

Polisi Selidiki Kebakaran di Lamteumen Timur, Kerugian Capai Rp1,5 Miliar

Tiga Tempat Usaha di Lamteumen Timur Terbakar

Sawah di Aceh Besar Mengering, Petani Khawatir Hasil Panen Terancam

Penguatan tersebut ditandai dengan pemasangan perangkat EWS yang telah rampung pada akhir 2025. BNPB menempatkan satu unit sirine array, lima unit sensor pemantauan banjir, serta dashboard monitoring terintegrasi guna mendukung pengambilan keputusan secara cepat dan akurat.

Sensor dipasang di sejumlah titik strategis untuk memantau dinamika tinggi muka air, antara lain kawasan Taman Putroe Phang, Keutapang, Indrapuri, dan KM 0.

Sementara itu, sirine peringatan dini ditempatkan di Kantor Camat Baiturrahman, serta dashboard monitoring berada di Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistika Kota Banda Aceh, sehingga informasi dapat disampaikan secara cepat kepada masyarakat.

Sistem ini dilengkapi teknologi sensor tinggi muka air, kamera pengawas (CCTV), serta perangkat pemantauan lingkungan yang terhubung dengan dashboard visualisasi data. Data yang dihimpun diproses secara otomatis sehingga petugas dapat segera mengidentifikasi potensi peningkatan risiko banjir.

Sebagai bagian dari penguatan kesiapsiagaan, BNPB juga memanfaatkan sirine EWS dalam momentum Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) 2026 melalui simulasi evakuasi mandiri masyarakat pada Minggu (26/4/2026). Kegiatan ini bertujuan melatih respons cepat masyarakat terhadap peringatan dini.

Sebanyak 100 warga mengikuti simulasi evakuasi banjir di Kantor Camat Baiturrahman yang juga ditetapkan sebagai Tempat Evakuasi Sementara (TES).

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, menegaskan bahwa keberadaan sistem ini diharapkan mampu meminimalkan korban jiwa dan kerugian akibat bencana.

“Sehebat apa pun teknologi yang kita miliki, yang terpenting adalah bagaimana masyarakat dapat memahami informasi peringatan dini dan merespons dengan langkah yang tepat,” ujar Suharyanto pada puncak acara HKB di Pendopo Wali Kota Banda Aceh, Minggu (26/4/2026).

“Melalui momentum HKB, simulasi evakuasi dan uji coba sirine ini mampu meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan pemerintah daerah dan masyarakat sehingga dampak bencana dapat ditekan seminimal mungkin,” tambah dia.

Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal menyampaikan apresiasi atas dukungan BNPB dalam penguatan sistem peringatan dini banjir di wilayahnya. Menurutnya, kehadiran EWS menjadi bagian penting dalam membangun kota tangguh bencana.

“Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan EWS yang diberikan kepada Kota Banda Aceh. Ini melengkapi upaya kami dalam membangun kota tangguh melalui penguatan infrastruktur, integrasi dalam kurikulum pendidikan, serta pelaksanaan latihan evakuasi secara berkala,” ujar Illiza.

Ia berharap sistem EWS ini dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat. “Mudah-mudahan apa yang diamanahkan ini benar-benar dapat menjadikan Banda Aceh sebagai kota yang tangguh dan kuat dalam menghadapi bencana,” ungkap Illiza.

Pada puncak acara HKB tersebut, Kepala BNPB bersama Wali Kota Banda Aceh juga menandatangani prasasti peresmian EWS banjir.

Implementasi EWS di Kota Banda Aceh diharapkan memperkuat koordinasi antarinstansi dalam penanganan bencana, mulai dari pemerintah daerah, BPBD, hingga aparat di tingkat kecamatan, kelurahan, desa, dan RT/RW.

Dukungan data yang akurat dan terintegrasi memungkinkan proses pengambilan keputusan dalam situasi darurat dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran.

Salah satu warga Gampong Peuniti, Kecamatan Baiturrahman, Desrina Intan Adillah, mengaku baru pertama kali mengikuti simulasi evakuasi dengan menggunakan sirine peringatan dini.

“Ini kali pertama saya mengikuti simulasi evakuasi dengan mendengar sirine secara langsung, saya akhirnya bisa tahu bagaimana cara menyelamatkan diri dan menanggulangi bencana banjir,” tutur Intan.

“Saya berharap dengan kami mendengar suara sirine, ke depannya kami bisa lebih waspada dan segera melakukan evakuasi ke tempat yang lebih aman,” kata dia.

Secara keseluruhan, pengembangan sistem peringatan dini banjir ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat sekaligus memperkuat upaya pengurangan risiko bencana di wilayah perkotaan.

Selain di Banda Aceh, BNPB juga telah memasang EWS banjir di Kota Bekasi, Jawa Barat, serta EWS banjir lahar dingin di Halmahera Barat, Maluku Utara.

 

 

Tags: BNPBMitigasi Bencanaperingatan diniWali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal
Previous Post

Masuk Asrama, Jemaah Haji Aceh Jalani Tahapan Ketat Sebelum Terbang

Next Post

HUT ke-27 Aceh Singkil, Wagub Sorot Ketertinggalan dan Desak Percepatan Pembangunan

Related Posts

Taman Telepon Direvitalisasi, Pemko Banda Aceh Hidupkan Jejak Sejarah Kota Tua

by Riska Zulfira
22 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Kota Banda Aceh mulai menata kembali kawasan bersejarah Taman Telepon yang berada di pusat kota. Revitalisasi kawasan...

Illiza Ceritakan Sejarah Taman Putroe Phang Kepada Wisatawan Malaysia  

by Aininadhirah
19 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Kegiatan seni, budaya, dan ekonomi kreatif di Taman Putroe Phang, Banda Aceh, menjadi ruang pertemuan budaya antara masyarakat...

Illiza Kunjungi Warga Cot Lamkuweuh, Serahkan Bantuan untuk Penyandang Disabilitas

by Aininadhirah
16 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal mengunjungi warga berkebutuhan khusus di Gampong Cot Lamkuweuh, Kecamatan Ulee Lheue,...

Next Post

HUT ke-27 Aceh Singkil, Wagub Sorot Ketertinggalan dan Desak Percepatan Pembangunan

Gubernur Aceh dan Dubes UEA Sepakat Jalin Kerja Sama Dagang Hingga Penerbangan

Gubernur Aceh dan Dubes UEA Sepakat Jalin Kerja Sama Dagang Hingga Penerbangan

Discussion about this post

CERITA

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

19 Juli 2026

Kehilangan Kaki dan Suami, Asmiati Menyimpan Harapan untuk Kembali Berdiri

17 Juli 2026

Gigi Ngilu Jangan Diabaikan, Kenali 5 Varian Sensodyne Sesuai Keluhan Sebelum Membeli

16 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co