MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Oktober 21, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Taman Telepon Direvitalisasi, Pemko Banda Aceh Hidupkan Jejak Sejarah Kota Tua

Riska Zulfira by Riska Zulfira
22 Juli 2026
in News
0

Wali Kota Banda Aceh, Illiza Saaduddin Djamal mengunjungi taman telepon di Simpang Jam yang sedang dilakukan revitalisasi | Foto: Riska Zulfira/masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Pemerintah Kota Banda Aceh mulai menata kembali kawasan bersejarah Taman Telepon yang berada di pusat kota. Revitalisasi kawasan tersebut diarahkan untuk menjaga jejak sejarah sekaligus menghadirkan ruang publik yang lebih nyaman bagi masyarakat.

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal mengatakan, Taman Telepon memiliki nilai sejarah penting karena menjadi salah satu titik awal perkembangan jaringan telekomunikasi di Indonesia.

RelatedPosts

Kerap Macet, Dishub Aceh Siapkan Pembatasan Truk dan Pelebaran Jalan di Simpang Cot Irie

Sudah Sepekan Harga Emas Perhiasan Tak Berubah, Antam Turun Rp10.000

Satpol PP WH Banda Aceh Amankan Dua Orang yang Diduga Langgar Qanun Syariat

“Taman Telepon itu dari 1903. Ini merupakan cikal bakal lahirnya telepon di Indonesia. Bahkan dulu kalau Batavia ingin melakukan sambungan telepon ke Singapura, koneksinya harus melalui tempat kita ini,” ujar Illiza saat meninjau taman telepon, Selasa (21/7/2026).

Menurutnya, revitalisasi tidak akan menghilangkan karakter asli kawasan maupun bangunan peninggalan masa lalu. Pemerintah hanya melakukan penataan agar kawasan tersebut lebih tertata, indah, dan tetap memiliki nilai sejarah.

“Kita tidak akan mengubah peninggalan sejarahnya. Kita hanya memperindah dengan taman, bunga, dan penataan ruang sehingga masyarakat bisa menikmati tempat ini tanpa kehilangan nilai historisnya,” katanya.

Illiza menjelaskan, Taman Telepon merupakan bagian dari kawasan bersejarah yang memiliki keterhubungan dengan sejumlah situs penting di Banda Aceh, mulai dari Masjid Raya Baiturrahman, Taman Bustanussalatin, kawasan Putroe Phang, hingga Pendopo Gubernur Aceh.

Kawasan tersebut, kata dia, menjadi bagian dari upaya pemerintah menghadirkan kembali rekam jejak sejarah Kota Banda Aceh, termasuk peninggalan masa Kesultanan Aceh.

“Ini bukan hanya soal mempercantik kota, tetapi bagaimana anak cucu kita nanti masih bisa melihat dan memahami sejarah yang pernah ada di Banda Aceh,” ujarnya.

Ia menambahkan, konsep pembangunan kota ke depan tidak hanya mengejar modernitas, tetapi juga mempertahankan identitas sejarah. Menurutnya, Banda Aceh memiliki potensi sebagai kota yang mampu memadukan kawasan modern, kota tua, serta kawasan bersejarah seperti Chinatown.

“Modernitas harus berjalan, tetapi ruh sejarah kota juga tidak boleh hilang. Nilai sejarah dan nilai ekonomi harus bisa berjalan beriringan,” kata Illiza.

Dalam pengelolaan kawasan tersebut, Pemko Banda Aceh juga telah menjalin komunikasi dengan PT Telkom Indonesia. Setelah proses penataan taman selesai, Telkom menyatakan kesiapan untuk membantu pemeliharaan bangunan dan kawasan bersejarah tersebut.

“Alhamdulillah komunikasi dengan Telkom berjalan baik. Mereka bersedia membantu maintenance karena ini juga bagian dari sejarah telekomunikasi,” ujar Illiza.

Tags: infrastruktur kotaPemerintah Banda AcehTaman Telepon DirevitalisasiWali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal
Previous Post

Ekonom: Aceh Butuh Industri Besar untuk Ubah Struktur Ekonomi

Next Post

Guru Besar USK: Ekonomi Digital dan Hijau Jadi Kunci Daya Saing Dunia Usaha

Related Posts

Kualitas Udara Banda Aceh Memburuk, Pemko Siapkan Sekolah Daring dan Puskesmas 24 Jam

by Riska Zulfira
17 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO - Pemerintah Kota Banda Aceh menyiapkan langkah antisipasi untuk melindungi masyarakat dari dampak kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla)....

Siswa Banda Aceh Ikuti Gerakan Tobat Ekologis, Sekolah Diminta Perkuat Budaya Lingkungan

by Redaksi
14 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Siswa SD hingga SMA dan madrasah aliyah negeri (MAN) di Banda Aceh mengikuti Gerakan Tobat Ekologis untuk memperkuat...

Banda Aceh Outdoor Library Hadirkan 40 Kegiatan Gratis, Libatkan 50 Komunitas

by Redaksi
10 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Kota Banda Aceh menyiapkan sedikitnya 40 kegiatan literasi, kreativitas, dan budaya dalam program Banda Aceh Outdoor Library...

Next Post

Guru Besar USK: Ekonomi Digital dan Hijau Jadi Kunci Daya Saing Dunia Usaha

Besok Penertiban PKL di Kopelma Darussalam, Dishub Terapkan Rekayasa Lalu Lintas

Discussion about this post

CERITA

Kisah Abdul Majid, 21 Tahun Menyambung Alas Kaki demi Menghidupi Keluarga

14 Oktober 2026

PFI Malang Rekam Cerita di Balik Pangan Lewat Pameran Foto

25 September 2026

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co