MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Juli 22, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Taman Telepon Direvitalisasi, Pemko Banda Aceh Hidupkan Jejak Sejarah Kota Tua

Riska Zulfira by Riska Zulfira
22 Juli 2026
in News
0

Wali Kota Banda Aceh, Illiza Saaduddin Djamal mengunjungi taman telepon di Simpang Jam yang sedang dilakukan revitalisasi | Foto: Riska Zulfira/masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Pemerintah Kota Banda Aceh mulai menata kembali kawasan bersejarah Taman Telepon yang berada di pusat kota. Revitalisasi kawasan tersebut diarahkan untuk menjaga jejak sejarah sekaligus menghadirkan ruang publik yang lebih nyaman bagi masyarakat.

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal mengatakan, Taman Telepon memiliki nilai sejarah penting karena menjadi salah satu titik awal perkembangan jaringan telekomunikasi di Indonesia.

RelatedPosts

Guru Besar USK: Ekonomi Digital dan Hijau Jadi Kunci Daya Saing Dunia Usaha

Ekonom: Aceh Butuh Industri Besar untuk Ubah Struktur Ekonomi

Kemenag Perkuat Perlindungan Anak, Aplikasi AMAN Jadi Kanal Aduan Kekerasan

“Taman Telepon itu dari 1903. Ini merupakan cikal bakal lahirnya telepon di Indonesia. Bahkan dulu kalau Batavia ingin melakukan sambungan telepon ke Singapura, koneksinya harus melalui tempat kita ini,” ujar Illiza saat meninjau taman telepon, Selasa (21/7/2026).

Menurutnya, revitalisasi tidak akan menghilangkan karakter asli kawasan maupun bangunan peninggalan masa lalu. Pemerintah hanya melakukan penataan agar kawasan tersebut lebih tertata, indah, dan tetap memiliki nilai sejarah.

“Kita tidak akan mengubah peninggalan sejarahnya. Kita hanya memperindah dengan taman, bunga, dan penataan ruang sehingga masyarakat bisa menikmati tempat ini tanpa kehilangan nilai historisnya,” katanya.

Illiza menjelaskan, Taman Telepon merupakan bagian dari kawasan bersejarah yang memiliki keterhubungan dengan sejumlah situs penting di Banda Aceh, mulai dari Masjid Raya Baiturrahman, Taman Bustanussalatin, kawasan Putroe Phang, hingga Pendopo Gubernur Aceh.

Kawasan tersebut, kata dia, menjadi bagian dari upaya pemerintah menghadirkan kembali rekam jejak sejarah Kota Banda Aceh, termasuk peninggalan masa Kesultanan Aceh.

“Ini bukan hanya soal mempercantik kota, tetapi bagaimana anak cucu kita nanti masih bisa melihat dan memahami sejarah yang pernah ada di Banda Aceh,” ujarnya.

Ia menambahkan, konsep pembangunan kota ke depan tidak hanya mengejar modernitas, tetapi juga mempertahankan identitas sejarah. Menurutnya, Banda Aceh memiliki potensi sebagai kota yang mampu memadukan kawasan modern, kota tua, serta kawasan bersejarah seperti Chinatown.

“Modernitas harus berjalan, tetapi ruh sejarah kota juga tidak boleh hilang. Nilai sejarah dan nilai ekonomi harus bisa berjalan beriringan,” kata Illiza.

Dalam pengelolaan kawasan tersebut, Pemko Banda Aceh juga telah menjalin komunikasi dengan PT Telkom Indonesia. Setelah proses penataan taman selesai, Telkom menyatakan kesiapan untuk membantu pemeliharaan bangunan dan kawasan bersejarah tersebut.

“Alhamdulillah komunikasi dengan Telkom berjalan baik. Mereka bersedia membantu maintenance karena ini juga bagian dari sejarah telekomunikasi,” ujar Illiza.

Tags: infrastruktur kotaPemerintah Banda AcehTaman Telepon DirevitalisasiWali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal
Previous Post

Ekonom: Aceh Butuh Industri Besar untuk Ubah Struktur Ekonomi

Next Post

Guru Besar USK: Ekonomi Digital dan Hijau Jadi Kunci Daya Saing Dunia Usaha

Related Posts

Nobar Final Piala Dunia 2026, Ribuan Warga Ramaikan Balai Kota Banda Aceh

by Ahmad Mufti
20 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Ribuan warga memadati halaman Balai Kota Banda Aceh untuk menyaksikan nonton bareng (nobar) final Piala Dunia 2026 antara...

Hari Anak Nasional, Hutan Kota Banda Aceh Disulap Jadi Ruang Belajar Alam

by Riska Zulfira
19 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Hutan Kota Tibang disulap menjadi ruang belajar alam bagi ratusan anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dari berbagai...

Illiza Ceritakan Sejarah Taman Putroe Phang Kepada Wisatawan Malaysia  

by Aininadhirah
19 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Kegiatan seni, budaya, dan ekonomi kreatif di Taman Putroe Phang, Banda Aceh, menjadi ruang pertemuan budaya antara masyarakat...

Next Post

Guru Besar USK: Ekonomi Digital dan Hijau Jadi Kunci Daya Saing Dunia Usaha

Discussion about this post

CERITA

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

19 Juli 2026

Kehilangan Kaki dan Suami, Asmiati Menyimpan Harapan untuk Kembali Berdiri

17 Juli 2026

Gigi Ngilu Jangan Diabaikan, Kenali 5 Varian Sensodyne Sesuai Keluhan Sebelum Membeli

16 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co