MASAKINI.CO – Peringatan Hari Jadi ke-27 Kabupaten Aceh Singkil dimanfaatkan Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, untuk menyoroti tantangan nyata pembangunan daerah sekaligus mendorong percepatan kerja pemerintah dan masyarakat, Senin (27/4/2026).
Dalam sambutannya, Fadhlullah menegaskan bahwa potensi besar Aceh Singkil belum sepenuhnya dimaksimalkan. Ia menilai sektor unggulan seperti perkebunan, perikanan, hingga pariwisata termasuk kawasan Kepulauan Banyak harus segera didorong agar memberi dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
“Potensi kita besar, tapi harus dikelola serius agar benar-benar meningkatkan ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menyinggung sejumlah persoalan mendasar yang masih dihadapi daerah, seperti keterbatasan infrastruktur dan akses wilayah. Menurutnya, persoalan tersebut tidak bisa dibiarkan berlarut dan harus dijawab dengan perencanaan yang matang serta kolaborasi lintas sektor.
Selain itu, ancaman bencana alam turut menjadi perhatian. Pemerintah daerah diminta lebih siap dalam mengantisipasi risiko, termasuk menjaga kawasan lingkungan strategis seperti Ekosistem Rawa Singkil agar tidak rusak akibat eksploitasi.
Di sisi lain, Fadhlullah mengapresiasi langkah pemerintah daerah yang berhasil menjaga stabilitas di tengah dinamika pemerintahan. Ia menilai pengesahan APBK 2026 menjadi momentum penting untuk kembali menggerakkan pembangunan dan pelayanan publik.
“Stabilitas ini harus dijaga, karena menjadi dasar untuk mempercepat pembangunan ke depan,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga harmoni sosial di tengah keberagaman masyarakat Aceh Singkil. Menurutnya, kekuatan sosial tersebut menjadi modal utama dalam membangun daerah secara inklusif dan berkelanjutan.
Menutup sambutannya, Fadhlullah mengingatkan agar seluruh kebijakan pembangunan benar-benar berpihak pada rakyat. Ia menegaskan, pembangunan tidak boleh hanya menjadi agenda formal, tetapi harus dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.








Discussion about this post