MASAKINI.CO – Harga emas perhiasan di Banda Aceh mengalami penurunan cukup signifikan. Pada Kamis (30/4/2026), harga emas tercatat di angka Rp7.830.000 per mayam (3,3 gram), belum termasuk ongkos pembuatan.
Jika ditambah ongkos pembuatan sekitar Rp150 ribu hingga Rp200 ribu per mayam, harga emas tetap bervariasi tergantung desain. Namun, penurunan Rp120 ribu dari harga sebelumnya yang berada di Rp7.950.000 menjadi sinyal positif bagi calon pembeli.
Penurunan ini menjadi angin segar setelah harga emas bertahan di kisaran tinggi, yakni Rp8 juta hingga Rp9 juta per mayam sejak akhir 2025 lalu.
Kondisi ini mulai dimanfaatkan oleh kalangan anak muda, terutama yang sedang mempersiapkan mahar pernikahan.
Salah satunya Ade, seorang pemuda di Banda Aceh yang mengaku mulai mempertimbangkan untuk membeli emas di tengah tren penurunan harga.
“Kalau turun begini lumayan membantu. Saya memang lagi rencana beli emas untuk mahar, jadi momen seperti ini bisa dimanfaatkan,” ujarnya.
Meski penurunan belum terlalu drastis, pergerakan harga yang mulai melemah dinilai memberi ruang bagi masyarakat untuk mulai membeli, terutama bagi mereka yang selama ini menunda akibat tingginya harga.
Pelaku pasar pun memprediksi harga emas masih berpotensi bergerak fluktuatif, sehingga masyarakat diimbau cermat dalam menentukan waktu pembelian.









Discussion about this post