MASAKINI.CO – Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai angin kencang berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Aceh dalam periode 30 April hingga 2 Mei 2026. Kondisi ini dipicu oleh aktivitas gelombang atmosfer seperti Kelvin, Rossby Ekuatorial, dan Madden-Julian Oscillation (MJO) yang masih aktif di wilayah Aceh, serta adanya belokan angin dan konvergensi yang meningkatkan pertumbuhan awan hujan.
Pada 30 April 2026, wilayah yang berpotensi terdampak meliputi Aceh Barat, Aceh Barat Daya, Aceh Selatan, Aceh Singkil, Aceh Tenggara, Gayo Lues, Subulussalam, dan Nagan Raya.
Sementara itu, pada 1 Mei 2026, potensi hujan meluas ke Aceh Barat, Aceh Barat Daya, Aceh Jaya, Aceh Selatan, Aceh Singkil, Aceh Tamiang, Aceh Tenggara, Pidie, Pidie Jaya, Subulussalam, Simeulue, dan Nagan Raya.
Adapun pada 2 Mei 2026, wilayah yang berpotensi mengalami kondisi serupa meliputi Aceh Barat Daya, Aceh Selatan, Aceh Tengah, Aceh Tenggara, Aceh Utara, Bener Meriah, Gayo Lues, Pidie, dan Nagan Raya.
Forecaster on Duty BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda Banda Aceh menyampaikan bahwa peningkatan potensi hujan dipengaruhi oleh suhu muka laut yang hangat di perairan barat dan timur Aceh.
“Kondisi ini dapat meningkatkan penguapan dan berkontribusi terhadap pembentukan awan hujan di wilayah Aceh,” ujarnya.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan yang dapat terjadi secara tiba-tiba, terutama pada sore hingga malam hari.
“Selalu berhati-hati saat beraktivitas di luar ruangan, khususnya saat berkendara dalam kondisi cuaca buruk yang dapat disertai angin kencang, banjir, dan tanah longsor,” katanya.










Discussion about this post