MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Selasa, Juni 30, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Satpol PP Banda Aceh Intensifkan Penertiban, Sejumlah Kawasan Kini Steril dari PKL

Riska Zulfira by Riska Zulfira
16 Mei 2026
in News
0

Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP-WH) Kota Banda Aceh menertibkan sejumlah pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di trotoar dan bahu jalan kawasan Jalan Iskandar Muda, Ulee Lheue. | Foto: Diskominfo

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP WH) Kota Banda Aceh terus menggencarkan penertiban pedagang kaki lima (PKL) dalam beberapa bulan terakhir. Langkah itu dilakukan untuk menjaga ketertiban umum sekaligus mengurangi aktivitas berjualan di badan jalan dan trotoar yang dinilai mengganggu lalu lintas serta kenyamanan masyarakat.

Hasilnya, sejumlah kawasan yang sebelumnya dipadati PKL kini mulai steril dan berada dalam pengawasan rutin petugas.

RelatedPosts

Harga Emas Turun Tajam, Ini Penyebabnya

Akses Jalan di Aceh Tengah Sempat Lumpuh Akibat Longsor, BPBD Kerahkan Alat Berat

Harga Emas Perhiasan Anjlok Rp150 Ribu, Kini Rp7,55 Juta per Mayam

Kepala Satpol PP WH Banda Aceh, Muhammad Rizal melalui Sekretaris Satpol PP WH, Evendi mengatakan kawasan depan Masjid Raya Baiturrahman dan sekitarnya saat ini sudah relatif tertib dari aktivitas PKL liar.

Menurutnya, kondisi tersebut tidak lepas dari pengawasan ketat yang dilakukan petugas setiap hari.

“Depan Masjid Raya dan sekitarnya selama ini sudah steril dari PKL. Anggota Satpol PP juga standby pengamanan dari pukul 09.00 WIB sampai 23.30 WIB,” kata Evendi, Sabtu (16/5/2026).

Selain kawasan Masjid Raya, penertiban juga berhasil dilakukan di trotoar depan Dinas Sosial Aceh yang sebelumnya kerap dipenuhi pedagang pada sore hingga malam hari.

“Sekarang trotoar depan Dinas Sosial Aceh juga sudah steril dari PKL pada sore dan malam hari,” ujarnya.

Meski sejumlah titik mulai tertib, Satpol PP WH menegaskan patroli dan pengawasan tetap dilakukan secara berkala guna mencegah pedagang kembali berjualan di lokasi terlarang.

Evendi menyebut aktivitas PKL di badan jalan dan trotoar masih menjadi salah satu pelanggaran ketertiban umum yang paling dominan di Banda Aceh. Sejumlah kawasan padat aktivitas seperti Pasar Aceh, Pasar Kartini, Peunayong hingga Pasar Al Mahirah masih rutin dipantau petugas.

“Di lokasi tersebut tidak diperbolehkan adanya aktivitas PKL di badan jalan maupun trotoar karena mengganggu arus lalu lintas dan membahayakan keselamatan masyarakat,” katanya.

Menurutnya, pengawasan paling intens dilakukan pada pagi hingga sore hari saat mobilitas masyarakat dan kendaraan sedang tinggi.

Meski demikian, pemerintah kota tetap memberi ruang bagi aktivitas ekonomi masyarakat dengan memberikan kelonggaran waktu berjualan di beberapa titik tertentu pada sore hingga malam hari.

“Pagi hari aktivitas masyarakat sangat padat, sehingga PKL tidak diperbolehkan berjualan. Namun pada sore sampai malam hari di beberapa lokasi tertentu masih diberikan kelonggaran,” ujar Evendi.

Ia menegaskan, pendekatan persuasif tetap menjadi langkah utama dalam setiap penertiban. Petugas lebih dahulu memberikan sosialisasi dan teguran kepada pedagang sebelum mengambil tindakan lanjutan.

Namun jika pelanggaran terus berulang, pedagang akan dibina di kantor Satpol PP WH dan sebagian barang dagangan diamankan sementara.

“Barang dagangan bukan disita permanen. Pedagang tetap bisa mengambil kembali setelah membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi pelanggaran,” pungkasnya.

Tags: Banda AcehMasjid RayapatroliPedagangPenertibanPengawasanPKLSatpol PPtrantibumTrotoar
Previous Post

Harga Emas Perhiasan Turun Rp70 Ribu, Antam Ikut Anjlok

Next Post

393 Jemaah Kloter 11 Dijadwalkan Berangkat ke Tanah Suci Malam Ini

Related Posts

Menunggu Rezeki di Bawah Tenda Musim Durian

by Aininadhirah
28 Juni 2026
0

MASAKINI.CO - Deretan durian memenuhi sisi Jalan Jembatan Peunayong, Banda Aceh. Aroma khas buah berduri itu menyebar ke udara, mengundang...

Efek Jera Terlihat, Pelanggar Lama Tak Lagi Muncul di Tanggul Gampong Jawa

by Riska Zulfira
28 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Satpol PP dan Wilayatul Hisbah (WH) Kota Banda Aceh menyebut pengawasan rutin di kawasan tanggul yang menghubungkan Ulee...

Musim Durian Tiba, Pedagang Ramai Jajakan Durian di Kawasan Peunayong Banda Aceh

by Aininadhirah
28 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Musim durian asal Lamno mulai mewarnai Kota Banda Aceh. Hampir di setiap pinggir jalan terlihat pedagang menjajakan buah...

Next Post

393 Jemaah Kloter 11 Dijadwalkan Berangkat ke Tanah Suci Malam Ini

Rumah Semi Permanen di Indrapuri Ludes Terbakar, Motor Ikut Hangus

Discussion about this post

CERITA

Menunggu Rezeki di Bawah Tenda Musim Durian

28 Juni 2026

Dari Lahan Penggembalaan ke Destinasi Favorit, Savana Indrapuri Sedot Ribuan Pengunjung

24 Mei 2026

Dari Dapur Rumahan ke Tanah Suci, Keumamah Aceh Diburu Jemaah Haji

19 Mei 2026

Menabung dari Lumpur Sawah, Halimah Berangkat Haji di Usia 85 Tahun

12 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co