MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Selasa, September 29, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Satpol PP Banda Aceh Intensifkan Penertiban, Sejumlah Kawasan Kini Steril dari PKL

Riska Zulfira by Riska Zulfira
16 Mei 2026
in News
0

Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP-WH) Kota Banda Aceh menertibkan sejumlah pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di trotoar dan bahu jalan kawasan Jalan Iskandar Muda, Ulee Lheue. | Foto: Diskominfo

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP WH) Kota Banda Aceh terus menggencarkan penertiban pedagang kaki lima (PKL) dalam beberapa bulan terakhir. Langkah itu dilakukan untuk menjaga ketertiban umum sekaligus mengurangi aktivitas berjualan di badan jalan dan trotoar yang dinilai mengganggu lalu lintas serta kenyamanan masyarakat.

Hasilnya, sejumlah kawasan yang sebelumnya dipadati PKL kini mulai steril dan berada dalam pengawasan rutin petugas.

RelatedPosts

Tiga Pengasuh Daycare di Banda Aceh Divonis hingga 3 Tahun Penjara

Jelang Magrib, WH Banda Aceh Imbau Pengunjung Tinggalkan Pantai Ulee Lheue

Banjir Meluas ke 20 Desa di Aceh Tenggara, 411 Jiwa Terdampak

Kepala Satpol PP WH Banda Aceh, Muhammad Rizal melalui Sekretaris Satpol PP WH, Evendi mengatakan kawasan depan Masjid Raya Baiturrahman dan sekitarnya saat ini sudah relatif tertib dari aktivitas PKL liar.

Menurutnya, kondisi tersebut tidak lepas dari pengawasan ketat yang dilakukan petugas setiap hari.

“Depan Masjid Raya dan sekitarnya selama ini sudah steril dari PKL. Anggota Satpol PP juga standby pengamanan dari pukul 09.00 WIB sampai 23.30 WIB,” kata Evendi, Sabtu (16/5/2026).

Selain kawasan Masjid Raya, penertiban juga berhasil dilakukan di trotoar depan Dinas Sosial Aceh yang sebelumnya kerap dipenuhi pedagang pada sore hingga malam hari.

“Sekarang trotoar depan Dinas Sosial Aceh juga sudah steril dari PKL pada sore dan malam hari,” ujarnya.

Meski sejumlah titik mulai tertib, Satpol PP WH menegaskan patroli dan pengawasan tetap dilakukan secara berkala guna mencegah pedagang kembali berjualan di lokasi terlarang.

Evendi menyebut aktivitas PKL di badan jalan dan trotoar masih menjadi salah satu pelanggaran ketertiban umum yang paling dominan di Banda Aceh. Sejumlah kawasan padat aktivitas seperti Pasar Aceh, Pasar Kartini, Peunayong hingga Pasar Al Mahirah masih rutin dipantau petugas.

“Di lokasi tersebut tidak diperbolehkan adanya aktivitas PKL di badan jalan maupun trotoar karena mengganggu arus lalu lintas dan membahayakan keselamatan masyarakat,” katanya.

Menurutnya, pengawasan paling intens dilakukan pada pagi hingga sore hari saat mobilitas masyarakat dan kendaraan sedang tinggi.

Meski demikian, pemerintah kota tetap memberi ruang bagi aktivitas ekonomi masyarakat dengan memberikan kelonggaran waktu berjualan di beberapa titik tertentu pada sore hingga malam hari.

“Pagi hari aktivitas masyarakat sangat padat, sehingga PKL tidak diperbolehkan berjualan. Namun pada sore sampai malam hari di beberapa lokasi tertentu masih diberikan kelonggaran,” ujar Evendi.

Ia menegaskan, pendekatan persuasif tetap menjadi langkah utama dalam setiap penertiban. Petugas lebih dahulu memberikan sosialisasi dan teguran kepada pedagang sebelum mengambil tindakan lanjutan.

Namun jika pelanggaran terus berulang, pedagang akan dibina di kantor Satpol PP WH dan sebagian barang dagangan diamankan sementara.

“Barang dagangan bukan disita permanen. Pedagang tetap bisa mengambil kembali setelah membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi pelanggaran,” pungkasnya.

Tags: Banda AcehMasjid RayapatroliPedagangPenertibanPengawasanPKLSatpol PPtrantibumTrotoar
Previous Post

Harga Emas Perhiasan Turun Rp70 Ribu, Antam Ikut Anjlok

Next Post

393 Jemaah Kloter 11 Dijadwalkan Berangkat ke Tanah Suci Malam Ini

Related Posts

Polisi Amankan Dua Terduga Pencuri Meteran Air di Banda Aceh, Mengaku Beraksi di 13 TKP

by Riska Zulfira
28 September 2026
0

MASAKINI.CO – Unit V Jatanras Satreskrim Polresta Banda Aceh mengamankan dua pria yang diduga terlibat dalam pencurian meteran air milik...

Dua Pelajar Diamankan Terkait Dugaan Curanmor di Banda Aceh, Dua Motor Disita

by Riska Zulfira
26 September 2026
0

MASAKINI.CO – Tim Opsnal Ranmor Satreskrim Polresta Banda Aceh mengamankan dua pelajar berinisial FM (13) dan RKF (15) terkait dugaan...

Dinkes Banda Aceh Temukan 9,22 Persen Remaja Putri Anemia

by Riska Zulfira
25 September 2026
0

MASAKINI.CO - Hasil skrining kesehatan di Kota Banda Aceh menunjukkan masih ditemukan anemia pada remaja putri. Dari siswi kelas VII...

Next Post

393 Jemaah Kloter 11 Dijadwalkan Berangkat ke Tanah Suci Malam Ini

Rumah Semi Permanen di Indrapuri Ludes Terbakar, Motor Ikut Hangus

Discussion about this post

CERITA

PFI Malang Rekam Cerita di Balik Pangan Lewat Pameran Foto

25 September 2026

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co