MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Selasa, September 1, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Usia 45-54 Tahun Jadi Kelompok Paling Banyak Terdampak TBC di Banda Aceh

Riska Zulfira by Riska Zulfira
3 Juni 2026
in News
0

Ilustrasi TBC. | Foto: Freepik

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Tuberkulosis (TBC) masih menjadi ancaman kesehatan di Kota Banda Aceh, terutama bagi kelompok usia produktif. Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh mencatat kelompok usia 45 hingga 54 tahun menjadi yang paling banyak terdampak penyakit tersebut sepanjang 2025.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh, Wahyudi, mengatakan terdapat 248 kasus TBC yang ditemukan pada kelompok usia 45-54 tahun. Angka tersebut menjadi yang tertinggi dibandingkan kelompok usia lainnya.

RelatedPosts

Sampah Plastik Disulap Jadi Produk Bernilai Ekonomi di Banda Aceh

Kejati Aceh Tangkap 8 DPO Sepanjang 2026, 43 Orang Masih Diburu

Aceh Mulai Persiapan Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional 2028

“Kelompok usia yang paling banyak terdampak TBC pada tahun 2025 adalah usia 45 hingga 54 tahun dengan 248 kasus, disusul usia 55 hingga 65 tahun sebanyak 222 kasus,” kata Wahyudi, Rabu (3/6/2026).

Secara keseluruhan, jumlah pasien TBC sensitif obat (SO) yang menjalani pengobatan di Banda Aceh pada 2025 mencapai 1.617 kasus. Angka ini meningkat dibandingkan tahun 2024 yang tercatat sebanyak 1.485 kasus.

Selain TBC sensitif obat, Dinkes juga mencatat terdapat 17 kasus TBC resisten obat (RO) yang menjalani pengobatan selama 2025. Meski lebih rendah dibandingkan 40 kasus pada 2024, penyakit tersebut tetap menjadi perhatian karena membutuhkan penanganan yang lebih kompleks.

Tidak hanya menyerang orang dewasa, TBC juga masih ditemukan pada kelompok anak-anak. Sepanjang 2025, tercatat 61 kasus pada anak usia 0-4 tahun dan 57 kasus pada usia 5-14 tahun.

Wahyudi menjelaskan, tingginya temuan kasus TBC pada kelompok usia produktif menunjukkan pentingnya deteksi dini dan kepatuhan menjalani pengobatan hingga tuntas. Menurutnya, penderita yang tidak menyelesaikan pengobatan berisiko menularkan penyakit kepada orang lain dan meningkatkan kemungkinan munculnya TBC resisten obat.

Saat ini, kata dia, temuan kasus terbanyak berada di wilayah kerja Puskesmas Kuta Alam dengan total 797 kasus yang berasal dari layanan puskesmas, rumah sakit, klinik, dan dokter praktik mandiri. Disusul wilayah kerja Puskesmas Banda Raya sebanyak 225 kasus dan Puskesmas Baiturrahman sebanyak 134 kasus.

Dinas Kesehatan mengimbau masyarakat yang mengalami gejala seperti batuk lebih dari dua minggu, penurunan berat badan, demam berkepanjangan, atau berkeringat pada malam hari untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan guna mencegah penularan yang lebih luas.

Tags: Dinkes Banda Acehkasus TBCkesehatan Banda AcehTBC 2025TBC anakTBC Banda AcehTuberkulosisusia produktif
Previous Post

Jelang Piala Dunia 2026, Kapolda Aceh Warning Judi Bola hingga Euforia Berlebih

Next Post

KPI Aceh Perluas Pengawasan ke Media Sosial, Pemko Banda Aceh Siap Dukung Penertiban Konten Digital

Related Posts

891 Kasus HIV/AIDS Tercatat di Banda Aceh, Pemko Perkuat Pengendalian Penyakit ATM

by Redaksi
8 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Kota Banda Aceh memperkuat upaya pengendalian penyakit AIDS, Tuberkulosis (TBC), dan Malaria (ATM) melalui penguatan kerja sama...

Dinkes dan BBPOM Aceh Temukan Jamu Tanpa Izin Edar di Banda Aceh

by Redaksi
8 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh bersama Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Aceh menemukan sejumlah produk...

Belum Semua Puskesmas Layani TBC Secara Lengkap, Penanganan Dilakukan Lewat Sistem Klaster

by Riska Zulfira
4 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banda Aceh menyebut belum seluruh puskesmas memiliki layanan penanganan tuberkulosis (TBC) secara lengkap. Untuk...

Next Post

KPI Aceh Perluas Pengawasan ke Media Sosial, Pemko Banda Aceh Siap Dukung Penertiban Konten Digital

Angin Kencang Rusak 58 Huntara di Aceh Utara, Belasan Unit Hancur

Discussion about this post

CERITA

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co