MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Juli 15, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Nasional

Gempa M 7,7 di Filipina Picu Peringatan Dini Tsunami di Sejumlah Wilayah Indonesia

Riska Zulfira by Riska Zulfira
8 Juni 2026
in Nasional
0

Titik koordinat lokasi gempa bumi di Filipina, Senin (8/6/2026). | Foto BMKG

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini tsunami untuk sejumlah wilayah di Indonesia setelah gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang Pantai Selatan Mindanao, Filipina, Senin (8/6/2026) pukul 06.37 WIB.

Gempa yang terjadi pada kedalaman 47 kilometer itu dipicu aktivitas subduksi lempeng Laut Filipina dan berpotensi memicu tsunami di sejumlah daerah dengan status ancaman siaga dan waspada.

RelatedPosts

Pemerintah Tetapkan Harga Ayam Rp19.500 dan Telur Rp24.000 di Tingkat Peternak

Imigrasi Perketat Seleksi WNA, Penerbitan Bebas Visa Dipangkas 87 Persen

57,6 Persen SPBU Indonesia Sudah Salurkan Biodiesel B50, Pemerintah Kejar Target Penuh September

Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani mengatakan hasil analisis dan pemodelan menunjukkan sejumlah wilayah di Sulawesi, Maluku Utara, dan Kalimantan masuk dalam zona peringatan dini tsunami.

Wilayah berstatus siaga meliputi Minahasa, Bolaang Mongondow, Kota Manado, Minahasa Utara, Minahasa Selatan, Buol, Kepulauan Sangihe, Gorontalo, Kepulauan Talaud, Toli-Toli, Kota Palu, Donggala, Kota Ternate, hingga Kota Bitung.

Sementara wilayah berstatus waspada meliputi Kota Tidore Kepulauan, Bulungan, Nunukan, Halmahera, Kota Tarakan, Halmahera Utara, Kutai Timur, Kota Bontang, dan Berau.

“BMKG mengimbau masyarakat di wilayah siaga segera menjauhi pantai dan menuju tempat yang lebih tinggi. Untuk wilayah waspada, masyarakat diminta tidak beraktivitas di sekitar pantai maupun muara sungai sampai ada informasi lebih lanjut,” kata Teuku Faisal, mengutip infopublik.id, Senin (8/6/2026).

BMKG juga mencatat gempa utama tersebut diikuti dua gempa susulan hingga pukul 07.00 WIB, masing-masing berkekuatan magnitudo 6,7 dan 5,9.

Di tengah proses pemantauan, BMKG mendeteksi gelombang tsunami di tiga titik pengamatan. Deputi Bidang Geofisika BMKG Nelly Florida Riama menyebut tsunami tercatat di wilayah Siau, Maluku Utara, dan Melonguane dengan tinggi gelombang berkisar antara 9 hingga 18 sentimeter.

Meski tinggi gelombang yang terukur masih relatif kecil, BMKG menegaskan pemantauan terus dilakukan karena gelombang yang tercatat merupakan gelombang awal dan masih berpotensi berkembang.

“Seluruh perkembangan akan terus dipantau dan diperbarui secara berkala kepada masyarakat,” ujar Nelly.

BMKG juga memastikan sistem peringatan dini tsunami berjalan sesuai prosedur. Peringatan dini pertama diterbitkan kurang dari tiga menit setelah gempa terjadi, sedangkan pembaruan kedua dirilis kurang dari delapan menit setelah kejadian.

Saat ini BMKG terus melakukan evaluasi berdasarkan data observasi lapangan dan hasil pemantauan dari berbagai stasiun pengamatan. Masyarakat diimbau hanya mengikuti informasi resmi melalui kanal BMKG, InaTEWS, aplikasi InfoBMKG, serta media sosial resmi BMKG guna menghindari informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

BMKG menegaskan status peringatan dini tsunami akan terus diperbarui hingga kondisi dinyatakan aman.

Tags: bmkgGempa FilipinaGempa Hari Inigempa MindanaoPeringatan Tsunamitsunami BMKGtsunami Maluku Utaratsunami Sulawesi
Previous Post

Dinkes dan BBPOM Aceh Temukan Jamu Tanpa Izin Edar di Banda Aceh

Next Post

Berkas Perkara YS dan ND Sedang diproses, Satpol PP-WH Banda Aceh Masih Tunggu P21 dari Jaksa

Related Posts

BMKG: El Nino Kuat Berpotensi Picu Kekeringan dan Ganggu Ketahanan Pangan

by Riska Zulfira
30 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meminta seluruh pemerintah daerah dan pemangku kepentingan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi dampak...

BMKG Ungkap Penyebab Hujan Lebat Masih Terjadi di Tengah Musim Kemarau

by Riska Zulfira
28 Juni 2026
0

MASAKINI.CO - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan bahwa pada 26 Juni-2 Juli 2026, hujan dengan intensitas lebat hingga...

BMKG Imbau Waspada Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah Indonesia 15-21 Februari

BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang di Aceh Hingga 21 Juni

by Aininadhirah
19 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda Banda Aceh mengeluarkan peringatan dini...

Next Post

Berkas Perkara YS dan ND Sedang diproses, Satpol PP-WH Banda Aceh Masih Tunggu P21 dari Jaksa

Gramedia Gulirkan Program Back to School, Paket Kebutuhan Sekolah Mulai Rp299 Ribu

Discussion about this post

CERITA

Pemkab Aceh Besar Umumkan Hasil Seleksi Administrasi JPT Pratama, 50 Peserta Lolos

14 Juli 2026

Keberanian yang Mengantar Ghaisya ke Podium Emas

8 Juli 2026

Menunggu Rezeki di Bawah Tenda Musim Durian

28 Juni 2026

Dari Lahan Penggembalaan ke Destinasi Favorit, Savana Indrapuri Sedot Ribuan Pengunjung

24 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co