MASAKINI.CO – Kepala Regional Aceh, Mustafa Kamal, menyatakan pihaknya telah merekap sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang terdampak kendala dana operasional untuk dilaporkan kepada pihak terkait guna mempercepat proses pencairan anggaran.
Langkah tersebut dilakukan setelah beberapa SPPG di Aceh menghentikan sementara operasional layanan makan bergizi gratis akibat saldo virtual account (VA) yang digunakan untuk kegiatan operasional harian mengalami penipisan.
“Beberapa wilayah telah kami rekap dan kami laporkan. Atensi perintah ini mengikuti perintah KPPG Medan,” kata Mustafa Kamal, Selasa (9/6/2026).
Menurut Mustafa, penghentian operasional yang terjadi bukan disebabkan oleh penghentian program MBG, melainkan karena dana operasional baru belum masuk ke rekening sejumlah SPPG yang terdampak.
“Pemberhentian operasional sementara dikarenakan ada beberapa SPPG saldo VA menipis dan belum masuk dana untuk operasional. Saat ini sedang diproses pencairan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, proses pendataan dilakukan untuk memastikan seluruh wilayah yang mengalami kendala dapat segera mendapatkan perhatian dan penanganan. Koordinasi juga terus dilakukan dengan pihak terkait agar pencairan dana dapat dipercepat.
Mustafa memastikan kondisi tersebut hanya bersifat sementara dan berkaitan dengan proses administrasi keuangan. Karena itu, ia berharap layanan MBG di seluruh SPPG yang terdampak dapat kembali berjalan normal setelah dana operasional dicairkan.
Saat ini, proses pencairan dana masih berlangsung. Pemerintah bersama pihak terkait terus melakukan koordinasi agar program yang menyasar pemenuhan gizi masyarakat tersebut dapat kembali beroperasi tanpa hambatan.
“Kami berharap proses ini segera selesai sehingga seluruh SPPG yang terdampak dapat kembali memberikan layanan kepada para penerima manfaat,” kata Mustafa.







Discussion about this post