MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Jumat, November 6, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Cegah Penyakit Bawaan, Jemaah Haji Aceh Dipantau 14 Hari Setelah Pulang

Riska Zulfira by Riska Zulfira
15 Juni 2026
in News
0

Jemaah haji Aceh yang berusia lanjut didorong pakai kursi roda oleh petugas | Foto: PPIH

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Dinas Kesehatan Aceh menyiagakan sistem pemantauan kesehatan selama 14 hari bagi jemaah haji yang kembali ke Tanah Air. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan tidak ada penyakit yang terbawa dari Arab Saudi serta menjamin kondisi kesehatan jemaah tetap terpantau setelah tiba di daerah asal.

Kepala Dinas Kesehatan Aceh, Ferdiyus, SKM, M.Kes, mengatakan seluruh unsur kesehatan telah bersiap menyambut kepulangan jemaah haji Aceh, mulai dari debarkasi hingga pemantauan lanjutan di kabupaten dan kota.

RelatedPosts

Waspada Bencana Hidrometeorologi, BMKG Petakan Level Ancaman Dampak di Aceh

Harga Emas Perhiasan Melonjak Rp140 Ribu per Mayam Hari Ini

BPJS Ketenagakerjaan Bidik 3.000 Penerima Manfaat JKK-JKM di Aceh untuk Program PEKA

“Hari ini kita kedatangan tamu Allah. Di bidang kesehatan, kami sudah bergerak secara maksimal agar kedatangan jemaah tidak terkontaminasi dengan yang lainnya,” kata Ferdiyus, Senin (15/6/2026).

Ia menjelaskan, kloter pertama yang tiba di Aceh berjumlah sekitar 393 jemaah dan seluruhnya kembali ke Tanah Air dalam keadaan lengkap.

“Alhamdulillah kloter pertama ini penuh, tidak ada yang meninggal. Secara keseluruhan, jemaah Aceh yang wafat di Tanah Suci tercatat sembilan orang,” ujarnya.

Menurut Ferdiyus, pengawasan kesehatan tidak berhenti saat jemaah tiba di Aceh. Setelah kembali ke kabupaten dan kota masing-masing, jemaah akan dipantau selama 14 hari oleh tim kesehatan setempat.

Pemantauan tersebut melibatkan puskesmas di seluruh daerah untuk mengevaluasi kondisi kesehatan jemaah pasca-perjalanan dari Arab Saudi.

“Di kabupaten dan kota sudah ada tim yang akan mengawasi kesehatan jemaah selama 14 hari ke depan. Seluruh puskesmas juga dilibatkan untuk melakukan pemantauan,” katanya.

Dinas Kesehatan Aceh berharap tidak ada penyakit menular yang terbawa masuk ke daerah seiring kepulangan jemaah haji.

Perhatian khusus juga diberikan kepada jemaah lanjut usia (lansia) yang rentan mengalami kelelahan setelah menempuh perjalanan udara selama delapan hingga sembilan jam.

Ferdiyus menjelaskan, kondisi lemas yang dialami lansia setelah penerbangan panjang belum tentu disebabkan penyakit, tetapi bisa dipengaruhi faktor usia dan kelelahan fisik.

Karena itu, tim kesehatan telah menyiapkan mekanisme rujukan cepat bagi jemaah yang membutuhkan perawatan lebih lanjut.

“Jika ada jemaah yang memerlukan penanganan medis, mereka bisa langsung dirujuk ke rumah sakit. RSUDZA juga sudah menyiapkan tempat sehingga tidak perlu menunggu di IGD,” ujarnya.

RSUD dr. Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh, lanjut Ferdiyus, telah disiagakan selama 14 hari ke depan untuk menerima jemaah haji yang membutuhkan perawatan.

Dinas Kesehatan Aceh berharap seluruh rangkaian pemulangan jemaah haji 2026 berjalan lancar dan seluruh jemaah kembali ke daerah masing-masing dalam keadaan sehat.

“Mudah-mudahan seluruh tamu Allah kembali dengan selamat dan menjadi haji yang mabrur,” kata Ferdiyus.

Tags: Dinkes AcehHaji 2026Jemaah Haji Acehpemantauan kesehatan hajiRSUDZA
Previous Post

RSUD Meuraxa Gelar Operasi Katarak Gratis dengan Teknologi Modern

Next Post

Satpol PP-WH Banda Aceh Intensifkan Pengawasan PMKS di Ruang Publik

Related Posts

Pemko Banda Aceh Matangkan Pembebasan Lahan untuk Pengalihan Jalan di Sekitar RSUDZA

by Redaksi
2 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO - Pemerintah Kota Banda Aceh mulai mematangkan proses pembebasan lahan untuk pengalihan Jalan Dr. Syarief Thayeb ke Jalan Seulanga di...

Mahasiswa Poltekpel Malahayati Meninggal Setelah Demam Tinggi, Penyebabnya Masih Didalami

by Riska Zulfira
28 September 2026
0

MASAKINI.CO – Muhammad Rasya Fadilla (18), mahasiswa Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Malahayati Aceh, meninggal dunia setelah mengalami demam tinggi dan muncul...

Kloter Terakhir Tiba, Operasional Haji Debarkasi Aceh 2026 Tuntas

by Riska Zulfira
30 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Operasional penyelenggaraan ibadah haji Debarkasi Aceh (BTJ) musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi resmi berakhir setelah kelompok terbang (Kloter)...

Next Post

Satpol PP-WH Banda Aceh Intensifkan Pengawasan PMKS di Ruang Publik

Pasangan Diduga Khalwat Diamankan Warga, Satpol PP-WH Banda Aceh Lakukan Penyidikan

Discussion about this post

CERITA

Di Sudut Punti, Rindu yang Panjang Menemukan Tempat untuk Pulang

2 November 2026

Menyusuri Kisah di Balik Nama Pulau Rubiah

28 Oktober 2026

Dari Lumpur Banjir, Kebun Edukasi MIN 42 Bireuen Tumbuhkan Semangat Baru

27 Oktober 2026

Gampong Nusa, Merawat Tradisi Aceh Lewat Wisata Budaya dan Permainan Masa Kecil

26 Oktober 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co