MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Senin, Juni 22, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Nasional

Indonesia Naik ke Peringkat Dua Destinasi Ramah Muslim Dunia

Ali L by Ali L
22 Juni 2026
in Nasional
0

Sekretaris Kementerian Pariwisata, Bayu Aji saat saat menerima penghargaan peringkat kedua untuk Indonesia sebagai Muslim-Friendly Destination of The Year dalam ajang Global Muslim Travel Index (GMTI) Awards 2026, di Balestier Ballroom, Aloft Singapore Novena, Kamis (18/6/2026). Foto: Dok Kemenpar

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Indonesia berhasil memperbaiki posisinya dalam pemeringkatan destinasi wisata ramah muslim dunia. Pada ajang Global Muslim Travel Index (GMTI) Awards 2026, Indonesia menempati peringkat kedua kategori Muslim-Friendly Destination of The Year, naik tiga tingkat dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di posisi kelima.

Penghargaan tersebut diterima Sekretaris Kementerian Pariwisata, Bayu Aji, mewakili Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana, dalam acara yang berlangsung di Balestier Ballroom, Aloft Singapore Novena, Kamis (18/6/2026) lalu.

RelatedPosts

Pemerintah Klaim Ribuan Jalan dan Jembatan Terdampak Bencana Kembali Berfungsi 

Deepfake Kian Sulit Dibedakan, Penipuan Digital Berbasis AI Meningkat

Gempa M 6,7 Guncang Sulteng, Satu Warga Tewas dan 312 Jiwa Terdampak

Bayu Aji mengatakan capaian tersebut menunjukkan posisi Indonesia semakin kuat sebagai salah satu destinasi wisata ramah muslim yang kompetitif di tingkat global.

“Pada pemeringkatan tahun ini, Indonesia berhasil naik tiga peringkat dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di posisi kelima pada 2025,” kata Bayu Aji, mengutip infopublik.id, Senin (22/6/2026).

Ia menyampaikan apresiasi kepada CrescentRating dan Mastercard sebagai penyelenggara GMTI 2026, sekaligus menyebut peningkatan peringkat tersebut sebagai hasil dari upaya berkelanjutan dalam memperkuat ekosistem pariwisata ramah muslim di Indonesia.

Dalam pemeringkatan GMTI 2026, Indonesia memperoleh skor 79, yang menjadi capaian tertinggi sejak mengikuti indeks tersebut. Penilaian dilakukan menggunakan kerangka ACES (Access, Communication, Environment, and Services) yang mencakup 17 indikator.

Aspek Access menilai konektivitas, kemudahan visa, dan infrastruktur transportasi. Sementara Communication mencakup promosi destinasi, kemampuan bahasa, serta pemahaman pelaku industri terhadap kebutuhan wisatawan muslim.

Adapun aspek Environment meliputi keamanan, keberlanjutan, dan fasilitas pendukung lainnya. Sedangkan aspek Services menilai ketersediaan makanan halal, tempat ibadah, fasilitas ramah muslim di bandara dan akomodasi, hingga pengalaman wisata berbasis warisan budaya Islam.

Kementerian Pariwisata menilai peningkatan peringkat tersebut tidak terlepas dari sejumlah program yang telah dijalankan, seperti penguatan sertifikasi halal bagi pelaku usaha di desa wisata, pengembangan 15 destinasi wisata ramah muslim melalui Indonesia Muslim Travel Index (IMTI) 2025, promosi destinasi melalui platform digital, serta penyusunan pedoman layanan dan petunjuk teknis pengembangan destinasi ramah muslim.

Bayu Aji optimistis Indonesia mampu terus meningkatkan kualitas layanan dan daya saing sektor pariwisata sehingga dapat kembali merebut posisi teratas dalam pemeringkatan GMTI pada tahun mendatang.

“Indonesia berhasil meraih peringkat kedua sebagai Muslim-Friendly Destination of The Year. Kami optimistis dapat kembali meraih posisi teratas pada tahun depan,” ujarnya.

Pencapaian ini memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu tujuan utama wisata halal dunia di tengah meningkatnya persaingan industri pariwisata muslim global.

Tags: Destinasi MuslimGMTI 2026Indonesia Peringkat 2KemenparPariwisata IndonesiaWisata DuniaWisata Halal
Previous Post

Sekda Aceh Terima Petugas Sensus Ekonomi 2026, Tekankan Pentingnya Data Akurat untuk Kebijakan

Next Post

Pengangkut Satwa Dilindungi Divonis 3 Tahun Penjara

Related Posts

Buka Gerbang Investasi Timur Tengah, Aceh Dorong Kawasan Industri Internasional

by Riska Zulfira
6 Juli 2025
0

MASAKINI.CO - Upaya Pemerintah Aceh untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi melalui perluasan investasi internasional semakin konkret. Gubernur Aceh, Muzakir Manaf alias...

Banda Aceh Potensial Menjadi Ikon Wisata Halal Dunia

by Redaksi
6 Desember 2024
0

MASAKINI.CO - Pelaku usaha pariwisata berharap pemerintah baru hasil Pilkada 2024 di Aceh, dapat memaksimalkan promosi destinasi unggulan. Selain di...

53 Ribu Lebih Wisatawan Kunjungi Museum Aceh, dari Malaysia Mendominasi

Tren Wisata Halal, Aceh Butuh Event Internasional Tahun 2025

by Riska Zulfira
6 Desember 2024
0

MASAKINI.CO - Menjelang tahun 2025, Aceh memiliki potensi besar untuk mengembangkan wisata halal yang semakin diminati wisatawan domestik maupun mancanegara,...

Next Post

Pengangkut Satwa Dilindungi Divonis 3 Tahun Penjara

Jemaah Haji Aceh Timur Wafat di Pesawat Saat Perjalanan Pulang

Discussion about this post

CERITA

Dari Lahan Penggembalaan ke Destinasi Favorit, Savana Indrapuri Sedot Ribuan Pengunjung

24 Mei 2026

Dari Dapur Rumahan ke Tanah Suci, Keumamah Aceh Diburu Jemaah Haji

19 Mei 2026

Menabung dari Lumpur Sawah, Halimah Berangkat Haji di Usia 85 Tahun

12 Mei 2026

Ranup yang Perlahan Asing di Tanahnya Sendiri

7 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co