MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Kamis, Mei 28, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Tren Wisata Halal, Aceh Butuh Event Internasional Tahun 2025

Riska Zulfira by Riska Zulfira
6 Desember 2024
in News
0
53 Ribu Lebih Wisatawan Kunjungi Museum Aceh, dari Malaysia Mendominasi

Wisatawan asal Malaysia berkunjung ke Museum Aceh. (foto masakini.co/Riska Zulfira)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Menjelang tahun 2025, Aceh memiliki potensi besar untuk mengembangkan wisata halal yang semakin diminati wisatawan domestik maupun mancanegara, terutama dari negara-negara Muslim.

Menurut Manager Tour Zalyan Tour and Travel, Tomi Mukhtar, tren ini adalah peluang emas yang harus dimanfaatkan dengan optimal untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Aceh.

RelatedPosts

Satpol PP-WH Banda Aceh Jaring 26 Orang dalam Operasi Penegakan Syariat Islam

Arus Kendaraan di Tol Sibanceh Tembus 9 Ribu Lebih Selama Libur Panjang

40 Mobil Hias Meriahkan Pawai Takbiran, Ribuan Warga Tumpah Ruah di Lambaro

“Event seni, budaya, dan keagamaan berskala nasional maupun internasional yang diadakan selama ini menjadi modal penting untuk menarik lebih banyak wisatawan,” ujar Tomi, Jumat (6/12/2024).

Sebagai pelaku usaha di bidang travel, Tomi mengatakan butuh dukungan dari pemerintah maupun swasta untuk menarik minat kunjungan wisatawan di Tanoh Rencong.

Menurutnya, selama ini yang menjadi tantangan untuk menarik wisatawan yakni kenaikan biaya operasional seperti tiket pesawat dan akomodasi yang terus meningkat.

Selain itu, kompetisi dengan destinasi lain di Indonesia dan Asia Tenggara yang semakin agresif dalam promosi menjadi tantangan tersendiri.

“Kemudian krisis ekonomi global turut memengaruhi daya beli masyarakat untuk berwisata, untuk itu diperlukan strategi promosi yang lebih efektif serta penawaran pengalaman wisata yang unik,” tambahnya.

Di sisi lain, lama tinggal wisatawan (length of stay) di Banda Aceh juga perlu ditingkatkan. Hal itu perlu kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta.

Misalnya pemerintah membuka lebih banyak destinasi baru seperti taman budaya, museum modern dan interaktif, hingga wisata sejarah berbasis teknologi dinilai dapat menjadi daya tarik tambahan.

Kemudian penyediaan transportasi lokal yang nyaman, fasilitas pendukung di destinasi wisata, dan infrastruktur lainnya harus dipastikan memadai untuk memberikan pengalaman terbaik bagi wisatawan.

“Kita juga dapat membuat promosi integrative dengan membuat paket wisata dengan destinasi lain di Aceh untuk memaksimalkan perjalanan wisatawan,” ucapnya.

Tomi juga mendorong sektor swasta untuk mengambil peran aktif dalam mendukung pariwisata Aceh. Kerja sama lintas sektor antara pelaku usaha wisata, hotel, restoran, dan komunitas lokal perlu diperkuat untuk menciptakan pengalaman yang lebih variatif bagi wisatawan.

“Para pelaku usaha juga harus memberikan pelayanan yang ramah dan berkualitas tentu ini akan membuat wisatawan merasa nyaman dan berpotensi untuk tinggal lebih lama,” jelasnya.

Tags: Destinasi Wisata AcehKunjungan wisatawan ke Acehwisata acehWisata Halal
Previous Post

Nekat Selebrasi Bersama Persiraja, Bos Yudi Dilarang PSSI Masuk Stadion di Indonesia

Next Post

BRI Raih 2 Penghargaan Ajang Bergengsi The 15th IICD Corporate Governance Award

Related Posts

Dampak Bencana Aceh, Penyedia Rental Transportasi di Sabang Terpuruk

by Riska Zulfira
29 Desember 2025
0

MASAKINI.CO – Pelaku jasa rental transportasi di Kota Sabang terdampak signifikan akibat bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah...

MS Amera Kembali Singgah di Sabang

Kunjungan Wisman ke Aceh Capai 5.403, TPK Hotel Bintang Meningkat

by Ahlul Fikar
4 November 2025
0

MASAKINI.CO – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Aceh merilis data perkembangan pariwisata Aceh untuk bulan September 2025. Tercatat, sebanyak 5.403...

Belum Ada Aturan Khusus, Keselamatan Wisata Pantai di Aceh Masih Lemah

Belum Ada Aturan Khusus, Keselamatan Wisata Pantai di Aceh Masih Lemah

by Ulfah
6 Oktober 2025
0

MASAKINI.CO - Penggerak wisata di Aceh Besar, Zulfikri, menyoroti lemahnya perhatian pemerintah terhadap aspek keselamatan wisata bahari di Aceh. Ia...

Next Post
BRI Raih 2 Penghargaan Ajang Bergengsi The 15th IICD Corporate Governance Award

BRI Raih 2 Penghargaan Ajang Bergengsi The 15th IICD Corporate Governance Award

Banda Aceh Potensial Menjadi Ikon Wisata Halal Dunia

Discussion about this post

CERITA

Dari Lahan Penggembalaan ke Destinasi Favorit, Savana Indrapuri Sedot Ribuan Pengunjung

24 Mei 2026

Dari Dapur Rumahan ke Tanah Suci, Keumamah Aceh Diburu Jemaah Haji

19 Mei 2026

Menabung dari Lumpur Sawah, Halimah Berangkat Haji di Usia 85 Tahun

12 Mei 2026

Ranup yang Perlahan Asing di Tanahnya Sendiri

7 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co