MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Kamis, Agustus 6, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Nelayan Aceh Timur Dibekali Radio Maritim, Komdigi Perketat Penggunaan Frekuensi Laut

Riska Zulfira by Riska Zulfira
22 Juni 2026
in News
0

Kegiatan Bimbingan Teknis Sertifikasi Operator Radio Non Solas Long Range Certificate (LRC) dan Izin Komunikasi Radio Perikanan (IKRAN) Bagi Masyarakat Nelayan PPN Idi - Kabupaten Aceh Timur. | Foto: dok Kemkomdigi

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Penggunaan radio komunikasi di kapal nelayan kini dipertegas sebagai perangkat keselamatan wajib di laut, menyusul masih ditemukannya praktik penggunaan frekuensi ilegal yang berpotensi mengganggu komunikasi penerbangan nasional.

Untuk mencegah risiko tersebut, Balai Monitor (Balmon) Spektrum Frekuensi Radio Kelas II Banda Aceh di bawah Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memberikan pembekalan kepada 35 pemilik kapal, nakhoda, dan anak buah kapal (ABK) di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Idi, Aceh Timur.

RelatedPosts

Rokok Kretek Filter Jadi Salah Satu Komoditas Pembentuk Garis Kemiskinan Aceh

Mujiburrahman Kembali Dilantik Sebagai Rektor UIN Ar-Raniry Periode 2026-2030

Jelang Perayaan Maulid, Pedagang Prediksi Harga Pangan Mulai Naik

Kepala Balmon Banda Aceh, Luthfi, menegaskan bahwa penggunaan frekuensi radio tidak bisa dilakukan sembarangan karena berkaitan langsung dengan keselamatan pelayaran dan keamanan ruang udara.

“Penggunaan perangkat komunikasi radio yang benar sangat penting untuk mendukung keselamatan pelayaran serta mencegah gangguan terhadap komunikasi penerbangan dan frekuensi marabahaya,” kata Luthfi, mengutip infopublik.id, Senin (22/6/2026).

Dalam kegiatan tersebut, para nelayan tidak hanya mendapat materi, tetapi juga praktik langsung penggunaan radio maritim, mulai dari prosedur komunikasi darurat hingga pemahaman pemisahan kanal komunikasi harian dan sinyal keselamatan.

Langkah ini dilakukan untuk menutup celah kesalahan penggunaan frekuensi yang sebelumnya sempat menimbulkan gangguan pada jalur komunikasi penerbangan nasional.

Selain peningkatan pemahaman teknis, aspek legalitas juga menjadi perhatian. Melalui program Maritime On The Spot (MOTS) yang berjalan sejak 2022, nelayan kini dapat mengurus izin stasiun radio tanpa prosedur yang berbelit.

Program ini mencatat sebanyak 314 Izin Stasiun Radio (ISR) kapal telah diterbitkan bagi nelayan di Aceh Timur, yang sekaligus menjadi dasar penggunaan perangkat komunikasi secara legal di laut.

Balmon menegaskan, sertifikasi seperti Non-Solas Long Range Certificate (LRC) dan Izin Komunikasi Radio Perikanan (IKRAN) menjadi standar penting agar nelayan mampu mengoperasikan radio secara benar, aman, dan sesuai regulasi.

Tags: Balai Monitor (Balmon) Spektrum Frekuensi Radio Kelas II Banda AcehKomdigiNelayan Aceh TimurRadio Maritim
Previous Post

Pemerintah Aceh Siapkan Revisi PoD Blok Andaman

Next Post

Sekda Aceh Terima Petugas Sensus Ekonomi 2026, Tekankan Pentingnya Data Akurat untuk Kebijakan

Related Posts

Komdigi: Kredibilitas Jadi Kunci Keberlanjutan Media Lokal di Era Digital

by Aininadhirah
24 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Direktur Ekosistem Media Kementerian Komunikasi dan Digital (Komidigi), Farida Dewi Maharani, menilai kredibilitas menjadi modal utama bagi perusahaan...

Komdigi dan OJK Putus Jalur Dana Judi Online, 32.500 Rekening Ditutup

by Ali L
16 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah memperluas perang melawan judi online dengan membidik aliran dana yang menjadi penggerak utama aktivitas ilegal tersebut. Kementerian...

Komdigi: Spam Judi Online Kini Bidik Influencer Daerah di Berbagai Platform Media Sosial

by Ahlul Fikar
2 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengungkap perkembangan baru dalam pola penyebaran promosi judi online di media sosial. Jika...

Next Post

Sekda Aceh Terima Petugas Sensus Ekonomi 2026, Tekankan Pentingnya Data Akurat untuk Kebijakan

Indonesia Naik ke Peringkat Dua Destinasi Ramah Muslim Dunia

Discussion about this post

CERITA

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

19 Juli 2026

Kehilangan Kaki dan Suami, Asmiati Menyimpan Harapan untuk Kembali Berdiri

17 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co