MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Kamis, November 5, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Nelayan Aceh Timur Dibekali Radio Maritim, Komdigi Perketat Penggunaan Frekuensi Laut

Riska Zulfira by Riska Zulfira
22 Juni 2026
in News
0

Kegiatan Bimbingan Teknis Sertifikasi Operator Radio Non Solas Long Range Certificate (LRC) dan Izin Komunikasi Radio Perikanan (IKRAN) Bagi Masyarakat Nelayan PPN Idi - Kabupaten Aceh Timur. | Foto: dok Kemkomdigi

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Penggunaan radio komunikasi di kapal nelayan kini dipertegas sebagai perangkat keselamatan wajib di laut, menyusul masih ditemukannya praktik penggunaan frekuensi ilegal yang berpotensi mengganggu komunikasi penerbangan nasional.

Untuk mencegah risiko tersebut, Balai Monitor (Balmon) Spektrum Frekuensi Radio Kelas II Banda Aceh di bawah Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memberikan pembekalan kepada 35 pemilik kapal, nakhoda, dan anak buah kapal (ABK) di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Idi, Aceh Timur.

RelatedPosts

Tertimbun Longsor Saat Pulang dari Kebun, Anak 12 Tahun Tewas

Penolakan Penurunan Bendera Bintang Bulan Berujung Bentrokan di Pidie, Satu Warga Tewas

Petugas Temukan Benda Tajam di Rutan Banda Aceh, Narkoba Nihil

Kepala Balmon Banda Aceh, Luthfi, menegaskan bahwa penggunaan frekuensi radio tidak bisa dilakukan sembarangan karena berkaitan langsung dengan keselamatan pelayaran dan keamanan ruang udara.

“Penggunaan perangkat komunikasi radio yang benar sangat penting untuk mendukung keselamatan pelayaran serta mencegah gangguan terhadap komunikasi penerbangan dan frekuensi marabahaya,” kata Luthfi, mengutip infopublik.id, Senin (22/6/2026).

Dalam kegiatan tersebut, para nelayan tidak hanya mendapat materi, tetapi juga praktik langsung penggunaan radio maritim, mulai dari prosedur komunikasi darurat hingga pemahaman pemisahan kanal komunikasi harian dan sinyal keselamatan.

Langkah ini dilakukan untuk menutup celah kesalahan penggunaan frekuensi yang sebelumnya sempat menimbulkan gangguan pada jalur komunikasi penerbangan nasional.

Selain peningkatan pemahaman teknis, aspek legalitas juga menjadi perhatian. Melalui program Maritime On The Spot (MOTS) yang berjalan sejak 2022, nelayan kini dapat mengurus izin stasiun radio tanpa prosedur yang berbelit.

Program ini mencatat sebanyak 314 Izin Stasiun Radio (ISR) kapal telah diterbitkan bagi nelayan di Aceh Timur, yang sekaligus menjadi dasar penggunaan perangkat komunikasi secara legal di laut.

Balmon menegaskan, sertifikasi seperti Non-Solas Long Range Certificate (LRC) dan Izin Komunikasi Radio Perikanan (IKRAN) menjadi standar penting agar nelayan mampu mengoperasikan radio secara benar, aman, dan sesuai regulasi.

Tags: Balai Monitor (Balmon) Spektrum Frekuensi Radio Kelas II Banda AcehKomdigiNelayan Aceh TimurRadio Maritim
Previous Post

Pemerintah Aceh Siapkan Revisi PoD Blok Andaman

Next Post

Sekda Aceh Terima Petugas Sensus Ekonomi 2026, Tekankan Pentingnya Data Akurat untuk Kebijakan

Related Posts

Pemerintah Tegaskan Roblox Wajib Patuhi Aturan Perlindungan Anak Indonesia

by Ahlul Fikar
23 September 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Indonesia menegaskan Roblox wajib menerapkan aturan perlindungan anak yang berlaku di Indonesia. Kewajiban tersebut berlaku karena platform...

Komdigi Panggil Meta, Minta Penjelasan soal Akun WhatsApp Warga yang Mendadak Terblokir

by Ali L
28 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memanggil perwakilan Meta untuk meminta penjelasan terkait banyaknya akun WhatsApp masyarakat yang tiba-tiba...

Akun WhatsApp Warga Mendadak Diblokir, Meta Akui Ada Kesalahan Sistem

by Riska Zulfira
28 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Sejumlah pengguna WhatsApp di Indonesia, termasuk warga Aceh, mengeluhkan akun mereka tiba-tiba tidak dapat digunakan dalam beberapa waktu...

Next Post

Sekda Aceh Terima Petugas Sensus Ekonomi 2026, Tekankan Pentingnya Data Akurat untuk Kebijakan

Indonesia Naik ke Peringkat Dua Destinasi Ramah Muslim Dunia

Discussion about this post

CERITA

Di Sudut Punti, Rindu yang Panjang Menemukan Tempat untuk Pulang

2 November 2026

Menyusuri Kisah di Balik Nama Pulau Rubiah

28 Oktober 2026

Dari Lumpur Banjir, Kebun Edukasi MIN 42 Bireuen Tumbuhkan Semangat Baru

27 Oktober 2026

Gampong Nusa, Merawat Tradisi Aceh Lewat Wisata Budaya dan Permainan Masa Kecil

26 Oktober 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co