MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Selasa, Juni 23, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Enam Mahasiswa USK Wakili Aceh di Panggung Kompetisi Pertambangan Nasional

Ahmad Mufti by Ahmad Mufti
23 Juni 2026
in News
0

Enam mahasiswa Program Studi Teknik Pertambangan Universitas Syiah Kuala (USK) mewakili Aceh dalam ajang Depati Amir Mining Competition V (DAMC V) yang digelar di Universitas Bangka Belitung pada 22–27 Juni 2026. | Foto: dok untuk masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Enam mahasiswa Program Studi Teknik Pertambangan Universitas Syiah Kuala (USK) mewakili Aceh dalam ajang Depati Amir Mining Competition V (DAMC V) yang digelar di Universitas Bangka Belitung pada 22–27 Juni 2026. Tim yang mengusung nama Rimueng Nanggroe tersebut akan bersaing dengan mahasiswa teknik pertambangan dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia dalam sembilan cabang perlombaan.

Keikutsertaan tim ini menjadi ajang pembuktian kemampuan mahasiswa USK dalam bidang teknis pertambangan sekaligus mengukur daya saing mereka di tingkat nasional.

RelatedPosts

Puluhan Sekolah Terdampak Bencana di Aceh Belum Direlokasi karena Terkendala Lahan

Mendag Tegaskan NIB untuk Penjual Online Bukan Dasar Pengenaan Pajak

Dua Pasangan Diamankan Satpol PP WH Banda Aceh dari Rumah Kontrakan di Lueng Bata

Tim Rimueng Nanggroe dipimpin oleh Raisha Nadya sebagai manajer, dengan anggota Iqlal Hamdi, T. Syafama Adha, M. Tri Sulthan Nurrahman, Muhammad Nabil, dan Risky Ramadhan.

Selama kompetisi berlangsung, mereka akan mengikuti sembilan kategori lomba, yakni Mine Surveying, Tie In Underground, Bangka Drill, Bench Blasting, Written Test, Mine Plan, Sluice Box, Joint Measuring, dan Grain Counting Analysis. Seluruh cabang tersebut menuntut kemampuan analisis, ketelitian, keterampilan teknis, serta kerja sama tim.

Persiapan menuju kompetisi nasional itu telah dilakukan sejak beberapa bulan terakhir melalui latihan intensif, simulasi perlombaan, dan pendalaman materi teknis sesuai bidang yang diperlombakan.

Dosen pembimbing tim, Ir. Febi Mutia, S.T., M.Sc, mengatakan DAMC V menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah dalam situasi kompetitif yang mendekati kebutuhan dunia industri.

“Kami percaya proses latihan yang telah dijalani menjadi bekal penting saat bertanding. Target kami memberikan penampilan terbaik di setiap cabang lomba. Selain mengejar prestasi, mahasiswa juga mendapatkan pengalaman dan kepercayaan diri sebagai calon profesional di industri pertambangan,” ujarnya, Selasa (23/6/2026).

Sementara itu, Koordinator Program Studi Teknik Pertambangan USK, Ir. Haqul Baramsyah, S.T., M.Eng.Sc, menilai partisipasi mahasiswa dalam kompetisi nasional merupakan bagian dari upaya membangun budaya akademik yang kompetitif dan berorientasi pada prestasi.

Menurutnya, DAMC V menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menunjukkan kualitas sumber daya manusia Teknik Pertambangan USK di tingkat nasional.

“Kami berharap Tim Rimueng Nanggroe mampu tampil maksimal dan meraih hasil terbaik pada cabang-cabang yang dipertandingkan sehingga dapat membawa kebanggaan bagi USK dan Aceh,” katanya.

Depati Amir Mining Competition merupakan salah satu kompetisi pertambangan tingkat nasional yang rutin mempertemukan mahasiswa teknik pertambangan dari berbagai daerah. Selain menjadi arena kompetisi, kegiatan tersebut juga menjadi ruang pengembangan kompetensi dan jejaring bagi calon tenaga profesional di sektor pertambangan.

Dengan persiapan yang telah dilakukan, Tim Rimueng Nanggroe menargetkan mampu bersaing di antara peserta dari berbagai perguruan tinggi dan membawa pulang prestasi untuk Universitas Syiah Kuala serta Provinsi Aceh.

Tags: Depati Amir Mining Competition V (DAMC V)Enam mahasiswa Program Studi Teknik Pertambangan Universitas Syiah Kuala (USK)Mahasiswa Teknik PertambanganRimueng Nanggroe
Previous Post

Mendag Tegaskan NIB untuk Penjual Online Bukan Dasar Pengenaan Pajak

Next Post

Puluhan Sekolah Terdampak Bencana di Aceh Belum Direlokasi karena Terkendala Lahan

Related Posts

No Content Available
Next Post

Puluhan Sekolah Terdampak Bencana di Aceh Belum Direlokasi karena Terkendala Lahan

HUDA–Satpol PP-WH Banda Aceh Perkuat Pola Pembinaan dalam Penegakan Syariat

Discussion about this post

CERITA

Dari Lahan Penggembalaan ke Destinasi Favorit, Savana Indrapuri Sedot Ribuan Pengunjung

24 Mei 2026

Dari Dapur Rumahan ke Tanah Suci, Keumamah Aceh Diburu Jemaah Haji

19 Mei 2026

Menabung dari Lumpur Sawah, Halimah Berangkat Haji di Usia 85 Tahun

12 Mei 2026

Ranup yang Perlahan Asing di Tanahnya Sendiri

7 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co