MASAKINI.CO – Jumlah korban meninggal dunia akibat insiden ledakan KMP Aceh Hebat 2 di Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh, bertambah menjadi tiga orang. Korban terbaru, Muhammad Zulfikar (19), meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif di ruang ICU RSUD dr. Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh, Rabu (1/7/2026) dini hari.
Berdasarkan keterangan tim medis, kondisi Muhammad Zulfikar mengalami penurunan sekitar pukul 00.00 WIB. Dokter jaga ICU kemudian menyampaikan perkembangan kondisi pasien kepada keluarga. Setelah dilakukan pemeriksaan lanjutan sekitar pukul 00.30 WIB dan tidak menunjukkan perbaikan, korban dinyatakan meninggal dunia pada pukul 01.00 WIB.
General Manager PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Banda Aceh, Andri Setiawan, membenarkan kabar duka tersebut. Ia menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban atas meninggalnya Muhammad Zulfikar.
“Atas nama Manajemen PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhum. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan,” ujar Andri dalam keterangan tertulis.
Dengan meninggalnya Muhammad Zulfikar, jumlah korban jiwa dalam insiden ledakan KMP Aceh Hebat 2 yang terjadi pada 12 Juni 2026 di Pelabuhan Ulee Lheue kini menjadi tiga orang.
Andri mengatakan, sejak hari pertama kejadian, ASDP terus mendampingi proses penanganan korban melalui koordinasi dengan rumah sakit dan instansi terkait. Pendampingan juga diberikan kepada keluarga korban, termasuk membantu proses pemulangan jenazah hingga pemakaman.
Selain itu, ASDP memastikan tetap mendukung proses investigasi yang dilakukan oleh instansi berwenang serta melakukan evaluasi menyeluruh terhadap aspek operasional sebagai bagian dari upaya memperkuat standar keselamatan pelayaran.
“Setiap pembelajaran dari peristiwa ini menjadi pengingat bagi kami untuk terus memperkuat budaya keselamatan sebagai fondasi utama dalam penyelenggaraan layanan penyeberangan,” kata Andri.
ASDP menegaskan akan terus memberikan pendampingan kepada keluarga korban serta menjalankan langkah-langkah perbaikan yang diperlukan sebagai bentuk tanggung jawab kepada masyarakat.









Discussion about this post