MASAKINI.CO – Harga emas perhiasan di Banda Aceh masih bertahan di level Rp7.650.000 per mayam, belum termasuk ongkos pembuatan, pada perdagangan Senin (6/7/2026). Harga tersebut tidak berubah dalam empat hari terakhir setelah sebelumnya sempat mengalami fluktuasi tajam.
Berdasarkan pantauan di sejumlah toko emas di Banda Aceh, harga emas perhiasan masih berada di angka Rp7.650.000 per mayam. Sementara ongkos pembuatan dikenakan sekitar Rp200 ribu per mayam, tergantung model dan tingkat kerumitan perhiasan yang dipilih.
Stabilnya harga emas tersebut melanjutkan tren pergerakan yang cenderung bertahan setelah mengalami penurunan cukup tajam pada akhir Juni lalu. Saat itu, harga emas perhiasan sempat menyentuh level terendah Rp7.530.000 per mayam, sebelum kembali mengalami kenaikan hingga berada di posisi saat ini.
Di tingkat nasional, harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) juga tidak mengalami perubahan pada perdagangan hari ini.
Berdasarkan data resmi Logam Mulia Antam, harga emas Antam ukuran satu gram masih bertahan di level Rp2.670.000 per gram.
Sementara itu, harga pembelian kembali (buyback) juga tercatat stabil di angka Rp2.429.000 per gram. Harga buyback merupakan nilai yang diterima masyarakat apabila menjual kembali emas kepada Antam.
Stabilnya harga emas perhiasan di Banda Aceh sejalan dengan pergerakan emas nasional yang belum menunjukkan perubahan signifikan. Pelaku pasar masih mencermati perkembangan ekonomi global dan pergerakan nilai tukar dolar AS yang menjadi faktor utama memengaruhi harga logam mulia.









Discussion about this post