MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Selasa, Juli 7, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

1.409 Anak Muda Banda Aceh Usia 10-21 Terdeteksi Aktif Merokok

Riska Zulfira by Riska Zulfira
7 Juli 2026
in News
0

Ilustrasi perokok aktif | Foto: Shutterstock.com

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Sebanyak 1.409 anak muda usia 10–21 tahun di Kota Banda Aceh tercatat aktif merokok. Temuan tersebut berdasarkan hasil skrining perilaku merokok yang dilakukan 11 Puskesmas di Banda Aceh pada sejumlah lembaga pendidikan.

Angka tersebut menjadi perhatian Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh yang kini memperkuat layanan Upaya Berhenti Merokok (UBM) di fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama (FKTP), terutama Puskesmas.

RelatedPosts

TNI Bangun Jembatan Gantung di Gayo Lues, Material Diangkut Lewati Medan Sulit

Bantuan Huntap BNPB di Aceh Timur Wajib Penuhi Syarat Legalitas Tanah

DP3A Aceh: Lapor Kekerasan Perempuan dan Anak Gratis, Identitas Dijamin Rahasia

Kepala Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh, Wahyudi, mengatakan tingginya angka perokok usia muda menjadi ancaman serius terhadap kualitas kesehatan generasi mendatang.

“Berdasarkan data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, jumlah perokok aktif di Indonesia mencapai sekitar 70 juta orang. Sebanyak 7,4 persen di antaranya merupakan anak usia 10–18 tahun,” kata Wahyudi saat membuka Pelatihan SDM Tenaga Kesehatan dalam Upaya Berhenti Merokok di Banda Aceh, Selasa (7/7/2026).

Ia menyebutkan, kebiasaan merokok menjadi salah satu faktor risiko utama berbagai penyakit kronis, seperti penyakit jantung, stroke, kanker, diabetes, hingga Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK).

Data Dinkes Banda Aceh mencatat, sepanjang 2021 hingga 2025 terdapat 468 kasus stroke dan penyakit jantung pada kelompok usia muda dan produktif, yakni usia 15–19 tahun serta 20–44 tahun. Kasus tersebut berkaitan dengan faktor risiko rokok dan gaya hidup tidak sehat.

Menurut Wahyudi, persoalan rokok tidak hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga menimbulkan kerugian ekonomi akibat meningkatnya biaya pengobatan serta berkurangnya produktivitas masyarakat.

Ia menjelaskan, berhenti merokok bukan proses yang mudah karena kandungan nikotin menyebabkan ketergantungan. Karena itu, tenaga kesehatan di Puskesmas perlu memiliki kemampuan untuk memberikan pendampingan kepada masyarakat yang ingin berhenti merokok.

“Puskesmas menjadi garda terdepan karena paling dekat dengan masyarakat. Tenaga kesehatan harus mampu memberikan edukasi dan pendampingan agar masyarakat dapat berhenti dari ketergantungan rokok,” ujarnya.

Melalui pelatihan tersebut, Dinkes Banda Aceh membekali tenaga kesehatan agar mampu menjalankan layanan UBM secara lebih optimal, mulai dari edukasi, konseling, hingga pendampingan perubahan perilaku.

Dinkes berharap penguatan layanan UBM dapat menekan angka perokok aktif di Banda Aceh, khususnya di kalangan anak dan remaja, serta mendorong terciptanya generasi muda yang lebih sehat dan produktif.

Tags: Anak Muda Terdeteksi Aktif MerokokDinas Kesehatan Kota Banda AcehPemerintah Banda AcehPerokok AktifUpaya Berhenti Merokok (UBM)
Previous Post

DP3A Aceh: Lapor Kekerasan Perempuan dan Anak Gratis, Identitas Dijamin Rahasia

Next Post

Bantuan Huntap BNPB di Aceh Timur Wajib Penuhi Syarat Legalitas Tanah

Related Posts

Delegasi Banda Aceh Tampil Memukau di Karnaval Budaya APEKSI 2026

by Riska Zulfira
4 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Delegasi Kota Banda Aceh berhasil mencuri perhatian pada Karnaval Budaya Nusantara dalam rangka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII...

Pemko Banda Aceh Jajaki Peluang Investasi di Forum Bisnis Rakernas APEKSI 2026

by Ahmad Mufti
3 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), M. Ichsan, mengikuti...

Rakernas APEKSI Ditutup, Hasilkan 10 Rekomendasi Strategis untuk Perkuat Pembangunan Kota

by Redaksi
3 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) resmi ditutup di Kota Medan, Kamis (3/7/2026)....

Next Post

Bantuan Huntap BNPB di Aceh Timur Wajib Penuhi Syarat Legalitas Tanah

TNI Bangun Jembatan Gantung di Gayo Lues, Material Diangkut Lewati Medan Sulit

Discussion about this post

CERITA

Menunggu Rezeki di Bawah Tenda Musim Durian

28 Juni 2026

Dari Lahan Penggembalaan ke Destinasi Favorit, Savana Indrapuri Sedot Ribuan Pengunjung

24 Mei 2026

Dari Dapur Rumahan ke Tanah Suci, Keumamah Aceh Diburu Jemaah Haji

19 Mei 2026

Menabung dari Lumpur Sawah, Halimah Berangkat Haji di Usia 85 Tahun

12 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co