MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Jumat, Juli 24, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Penonton Dipisah, Nadhif Basalamah Apresiasi Penerapan Syariat Islam di Aceh

Aininadhirah by Aininadhirah
24 Juli 2026
in News
0

Nadhif Basalamah saat konser di taman budaya Aceh, Rabu (22/7/2026) | Foto : Aininadhirah/masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Penyanyi ibu kota, Nadhif Basalamah, memuji penerapan syariat Islam di Aceh saat tampil menghibur masyarakat dalam konser di Taman Budaya Aceh, Banda Aceh, Rabu (22/7/2026) malam.

Di sela penampilannya, pelantun lagu Penjaga Hati itu mengaku terkesan dengan aturan penyelenggaraan konser di Aceh yang memisahkan area penonton laki-laki dan perempuan. Menurutnya, penerapan tersebut membuat suasana konser tetap tertib dan nyaman.

RelatedPosts

Amanah Gandeng Kemenekraf Siapkan Aceh Creative Hub untuk Dorong Talenta Kreatif

Banjir Terjang Gayo Lues, Rumah Warga di Cane Toa Terendam

Pemerintah Akan Bentuk Tim Terpadu Awasi Konten LGBT di Ruang Publik dan Digital

“Hukum syariat Islam di Aceh bagus banget. Harusnya di Indonesia diterapkan seperti ini, nonton konser dipisah,” ujar Nadhif yang langsung disambut tepuk tangan dan sorakan para penonton.

Pernyataan tersebut mendapat respons positif dari sebagian besar penonton yang hadir. Selama konser berlangsung, area penonton memang dibagi menjadi dua bagian, yakni untuk laki-laki dan perempuan, sesuai dengan ketentuan yang berlaku dalam penyelenggaraan hiburan di Aceh.

Meski menerapkan aturan tersebut, antusiasme masyarakat tidak berkurang. Ribuan penonton tampak menikmati penampilan Nadhif dengan tertib, ikut bernyanyi bersama, serta menyalakan lampu ponsel saat sejumlah lagu populer dibawakan.

Salah seorang penonton, Dian (22), mengaku setuju dengan sistem pemisahan penonton yang diterapkan dalam konser di Aceh. Menurutnya, aturan tersebut membuat suasana lebih nyaman tanpa mengurangi keseruan acara.

“Menurut saya, pemisahan penonton laki-laki dan perempuan sudah tepat. Kami jadi lebih nyaman menikmati konser, tetap bisa seru, tapi juga menghormati aturan syariat yang berlaku di Aceh,” ujar mahasiswi asal Banda Aceh itu.

Tags: Konser di AcehNadhif BasalamahPenerapan Syariat Islam di Aceh
Previous Post

Menteri ATR/BPN Serahkan Sertifikat Wakaf dan Bantuan Rp500 Juta untuk Masjid Aceh Tamiang

Next Post

Pemerintah Akan Bentuk Tim Terpadu Awasi Konten LGBT di Ruang Publik dan Digital

Related Posts

HUDA Aceh Dorong Penguatan Pembinaan untuk Maksimalkan Penerapan Syariat Islam di Banda Aceh

by Aininadhirah
4 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Penerapan syariat Islam di Kota Banda Aceh dinilai perlu terus diperkuat agar tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum,...

Next Post

Pemerintah Akan Bentuk Tim Terpadu Awasi Konten LGBT di Ruang Publik dan Digital

Kelahiran Usia Muda Menurun, Perempuan Indonesia Kini Lebih Banyak Melahirkan di Usia Matang

Discussion about this post

CERITA

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

19 Juli 2026

Kehilangan Kaki dan Suami, Asmiati Menyimpan Harapan untuk Kembali Berdiri

17 Juli 2026

Gigi Ngilu Jangan Diabaikan, Kenali 5 Varian Sensodyne Sesuai Keluhan Sebelum Membeli

16 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co