MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Kamis, September 10, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Hipertensi dan Diabetes Jadi Penyakit Tidak Menular Terbanyak di Banda Aceh, Ribuan Warga Ditangani

Riska Zulfira by Riska Zulfira
10 September 2026
in News
0

Ilustrasi Diabetes | Foto: net

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Hipertensi dan diabetes menjadi dua penyakit tidak menular (PTM) yang paling banyak ditangani di Kota Banda Aceh. Berdasarkan data pelayanan puskesmas, ribuan warga telah mendapatkan layanan kesehatan untuk kedua penyakit tersebut sepanjang Januari hingga Juni 2026.

Kepala Dinas Kesehatan Banda Aceh, melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), drg. Supriyadi, mengatakan hipertensi dan diabetes masih menjadi persoalan utama dalam pengendalian penyakit tidak menular di daerah itu.

RelatedPosts

Satpol PP-WH Banda Aceh Bongkar Tiang Baliho Ilegal di Simpang Jambo Tape

Polresta Banda Aceh Tangkap Dua Terduga Pelaku Penculikan Mahasiswa, Senjata Api Ikut Diamankan

Rp1,61 Triliun Dana Desa Aceh Sudah Tersalurkan, Seribu Gampong Masih Menunggu 

“Untuk penyakit tidak menular, di Banda Aceh yang paling tinggi adalah hipertensi dan diabetes berdasarkan data layanan di puskesmas,” kata Supriyadi, Kamis (10/9/2026).

Ia menjelaskan, kedua penyakit tersebut masuk dalam Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang kesehatan. Artinya, warga yang telah terdiagnosis harus mendapatkan pelayanan sesuai standar, mulai dari pemeriksaan, pengobatan, hingga pemantauan rutin.

Data Dinkes Banda Aceh mencatat, sebanyak 3.672 warga mendapatkan pelayanan untuk hipertensi selama periode Januari-Juni 2026. Sementara untuk diabetes, jumlah warga yang mendapatkan layanan mencapai 2.614 orang.

Menurut Supriyadi, penanganan hipertensi dan diabetes dimulai dari deteksi dini melalui pemeriksaan kesehatan. Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah saat ini adalah melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG), yang di dalamnya mencakup pemeriksaan tekanan darah dan risiko diabetes.

“Kalau sudah terdiagnosis hipertensi dan diabetes, maka wajib dilakukan pendampingan, konsumsi obat, serta pemantauan setiap bulan melalui Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis),” ujarnya.

Melalui Prolanis, pasien mendapatkan pemantauan rutin di puskesmas, termasuk pemeriksaan kesehatan, edukasi, serta kegiatan pendukung seperti senam bersama untuk membantu menjaga kondisi tubuh.

Supriyadi mengatakan pengendalian hipertensi dan diabetes tidak hanya bergantung pada pelayanan kesehatan, tetapi juga membutuhkan kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan secara berkala dan menerapkan pola hidup sehat.

Ia mengingatkan, kedua penyakit tersebut dapat meningkatkan risiko komplikasi apabila tidak dikendalikan sejak awal. Karena itu, masyarakat diimbau memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan yang tersedia di puskesmas.

“Semakin cepat diketahui, semakin mudah dilakukan pengendalian,” katanya.

Tags: Cek Kesehatan GratisDiabetesDinkes Banda AcehHipertensi Banda AcehPenyakit Tidak MenularProlanis
Previous Post

Satpol PP-WH Banda Aceh Bongkar Tiang Baliho Ilegal di Simpang Jambo Tape

Related Posts

Dinkes dan BBPOM Aceh Temukan Jamu Tanpa Izin Edar di Banda Aceh

by Redaksi
8 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh bersama Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Aceh menemukan sejumlah produk...

Belum Semua Puskesmas Layani TBC Secara Lengkap, Penanganan Dilakukan Lewat Sistem Klaster

by Riska Zulfira
4 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banda Aceh menyebut belum seluruh puskesmas memiliki layanan penanganan tuberkulosis (TBC) secara lengkap. Untuk...

Usia 45-54 Tahun Jadi Kelompok Paling Banyak Terdampak TBC di Banda Aceh

by Riska Zulfira
3 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Tuberkulosis (TBC) masih menjadi ancaman kesehatan di Kota Banda Aceh, terutama bagi kelompok usia produktif. Dinas Kesehatan Kota...

Discussion about this post

CERITA

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co