MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Kamis, Oktober 29, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

MTQ Aceh Besar Hadirkan Kaligrafi Digital, Kaidah Khat dan Orisinalitas Jadi Penilaian

Ahmad Mufti by Ahmad Mufti
29 Oktober 2026
in News
0

Dewan Hakim cabang Khattil Quran pada ajang MTQ Aceh Besar ke-35, Kamis (29/10/2026). | Foto: Untuk Masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Kaligrafi digital turut dilombakan dalam cabang Khattil Quran pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-35 Kabupaten Aceh Besar. Selain menguasai aplikasi desain, peserta harus memahami kaidah penulisan kaligrafi Arab dan menghasilkan karya yang orisinal.

Dewan juri cabang Khattil Quran, Tarmizi Rasyid (48), mengatakan kaligrafi digital berkembang seiring kemajuan teknologi. Berbeda dengan golongan dekorasi yang menggunakan media tripleks dan kontemporer yang dikerjakan di atas kanvas, kaligrafi digital dibuat menggunakan perangkat elektronik, seperti laptop dan iPad.

RelatedPosts

Dua Tersangka Kasus Solar Subsidi Dilimpahkan ke Kejari Banda Aceh

Banjir Aceh Selatan Semakin Meluas, 102 Warga Trumon Mengungsi

BMKG Peringatkan Gelombang Ekstrem di Perairan Aceh, Berpotensi Tembus 4 Meter

Peserta juga perlu menguasai aplikasi desain, seperti Adobe Photoshop dan Corel. Namun, kemampuan mengoperasikan perangkat lunak saja tidak cukup karena ketepatan penulisan kaligrafi tetap menjadi unsur penting dalam penilaian.

“Bukan cuma ilmu IT yang harus dikuasai, tetapi mereka juga harus mendalami ilmu kaligrafi dan penulisannya,” kata Tarmizi saat diwawancarai, Kamis (29/10/2026).

Menurutnya, penilaian kaligrafi digital memiliki sejumlah kesamaan dengan golongan kontemporer, terutama dalam aspek warna dan komposisi visual. Meski dikerjakan menggunakan teknologi, karya tetap harus mengikuti kaidah khat atau teknik penulisan kaligrafi Arab.

Tantangan lain muncul dari perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Tarmizi mengingatkan peserta agar tidak sekadar mengandalkan teknologi untuk menghasilkan karya secara instan, apalagi mengambil karya milik orang lain.

“Keaslian hasil karya itu sangat menentukan. Penggunaan AI maupun pengerjaan secara manual dapat diketahui oleh dewan hakim,” ujarnya.

Pada MTQ ke-35 Aceh Besar, cabang Khattil Quran diikuti 64 peserta yang terbagi dalam lima golongan, yakni naskah, hiasan mushaf, dekorasi, kontemporer, dan digital. Perlombaan berlangsung di Dayah Daruzzahidin, Lamceu, Kecamatan Kuta Baro.

Babak final yang berlangsung hari ini, diikuti 18 peserta dari tiga golongan, yaitu naskah, hiasan mushaf, dan kontemporer. Masing-masing golongan mengirimkan enam finalis. Sementara itu, golongan dekorasi dan digital tidak melalui babak final karena jumlah pesertanya relatif sedikit.

Dari delapan dewan juri cabang Khattil Quran, dua di antaranya merupakan juri muda. Tarmizi berharap regenerasi tersebut diikuti dengan meningkatnya minat generasi muda untuk mempelajari kaligrafi.

Ia juga menilai dukungan pemerintah dan penguatan pembelajaran kaligrafi di sekolah formal penting untuk menjaga keberlanjutan seni tersebut. Menurutnya, belajar kaligrafi bukan hanya untuk mengikuti perlombaan, tetapi juga sebagai upaya memperindah tulisan ayat-ayat Al-Quran.

Tags: cabang Khattil Qurankaligrafi digital Aceh Besarkaligrafi digital dan AIkeaslian karya kaligrafilomba kaligrafi digitalMTQ Aceh Besar 2026MTQ ke-35 Aceh BesarTarmizi Rasyid
Previous Post

BMKG Peringatkan Gelombang Ekstrem di Perairan Aceh, Berpotensi Tembus 4 Meter

Next Post

Banjir Aceh Selatan Semakin Meluas, 102 Warga Trumon Mengungsi

Related Posts

Kaligrafi dalam Dua Medium

Kaligrafi dalam Dua Medium

by Ahmad Mufti
29 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO - Babak penyisihan cabang Khattil Quran dalam MTQ ke-35 tingkat Kabupaten Aceh Besar berlangsung di Dayah Daruzzahidin, Desa Lamceu,...

Bupati Aceh Besar Minta Dewan Hakim MTQ Jaga Objektivitas Penilaian

by Riska Zulfira
26 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris meminta 95 dewan hakim Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXV tingkat Kabupaten Aceh...

MTQ Aceh Besar Kembali Digelar Setelah Delapan Tahun, 665 Peserta Bertanding

by Redaksi
25 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXV tingkat Kabupaten Aceh Besar kembali digelar setelah terakhir dilaksanakan pada 2018. Sebanyak 665 peserta...

Next Post

Banjir Aceh Selatan Semakin Meluas, 102 Warga Trumon Mengungsi

Dua Tersangka Kasus Solar Subsidi Dilimpahkan ke Kejari Banda Aceh

Discussion about this post

CERITA

Menyusuri Kisah di Balik Nama Pulau Rubiah

28 Oktober 2026

Dari Lumpur Banjir, Kebun Edukasi MIN 42 Bireuen Tumbuhkan Semangat Baru

27 Oktober 2026

Gampong Nusa, Merawat Tradisi Aceh Lewat Wisata Budaya dan Permainan Masa Kecil

26 Oktober 2026

Semalam Bersama Kanye West

25 Oktober 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co