MASAKINI.CO – Bencana tanah longsor di Kabupaten Gayo Lues, Aceh, menewaskan seorang anak perempuan berusia 12 tahun.
Korban dilaporkan tertimbun material longsor saat dalam perjalanan pulang bersama kedua orang tuanya dari kebun menuju rumah di Desa Tongra, Selasa (3/11/2026) sekitar pukul 18.00 WIB.
Berdasarkan informasi Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), longsor terjadi ketika hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Tebing di sisi jalan tiba-tiba runtuh dan menimpa korban bersama kedua orang tuanya.
“Korban bersama kedua orang tuanya saat itu sedang dalam perjalanan pulang dari kebun menuju rumah mereka di Desa Tongra. Secara tiba-tiba, tebing longsor menerjang dan langsung menimpa ketiganya,” kata Haslinda dalam laporannya, Rabu (4/11/2026).
Kedua orang tua korban berhasil menyelamatkan diri setelah tertimbun material longsor hingga sebatas pinggang. Sementara anaknya tertimbun seluruhnya.
Warga sekitar kemudian datang membantu proses evakuasi setelah menerima permintaan pertolongan dari orang tua korban. Korban berhasil ditemukan dan dikeluarkan dari timbunan material, tetapi nyawanya tidak tertolong.
Selain menimbulkan korban jiwa, longsor juga mengganggu akses transportasi dan merusak infrastruktur. Laporan Pusdalops PB BPBA menyebutkan, jalur yang menghubungkan Gayo Lues dengan Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) lumpuh total. Jembatan Agusen Toa juga dilaporkan ambruk.
BPBD Kabupaten Gayo Lues bersama instansi terkait terus melakukan koordinasi untuk mempercepat penanganan material longsor. Personel Pusdalops PB dan Tim Reaksi Cepat (TRC) juga disiagakan selama 24 jam.
Dalam perkembangan terakhir, jalur Blangkejeren menuju Kutacane dilaporkan mulai dapat dilalui. Masyarakat tetap diimbau menggunakan jalur alternatif dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi longsor susulan, terutama saat hujan deras.








Discussion about this post