MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Kamis, November 5, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Penolakan Penurunan Bendera Bintang Bulan Berujung Bentrokan di Pidie, Satu Warga Tewas

Riska Zulfira by Riska Zulfira
4 November 2026
in News
0

Ilustrasi. Korban tewas akibat bentrokan | Foto; net

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Penolakan warga terhadap permintaan personel TNI untuk menurunkan bendera Bintang Bulan menjadi awal bentrokan di Gampong Pulo Keunari, Kecamatan Tiro, Kabupaten Pidie, Rabu (4/11/2026). Insiden tersebut menyebabkan satu warga meninggal dunia dan sembilan lainnya mengalami luka-luka.

Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana membenarkan peristiwa bentrokan tersebut. Ia mengatakan, kericuhan bermula ketika personel TNI meminta warga menurunkan bendera yang dikibarkan di lokasi kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Namun, permintaan itu ditolak hingga situasi berujung bentrokan.

RelatedPosts

Harga Emas Perhiasan Melonjak Rp140 Ribu per Mayam Hari Ini

BPJS Ketenagakerjaan Bidik 3.000 Penerima Manfaat JKK-JKM di Aceh untuk Program PEKA

Terima Gelar Doktor Kehormatan, Yusril Diharapkan Dukung Penguatan Kekhususan Aceh

Jaka menyebutkan, pihaknya belum dapat memastikan penyebab kematian warga tersebut, apakah akibat terkena tembakan atau benda lainnya. Dari pemeriksaan awal, ditemukan dua luka pada tubuh korban, masing-masing di bagian kaki dan dada atas.

“Iya, ada dua luka di tubuh korban, di kaki dan bagian atas dada,” kata Jaka.

Selain korban meninggal dunia, sembilan warga lainnya mengalami luka-luka. Seluruh korban luka telah dievakuasi ke RS Tgk Abdullah Syafi’i untuk mendapatkan penanganan medis.

Bentrokan terjadi saat masyarakat menggelar kenduri Maulid di Pulo Keunari. Informasi yang dihimpun menyebutkan, kedatangan sejumlah personel TNI AD ke lokasi untuk meminta penurunan bendera memicu ketegangan dengan warga.

Kericuhan tersebut juga berdampak pada kegiatan Maulid. Sejumlah perlengkapan acara, termasuk mimbar, dilaporkan rusak.

Salah seorang warga setempat, Iskandar, mengaku istrinya turut menjadi korban dalam kejadian tersebut. Ia mengatakan, istrinya ditemukan tergeletak tidak jauh dari lokasi bentrokan.

Sementara itu, video yang beredar di media sosial memperlihatkan warga berusaha menyelamatkan sejumlah orang yang terluka. Suara letusan juga terdengar dalam rekaman, sementara perempuan dan anak-anak tampak berlarian menjauhi lokasi.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak TNI AD mengenai kronologi maupun tindakan personel di lokasi kejadian.

Tags: bendera bintang bulanBentrokan Pidiebentrokan TiroKapolres PidieMaulid NabiPulo KeunariTNI Pidie
Previous Post

Temui Prabowo, Mualem Bahas Dana Otsus hingga Bendera Aceh

Next Post

Tertimbun Longsor Saat Pulang dari Kebun, Anak 12 Tahun Tewas

Related Posts

Kesan Wisatawan Asing Ikut Rayakan Maulid Nabi di Banda Aceh

Kesan Wisatawan Asing Ikut Rayakan Maulid Nabi di Banda Aceh

by Alfath Asmunda
26 November 2024
0

MASAKINI.CO - Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW 1446 Hijriah yang diselenggarakan Pemerintah Kota Banda Aceh di Taman Bustanussalatin, diikuti juga...

Sekilas Sejarah Maulid Nabi di Aceh Bisa Sampai 3 Bulan

Sekilas Sejarah Maulid Nabi di Aceh Bisa Sampai 3 Bulan

by Alfath Asmunda
16 November 2024
0

MASAKINI.CO - Pemerintah Aceh menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1446 Hijriah di di Taman Sultanah Safiatuddin, Jumat sore (15/11/2024)....

Mengapa Perayaan Maulid Nabi Tak Meriah di Arab Saudi?

Pemko Banda Aceh akan Gelar Maulid Nabi pada 2 November

by Alfath Asmunda
27 Oktober 2023
0

MASAKINI.CO - Pemerintah Kota Banda Aceh akan menggelar Maulid Nabi Muhammad SAW 1444 Hijriah pada 2 November 2023 mendatang di...

Next Post

Tertimbun Longsor Saat Pulang dari Kebun, Anak 12 Tahun Tewas

Koro Pedang Dikembangkan Jadi Alternatif Kedelai untuk Bahan Baku Tempe

Discussion about this post

CERITA

Di Sudut Punti, Rindu yang Panjang Menemukan Tempat untuk Pulang

2 November 2026

Menyusuri Kisah di Balik Nama Pulau Rubiah

28 Oktober 2026

Dari Lumpur Banjir, Kebun Edukasi MIN 42 Bireuen Tumbuhkan Semangat Baru

27 Oktober 2026

Gampong Nusa, Merawat Tradisi Aceh Lewat Wisata Budaya dan Permainan Masa Kecil

26 Oktober 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co