MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Senin, Agustus 24, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Nasional

Luhut Sebut Sektor Pariwisata Mulai Bergeliat

Masa Kini by Masa Kini
23 Juli 2020
in Nasional
0

Ilustrasi: Menteri Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri Wishnutama saat berkunjung ke Aceh Singkil.

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut B. Pandjaitan, mengatakan masa pandemi membuat banyak sektor perlu beradaptasi dengan kebiasaan baru, termasuk juga sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Pandemi covid-19 telah memberikan dampak yang besar bagi banyak sektor, terutama bagi sektor pariwisata, hal ini tercermin dari pengurangan wisata asing sekaligus devisa kita,” ucap Luhut pada webinar bertemakan Reaktivasi Sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Memasuki Adaptasi Kebiasaan Baru, Rabu (22/07).

RelatedPosts

BRIN Perkuat Pendekatan One Health untuk Cegah Wabah Usai Bencana

571 Ribu Murid Terdampak Karhutla, Kemendikdasmen Perluas Pembelajaran Jarak Jauh

Kemenhub Terbitkan 35 Izin Pesawat Asing untuk Dukung Pemadaman Karhutla

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), tercatat perjalanan wisata turun mendekati 100% dibandingkan bulan-bulan sebelumnya. Menurut Menko Luhut, penurunan tersebut dapat dirasakan langsung oleh 180ribu tenaga kerja di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Lebih dari 2.000 hotel dan penginapan mengalami pemberhentian operasional. Hal ini menyebabkan penurunan permintaan terhadap bahan baku, misalnya minyak, telur, dan susu. Ini semua dampaknya sangat luas,” tambah Menko Luhut.

Oleh karena itu, Menko Luhut mendorong peningkatan turis domestik secara bertahap sampai dengan 70%. Namun menurutnya, paradigma dalam berwisata perlu mengalami perubahan, yaitu dari paradigma massal yang menekankan jumlah wisatawan, menjadi paradigma berkualitas yang menitikberatkan pada nilai tambah.

“Karena itu saya titip daerah-daerah yang akan dikunjungi itu supaya betul-betul komplit terhadap protokol kesehatan ini,” pesannya.

Sejalan dengan pernyataan tersebut, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Wishnutama, menyatakan, “Untuk kembali bangkit salah satu syarat utama yang perlu kita lakukan adalah menjalankan protokol kesehatan,” ucapnya.

Menparekraf kemudian menyampaikan bahwa berdasarkan pengamatannya, sejumlah daerah telah mempersiapkan dan melaksanakan protokol kesehatan dengan sangat baik, salah satunya adalah Provinsi Bali.

Pernyataan Menparekraf disambut Gubernur Bali dengan menjelaskan, “Kami di Provinsi Bali saat ini sedang melakukan satu proses tahapan dimulainya aktivitas kepariwisataan, tentu saja kami harus bekerja lebih keras terlebih dahulu dalam penanganan covid-19,” ucap Gubernur Bali, Wayan Koster.

Terkait penanganan covid-19, Gubernur Bali melaporkan bahwa tingkat kesembuhan saat ini mencapai 74% dan dirinya menargetkan mencapai 80% pada akhir minggu ini.

Menko Luhut kemudian menambahkan bahwa pemerintah telah melakukan sejumlah langkah untuk memulai pembangunan destinasi berkualitas. Sekitar 3,8 triliun rupiah diperuntukkan bagi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Selain kucuran dana untuk pariwisata, pemerintah juga mendorong digitalisasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Terkait dengan UMKM, Deputi Bidang Koordinasi Paririwasata dan Ekonomi Kreatif Kemenko Marves, Odo R.M. Manuhutu menjelaskan, “Dengan memberikan fokus pada pariwisata domestik dan produk lokal, kita optimis melalui gotong-royong berbagai pemangku kepentingan, pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif dapat terwujud dengan baik,” terangnya.

Pada kesempatan tersebut, Deputi Odo menjelaskan bahwa pemerintah telah berkomitmen merealisasikan berbagai pemantik pergerakan pariwisata dan ekonomi kreatif. Deputi Odo juga menekankan fungsi pemerintah sebagai pengungkit bergeliatnya pariwisata penting untuk segera direalisasi mengingat daya beli masyarakat yang menurun pada masa pandemi.

“Data menunjukkan bahwa penjualan di platform digital meningkat 8 kali dan bahkan akan meningkat menjadi 16 kali lipat hingga akhir tahun ini,” papar Menko Luhut. Dengan digitalisasi UMKM diharapkan perputaran uang dapat terjadi di level ekonomi kecil pada masa pandemi ini.

Menko Luhut mengatakan bahwa pemerintah juga mendorong aktivitas pemerintah pusat agar dilakukan di daerah, sehingga membawa dampak ekonomi positif bagi perekonomian, khususnya pada sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Saya mohon pemerintah daerah untuk menjamin keselamatan pekerja wisata dan masyarakat sekitar dan betul-betul pemerintah daerah, saya mohon sekali lagi agar mengingatkan rakyatnya untuk mematuhi protokol kesehatan, menggunakan masker, jaga jarak, dan mencuci tangan,” katanya. []

Tags: ekonomi kreatifluhutmenkoPariwisata
Previous Post

TNI AD: Kasus Positif Corona di Secapa AD Tinggal 690 Orang

Next Post

Dana Geunaseh 2020 Mulai Disalurkan, Warga Sabang: Program Ini Sangat Membantu

Related Posts

Grand Design KIL Perkuat Hilirisasi Motif Aceh Menuju Kekayaan Intelektual Komunal

by Riska Zulfira
23 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Kekayaan budaya Aceh dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi baru. Melalui riset Grand Design Kekayaan...

Riset KIL Dorong Warisan Budaya Aceh Jadi Produk Bernilai Ekonomi

by Redaksi
22 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Kekayaan budaya Aceh mulai diarahkan tidak hanya sebagai warisan yang dilestarikan, tetapi juga sebagai sumber ekonomi kreatif berbasis...

Produk Kreatif Aceh Belum Mendunia, Promosi Jadi Tantangan Utama Pelaku Ekraf

by Riska Zulfira
21 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Produk ekonomi kreatif Aceh dinilai memiliki potensi besar untuk berkembang, namun keterbatasan promosi masih menjadi kendala utama yang...

Next Post
Geunaseh Sabang, Bentuk Komitmen Pemerintah Sabang untuk Anak

Dana Geunaseh 2020 Mulai Disalurkan, Warga Sabang: Program Ini Sangat Membantu

Polresta Banda Aceh Gelar Operasi Patuh Seulawah 2020, Ini Sasarannya

Polresta Banda Aceh Gelar Operasi Patuh Seulawah 2020, Ini Sasarannya

Discussion about this post

CERITA

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

19 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co