MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Jumat, Maret 6, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Doa-doa Mengalir dari Dekat Pusara Cut Nyak Dien

Redaksi by Redaksi
21 November 2021
in News
0
Doa-doa Mengalir dari Dekat Pusara Cut Nyak Dien

Ketua TP PKK Aceh, Dyah Erti Idawati dan sejumlah pihaknya lainnya berada di makam Cut Nyak Dien, Sumedang, Jawa Barat. (foto: BPPA)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Pemerintah Aceh bersama Pemerintah Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, memperingati 113 tahun wafatnya Pahlawan Nasional asal Aceh, Cut Nyak Dhien, di komplek makam Cut Nyak Dhien, Sabtu (20/11/2021) kemarin.

Haul atau peringatan wafatnya Cut Nyak Dhien, rencananya diselenggarakan pada 6 November 2021. Namun karena pandemi, kegiatan ini diundur.

RelatedPosts

Pertamina Pastikan Stok BBM Aman, Warga Diminta Tak Panic Buying

Kurangi Konsumsi Kafein Selama Puasa, Ini Dampaknya Jika Berlebihan

Panic Buying Picu SPBU Simpang Jam dan Ulee Lheue di Banda Aceh Kehabisan BBM

Ketua TP PKK Aceh Dyah Erti Idawati, mengajak para tamu yang menghadiri haul wafatnya Cut Nyak Dhien, untuk mencontoh semangat kepahlawanan tokoh yang wafat pada tanggal 6 November 1908 itu.

Dyah menyebutkan, sebagaimana para pahlawan kemerdekaan Indonesia lainya, Cut Nyak Dhien adalah simbol pejuang bagi anak muda. Wanita tangguh yang dilahirkan di sebuah desa pedalaman di Aceh Besar ini, memutuskan mengangkat senjata melawan penjajah Belanda ketika usianya masih 14 tahun.

“Semangatnya melawan penjajah semakin membara setelah suaminya Teungku Ibrahim Lamnga ditembak mati dalam sebuah pertempuran di wilayah Aceh Barat. Ia tidak sekedar bertempur secara gerilya, tapi juga memimpin pasukan yang sebagian besarnya adalah kaum laki-laki,” sebut Dyah Erti Idawati, istri Gubernur Aceh itu.

Dyah mengajak para generasi muda untuk bisa mencontoh Cut Nyak Dhien, terutama terkait emansipasi perempuan di masa lalu. Masalah gender sama sekali tidak menghalangi dirinya untuk tampil di medan tempur.

“Bagi Cut Nyak Dhien, gender adalah kodrat, sedangkan perjuangan dan kepemimpinan adalah hak semua orang. Paling tidak inilah sisi lain ketauladanan yang diajarkan Cut Nyak Dhien kepada kita semua, terutama kaum wanita di negeri ini,” kata Dyah Erti.

Dalam hal ini, Dyah yang mewakili rakyat dan Pemerintah Aceh, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kabupaten Sumedang, yang telah merawat dan memelihara keberadaan Makam Cut Nyak Dhien.

“Cut Nyak Dhien merupakan salah satu pahlawan kebanggaan kita. Cut Nyak tidak hanya milik masyarakat Aceh, tapi milik seluruh anak negeri ini, karena perjuangannya bukan hanya untuk membebaskan Aceh dari penjajah Belanda, tapi juga untuk menegakkan harga diri bangsa,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Budparpora Sumedang, Bambang Ranto, mengatakan kehadiran Cut Nyak Dien di Indonesia, terutama di Sumedang, Jawa Barat menjadi penting karena membela Indonesia yang lama terjajah.

“Hal tersebut pula yang membuat sosok Cut Nyak Dien dapat dijadikan semangat penyelenggaraan pemerintahan kabupaten Sumedang,” ujarnya.

Tags: acehCut Nyak DienDoaHaul 113 tahun Cut Nyak DienJawa BaratKabupaten SumedangPahlawan
Previous Post

Sambut Hari Pahlawan, BRI Ajak Kadet 1947 Gelar Pameran Kreatif

Next Post

Kamera Tilang ETLE Akan Diberlakukan di Lhokseumawe

Related Posts

Lebih dari Dua Bulan Pascabencana, 13 Desa di Aceh Masih Gelap Tanpa Listrik

by Riska Zulfira
11 Februari 2026
0

MASAKINI.CO - Sebanyak 13 desa di wilayah terdampak bencana di Aceh hingga kini masih belum teraliri listrik. Padahal, bencana telah...

Meugang, Tradisi Turun-Temurun Aceh Menyambut Ramadan

by Aininadhirah
4 Februari 2026
0

MASAKINI.CO - Setiap dua hari menjelang Ramadan, Aceh memasuki babak waktu yang berbeda. Jalanan menuju pasar menjadi lebih padat, suara...

Waspada, Potensi Angin Kencang Ancam Aceh hingga Agustus

Cuaca Aceh Hari Ini Berpotensi Hujan Lebat dan Angin Kencang, Warga Diminta Waspada

by Aininadhirah
2 Februari 2026
0

MASAKINI. CO - Kondisi cuaca di sejumlah wilayah Aceh pada Senin, 2 Februari 2026, berpotensi didominasi hujan dengan intensitas sedang...

Next Post
Kamera Tilang ETLE Akan Diberlakukan di Lhokseumawe

Kamera Tilang ETLE Akan Diberlakukan di Lhokseumawe

Kecelakaan Lalu Lintas di Aceh Besar, 1 Korban Meninggal

Kecelakaan Lalu Lintas di Aceh Besar, 1 Korban Meninggal

Discussion about this post

CERITA

Kisah Saidah: Hanya Sempat Menyusui Sehari, Lalu Kehilangan Selamanya

3 Maret 2026

Singkirkan 4.000 Peserta, Reza Wakili Indonesia ke Rusia

27 Februari 2026
Ismatul Rahmi pemeran Hasanah dalam dokudrama NOEH | Foto: dok pribadi

Air Mata Hasanah, Luka yang Tak Terlihat dalam Film Noeh

17 Februari 2026

Menembus Batas Negeri, Perjalanan Naufal Maulana Menggapai Beasiswa Pemerintah Rusia

14 Februari 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co