MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Sabtu, Agustus 29, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Bertemu Kepala BNPB, Wali Nanggroe Bicarakan Bencana Aceh

Masa Kini by Masa Kini
25 Juni 2019
in Daerah
0
Bertemu Kepala BNPB, Wali Nanggroe Bicarakan Bencana Aceh
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA | MASAKINI – Wali Nanggroe Aceh Tgk Malik Mahmud Al-Haythar melakukan pertemuan dengan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana RI, Doni Monardo, Selasa, 25/06.

“Kedatangan Tgk Malik Mahmud, selain untuk bersilaturahmi hari raya idul fitri, juga membicarakan berbagai masalah Aceh baik masa kini dan masa depan,” ujar Kepala BNPB, Doni Monardo.

RelatedPosts

Aceh Percepat Pembukaan Jalur Ro-Ro Krueng Geukuh-Penang, PT PEMA Disiapkan Jadi Pengelola

Banda Aceh Raih Apresiasi Pemimpin Daerah Award 2026 Kategori Inovasi Daerah

Seluruh Fraksi DPRA Setujui Pertanggungjawaban APBA 2025

Kepada Wali Nanggroe, kepala BNPB menjelaskan pentingnya pengetahuan masyarakat Aceh terkait kontijensi dan ancaman bencana. Dia mencontohkan bahwa dulu, pada tahun 1907 Aceh juga pernah mengalami gempa dan tsunami, dan kembali terjadi pada 2004 lalu.

“Diharapkan Pemerintah Aceh memiliki data sebagai pembelajaran, kenali ancaman bencananya, dan menyiapkan strategi penanganan bencana. Selain itu, masyarakat juga harus mendapatkan edukasi yang didapatkan dari pemerintah,” kata Doni.

Hal itu, lanjut Doni, adalah kewajiban pemerintah Aceh untuk melayani publik. Sehingga, ke depannya penanggulangan bencana tidak selalu harus bergantung kepada pemerintah pusat.

“Edukasi bencana sebagai upaya menanam dan membangun semangat tangguh dari bencana, peduli lingkungan dan ekosistim, penyampain edukasi bencana dapat juga dilakukan dengan memamfaatkan media sosial,” kata Doni.

Kepala BNPB juga menyinggung pentingnya menumbuhkan berbagai industri di Aceh. Seperti Industri Tourism Ekologi, misalnya dan Green Industri Agriculture yang memiliki nilai profit bagi masyarakat, dan secara tidak langsung menumbuhkan kesadaran kepada masyarakat tentang pentingnya menanam pohon dan menjaga lingkungan.

Hal senada juga disampaikan Malik Mahmud. Sebagai Wali Nanggroe, dia sangat peduli terhadap lingkungan hidup. Menurutnya, bencana alam terjadi dikarenakan manusia tidak menjaga dan merawat dengan baik keseimbang.

“Kita sepakat letak geografis Aceh sangat rawan bencana. Oleh sebab itu, perlu menjaga, menata, dan merawat keseimbangan lingkungan hidup dan alam ini,” kata Malik Mahmud.

Untuk itu, kata Malik Mahmud, perlu kiranya ada keterlibatan ulama di Aceh terkait masalah lingkungan hidup dan ekosistem dengan mengajak masyarakat peduli terhadap hal tersebut.

“Direncanakan, dalam waktu dekat delegasi BNPB dan Kepala BNPB, Letnan Jendral TNI Doni Monardo akan berkunjung ke Aceh untuk bertemu Wali Nanggroe dan para Ulama, akademisi, dan stakeholder lainnya,” kata Malik Mahmud.

Dalam pertemuan tersebut, hadir pula, Wakil Ketua KPA, Kamaruddin Abubakar (Abu Razak), dan Staf Khusus Wali Nanggroe, M. Raviq. []

Tags: BNPBWali Nanggroe
Previous Post

Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 40 Ton Rotan

Next Post

Kecepatan Angin Capai 80 Km/Jam, Nelayan Diimbau Hati-Hati

Related Posts

Kemenhub Terbitkan 35 Izin Pesawat Asing untuk Dukung Pemadaman Karhutla

by Riska Zulfira
23 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah menerbitkan 35 izin khusus penggunaan pesawat udara registrasi asing untuk mendukung operasi penanganan kebakaran...

52 Armada Udara Dikerahkan Tangani Karhutla di Enam Provinsi Sumatra-Kalimantan

by Ahlul Fikar
22 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah mengerahkan 52 armada udara untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di enam provinsi di Sumatra...

Karhutla Capai 48.889 Hektare, BNPB Perkuat Operasi Darat di Enam Provinsi

by Ahlul Fikar
11 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di enam provinsi telah mencapai 48.889,69 hektar hingga 9 Agustus 2026. Pemerintah kini...

Next Post

Kecepatan Angin Capai 80 Km/Jam, Nelayan Diimbau Hati-Hati

Nova Iriansyah tak Bebankan Peserta STQH Nasional Bawa Prestasi Prestisius

Nova Iriansyah tak Bebankan Peserta STQH Nasional Bawa Prestasi Prestisius

Discussion about this post

CERITA

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co