MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Februari 25, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Bertemu Kepala BNPB, Wali Nanggroe Bicarakan Bencana Aceh

Masa Kini by Masa Kini
25 Juni 2019
in Daerah
0
Bertemu Kepala BNPB, Wali Nanggroe Bicarakan Bencana Aceh
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA | MASAKINI – Wali Nanggroe Aceh Tgk Malik Mahmud Al-Haythar melakukan pertemuan dengan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana RI, Doni Monardo, Selasa, 25/06.

“Kedatangan Tgk Malik Mahmud, selain untuk bersilaturahmi hari raya idul fitri, juga membicarakan berbagai masalah Aceh baik masa kini dan masa depan,” ujar Kepala BNPB, Doni Monardo.

RelatedPosts

Ritel Modern di Banda Aceh Jual Makanan Siang Hari, Ayam Goreng Disita Petugas

Merokok di Tempat Terbuka Saat Ramadan, Musafir Ditegur Satpol PP WH Banda Aceh

Sore Ramadan, Warga Serbu Pasar Takjil Lambaro

Kepada Wali Nanggroe, kepala BNPB menjelaskan pentingnya pengetahuan masyarakat Aceh terkait kontijensi dan ancaman bencana. Dia mencontohkan bahwa dulu, pada tahun 1907 Aceh juga pernah mengalami gempa dan tsunami, dan kembali terjadi pada 2004 lalu.

“Diharapkan Pemerintah Aceh memiliki data sebagai pembelajaran, kenali ancaman bencananya, dan menyiapkan strategi penanganan bencana. Selain itu, masyarakat juga harus mendapatkan edukasi yang didapatkan dari pemerintah,” kata Doni.

Hal itu, lanjut Doni, adalah kewajiban pemerintah Aceh untuk melayani publik. Sehingga, ke depannya penanggulangan bencana tidak selalu harus bergantung kepada pemerintah pusat.

“Edukasi bencana sebagai upaya menanam dan membangun semangat tangguh dari bencana, peduli lingkungan dan ekosistim, penyampain edukasi bencana dapat juga dilakukan dengan memamfaatkan media sosial,” kata Doni.

Kepala BNPB juga menyinggung pentingnya menumbuhkan berbagai industri di Aceh. Seperti Industri Tourism Ekologi, misalnya dan Green Industri Agriculture yang memiliki nilai profit bagi masyarakat, dan secara tidak langsung menumbuhkan kesadaran kepada masyarakat tentang pentingnya menanam pohon dan menjaga lingkungan.

Hal senada juga disampaikan Malik Mahmud. Sebagai Wali Nanggroe, dia sangat peduli terhadap lingkungan hidup. Menurutnya, bencana alam terjadi dikarenakan manusia tidak menjaga dan merawat dengan baik keseimbang.

“Kita sepakat letak geografis Aceh sangat rawan bencana. Oleh sebab itu, perlu menjaga, menata, dan merawat keseimbangan lingkungan hidup dan alam ini,” kata Malik Mahmud.

Untuk itu, kata Malik Mahmud, perlu kiranya ada keterlibatan ulama di Aceh terkait masalah lingkungan hidup dan ekosistem dengan mengajak masyarakat peduli terhadap hal tersebut.

“Direncanakan, dalam waktu dekat delegasi BNPB dan Kepala BNPB, Letnan Jendral TNI Doni Monardo akan berkunjung ke Aceh untuk bertemu Wali Nanggroe dan para Ulama, akademisi, dan stakeholder lainnya,” kata Malik Mahmud.

Dalam pertemuan tersebut, hadir pula, Wakil Ketua KPA, Kamaruddin Abubakar (Abu Razak), dan Staf Khusus Wali Nanggroe, M. Raviq. []

Tags: BNPBWali Nanggroe
Previous Post

Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 40 Ton Rotan

Next Post

Kecepatan Angin Capai 80 Km/Jam, Nelayan Diimbau Hati-Hati

Related Posts

300 Korban Banjir di Bireuen Terima Dana Tunggu Hunian Rp600 Ribu Per Bulan

by Ahmad Mufti
22 Januari 2026
0

MASAKINI.CO - Sebanyak 300 warga terdampak banjir bandang di Kecamatan Peusangan dan Peusangan Siblah Krueng, Kabupaten Bireuen, menerima bantuan Dana...

Melintasi Awan, Menembus Wilayah Terisolir

Ribuan Warga Aceh Tengah Masih Terisolir, Bantuan Disalurkan Lewat Helikopter

by Riska Zulfira
19 Januari 2026
0

MASAKINI.CO - Ribuan warga di Kabupaten Aceh Tengah masih terisolir pascabanjir dan longsor. Akses darat yang terputus memaksa pemerintah menyalurkan...

24 Unit Huntara di Aceh Timur Mulai Dibangun, Target Rampung Sebelum Ramadan

by Riska Zulfira
9 Januari 2026
0

MASAKINI.CO - Hunian sementara (huntara) bagi masyarakat terdampak bencana banjir di Kabupaten Aceh Timur mulai dibangun. Tahap awal, sebanyak 24...

Next Post

Kecepatan Angin Capai 80 Km/Jam, Nelayan Diimbau Hati-Hati

Nova Iriansyah tak Bebankan Peserta STQH Nasional Bawa Prestasi Prestisius

Nova Iriansyah tak Bebankan Peserta STQH Nasional Bawa Prestasi Prestisius

Discussion about this post

CERITA

Ismatul Rahmi pemeran Hasanah dalam dokudrama NOEH | Foto: dok pribadi

Air Mata Hasanah, Luka yang Tak Terlihat dalam Film Noeh

17 Februari 2026

Menembus Batas Negeri, Perjalanan Naufal Maulana Menggapai Beasiswa Pemerintah Rusia

14 Februari 2026

Meugang, Tradisi Turun-Temurun Aceh Menyambut Ramadan

4 Februari 2026

Ramadan di Tenda: Harapan Pengungsi Kalasegi untuk Rumah yang Terlambat Datang

3 Februari 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co