MASAKINI.CO – Sebanyak 300 warga terdampak banjir bandang di Kecamatan Peusangan dan Peusangan Siblah Krueng, Kabupaten Bireuen, menerima bantuan Dana Tunggu Hunian (DTH) sebesar Rp600.000 per bulan. Bantuan ini diserahkan langsung oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto di Kantor Camat Peusangan, Rabu (21/2/2025).
Suharyanto menegaskan komitmen pemerintah untuk terus mendampingi masyarakat terdampak hingga proses pemulihan selesai. “Sejak hari pertama bencana, BNPB telah turun ke lapangan untuk memastikan penanganan darurat berjalan optimal,” katanya.
Menurut data sementara, sebanyak 2.646 rumah di Kabupaten Bireuen mengalami kerusakan berat atau hanyut akibat bencana tersebut. Sebagai langkah sementara, DTH diberikan kepada warga yang rumahnya rusak berat. Tahap pertama telah disalurkan kepada 314 kepala keluarga, dan tahap kedua mencakup 300 kepala keluarga.
Setiap keluarga akan menerima Rp600.000 per bulan selama tiga bulan, yakni Desember 2025 hingga Februari 2026, dengan total bantuan sebesar Rp 1.800.000. Dana ini disalurkan melalui rekening Bank Syariah Indonesia (BSI).
Meskipun banyak warga kini mengungsi di rumah sanak saudara, Suharyanto menegaskan bahwa kebutuhan dasar seperti pangan dan logistik lainnya tetap menjadi tanggung jawab pemerintah. “Silakan mengambil kebutuhan pokok di posko BPBD yang tersedia di tingkat kabupaten, kecamatan, dan desa,” tambahnya.
Suharyanto berharap bantuan DTH ini dapat membantu masyarakat bertahan secara ekonomi dan memberikan rasa aman sambil menunggu pembangunan hunian tetap (huntap). Pemerintah, menurutnya, berkomitmen untuk segera merealisasikan proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Bireuen.










Discussion about this post