MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Jumat, Agustus 14, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Sekda Intruksikan Tenaga Kesehatan Berantas Stunting dan Sukseskan Program BEREH

Masa Kini by Masa Kini
8 Oktober 2019
in Daerah
0

Sekretaris Daerah Aceh, Taqwallah. [ist]

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Sekretaris Daerah Aceh, Taqwallah, menginstruksikan seluruh tenaga kesehatan se Aceh untuk bergerak bersama dalam memberantas stunting dan menyukseskan program BEREH. Selain itu, Sekda juga meminta agar pejabat di Dinas Kesehatan untuk memastikan bidan desa menetap di tempat dia ditugaskan.

“Penting untuk memastikan bagaimana caranya bidan desa itu memang bertahan di gampong. Mereka salah satu kunci utama pemberantasan stunting di gampong,” kata Taqwallah dalam rapat konsolidasi terkait Percepatan Program Bersih, Rapi, Estetis dan Hijau (BEREH), Stunting dan JKA bersama Kepala Dinas Kesehatan pihak BPJS dan Direktur Rumah Sakit dari seluruh Aceh, di Banda Aceh, Senin 8/10.

RelatedPosts

Pemkab Aceh Timur Dorong Program Nasional Lebih Tepat Sasaran di Daerah

Progres Pembangunan Banda Aceh Academy Capai 10 Persen, Pemko Pastikan Rampung Sesuai Target

Kuta Baro Disiapkan Jadi Tuan Rumah MTQ Aceh Besar ke-XXXV 2026

Taqwallah mengatakan, ada beberapa titik pantau yang wajib dilakukan tenaga kesehatan khususnya bidan desa. Pertama, mereka harus memantau dan mendata setiap ibu hamil. Mereka harus dipastikan mempunyai buku KIA dan diberikan obat tambah darah saat hamil. “Bidan harus memeriksa ibu hamil minimal 4 kali,” kata Sekda.

Saat akan melahirkan, ibu hamil harus didampingi dan statusnya dipastikan, apa akan melahirkan secara normal atau pun masuk dalam kelompok resti. Jika ibu hamil masuk kelompok resti, tenaga kesehatan harus memastikan pasien tertangani dengan baik.

Selanjutnya adalah saat bayi lahir. Petugas harus memastikan agar bayi mendapatkan IMD, atau menghisap Air Susu Ibu perdana atau ekslusif begitu lahir. “Jika anak mendapatkan itu, anak biasanya akan terhindar dari sakit sampai usia 3 bulan pertama,” kata Sekda Taqwallah.

Bagi ibu paska-melahirkan haruslah diberikan pemahaman agar memberikan bayi ekslusif bagi bayi hingga usia 24 bulan serta memastikan anak mendapatkan imunisasi dasar.

“Itu semua disebut sebagai masa 1.000 hari pertama kehidupan. Jika kita bisa melakukan itu, insya Allah anak akan terhindar dari stunting,” kata Sekda Taqwallah.

Untuk melakukan percepatan keberhasilan program pengentasan stunting dan program Bersih, Rapi, Estetis dan Hijau (BEREH) tersebut, pemerintah Aceh yang dipimpin Sekda akan melakukan sosialisasi dan tinjauan langsung secara maraton ke seluruh kabupaten/kota se Aceh. Rencananya kunjungan akan dilakukan pada tanggal 10-20 Oktober dua hari mendatang.

Sementara Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Aceh, Dyah Erti Idawati mengatakan pihaknya juga terus mendorong seluruh pihak untuk bekerja dan bergerak bersama untuk pengentasan stunting di Aceh. Banyak instansi yang punya target sama dengan program berbeda. Harusnya jika dilakukan bersama maka tujuan yang hendak dicapai akan lebih mudah. BKKBN misalnya, punya program gampong KB, sementara PKK punya program rumoh gizi. Jika keduanya bergerak secara terintegrasi, maka pengentasan stunting akan lebih cepat.

Saat ini PKK Aceh telah melaunching rumoh gizi di 6 kabupaten/kota di Aceh. Dyah meminta agar Dinas Kesehatan di setiap kabupaten ikut mengevaluasi dan mendampingi sehingga program tersebut maksimal. “Jika tidak, takutnya kita lama-lama mereka ngak aktif lagi,” kata Dyah.

Pemerintah Aceh sendiri sudah mengeluarkan Peraturan Gubernur (nomor 14 tahun 2019) tentang pencegahan dan penanganan stunting terintegrasi di Aceh. Pergub itu mengamanatkan agar rumoh gizi digerakkan dengan dana desa. “Konsepnya desa harus mandiri. Desa sangat berdaya, seharusnya bisa diatasi permasalahan di desa,” kata Dyah. Ia berujar sudah saatnya desa ikut memikirkan pembangunan manusia, tidak sebatas pada pembangunan fisik.

Dyah berharap kabupaten/kota bisa segera membuat Peraturan Bupati sehingga tidak ada ketakutan dari pemerintahan gampong untuk menganggarkan dana desa bagi terlaksananya program rumoh gizi. Dyah menargetkan, di akhir tahun 2020 nanti seluruh gampong di Aceh sudah memiliki rumoh gizi. []

Previous Post

27 Ribu Aparat Keamanan Kawal Pelantikan Jokowi

Next Post

111 Dokter Intersip Akan Mengabdi di 8 Kabupaten di Aceh

Related Posts

Pemerintah Aceh dan USK Kaji Olahan Pasir-Lumpur Bencana Jadi Bata Ringan

by Riska Zulfira
13 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Material lumpur dan pasir yang sebelumnya menjadi persoalan pascabencana hidrometeorologi di Aceh mulai diarahkan menjadi solusi pembangunan. Melalui...

Pemkab Aceh Timur Dorong Program Nasional Lebih Tepat Sasaran di Daerah

by Aininadhirah
13 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO– Pemerintah Kabupaten Aceh Timur mendorong agar pelaksanaan program prioritas nasional di daerah tidak berhenti pada kebijakan, tetapi benar-benar disesuaikan...

Satu Rumah dan Tiga Dapur Minyak Tradisional di Aceh Timur Terbakar, Diduga Dipicu Kebocoran Minyak 

by Redaksi
13 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Kebakaran melanda satu unit rumah warga dan tiga dapur minyak tradisional di Desa Seumali, Kecamatan Ranto Peureulak, Kabupaten...

Next Post
111 Dokter Intersip Akan Mengabdi di 8 Kabupaten di Aceh

111 Dokter Intersip Akan Mengabdi di 8 Kabupaten di Aceh

Terbukti Rencanakan Pembunuhan, Iskandar Dihukum Seumur Hidup

Terbukti Rencanakan Pembunuhan, Iskandar Dihukum Seumur Hidup

Discussion about this post

CERITA

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

19 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co