MASAKINI.CO – Forum Koordinasi Pemerintah Daerah (Forkopimda) Kota Banda Aceh menghimbau warganya agar tidak merayakan pergantian tahun baru di Kota Banda Aceh. Hal itu dilakukan untuk menjaga keamanan agar tetap kondusif.
Azwir, warga Keutapang menilai kebijakan tersebut sangat baik. Menurutnya kota juga nyaman terhindar dari aksi ugal-ugalan, balapan liar, serta suara petasan yang merugian warga.
“Hal tersebut dilakukan supaya tidak ada kerusuhanan, ugal-ugalan yang bisa membahayakan diri sendiri juga orang lain,“ katanya di Masjid Raya Baiturrahman, Kota Banda Aceh, Selasa (31/12).
Ia mengaku tidak merasa keberatan atas himbauan tersebut. Azwir juga mengajak warga Banda Aceh dan sekitarnya untuk tidak merayakan tahun baru agar dapat menjaga marwah Aceh yang dikenal dengan syariat Islamnya.
“Memang harus kita ikuti, karena secara agama Islam juga tidak boleh. Ya tidak (memberatkan) lah, kalau memang untuk kebaikan ngapain harus kita abaikan,” lanjutnya.
Sedangakan Fazri, mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan di salah satu perguruan tinggi di Kota Banda Aceh, juga ikut mendukung kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah Kota Banda Aceh.
Menurut Fazri kebijakan tersebut dilakukan untuk menghidari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, apalagi terhadap muda-mudi.
“Jadi mengenai himbauan ini ya sangat baik agar tidak dilakukan karena sembelum mempunyai dampak-dampak negatif terhadap kita dan orang lain,” katanya.[Ahlul Fikar]










Discussion about this post