MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Jumat, Juli 10, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Nasional

Kasus Corona AS jadi Penyebab Rupiah Melemah Hari Ini

Masa Kini by Masa Kini
24 Juli 2020
in Nasional, News
0
Lima Pasien Covid-19 di Aceh Sembuh

Ilustrasi Covid-19.

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS ditutup merah atau kelemahan penutupan IHSG hari ini, Jumat (24/7/2020). Rupiah melemah sekitar 26 poin atau setara 0,18 persen ke level Rp14.604 per dolar AS.

Direktur PT. TRFX Garuda Berjangka, Ibrahim Assuaibi, mengungkapkan pelemahan Rupiah hari ini dipengaruhi karena sejumlah faktor eksternal. Salah satunya karena sentimen kondisi perekonomian AS.

RelatedPosts

Satpol PP WH Gelar Aksi Bersih Makam Syiah Kuala dan Gelar Donor Darah

Harga Emas Banda Aceh Naik Rp70 Ribu

OJK Nilai El Nino Berpotensi Tekan Ekonomi Aceh, Sektor Pertanian Perlu Diantisipasi

“Ketika harapan akan pemulihan ekonomi di Eropa membuncah, pelaku pasar justru pesimistis perekonomian AS akan segera bangkit. Sebabnya, penambahan kasus Covid-19 di Negeri Paman Sam yang terus meningkat,” kata Ibrahim di Jakarta, Jumat (24/7/2020).

Ibrahim menerangkan, saat ini Negara Bagian California bahkan kembali menerapkan kebijakan karantina (lockdown) guna meredam penyebaran virus corona. Sementara itu jumlah kasus Covid-19 di Eropa sudah melandai.

Berdasarkan data Worldometers, jumlah kasus Covid-19 di AS saat mencapai 4,17 juta, dengan lebih dari 147 ribu orang meninggal.

“Pasar merespon negatif ketegangan antara AS-China kembali muncul setelah AS meminta Beijing untuk menutup kantor konsulat diplomatiknya di Houston. Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Wang Wenbin, sebelumnya mengingatkan akan ada balasan setimpal jika aksi itu tak dikoreksi,” ujarnya.

Dia menurkan rilis beberapa data ekonomi AS yang mengecewakan, termasuk laporan Departemen Tenaga Kerja yang menunjukkan bahwa klaim untuk tunjangan pengangguran AS meningkat untuk pertama kalinya dalam kurun enam belas minggu.

Laporan tersebut mengatakan klaim pengangguran awal melonjak menjadi 1,416 juta pada pekan yang berakhir 18 Juli 2020, meningkat sebesar 109.000 dari tingkat 1,307 juta di pekan sebelumnya. Sementara ekonom mengharapkan klaim pengangguran untuk tidak berubah.

“Klaim pengangguran meningkat untuk pertama kalinya sejak akhir Maret, tetapi masih jauh di bawah rekor tertinggi 6,867 juta yang ditetapkan dalam pekan yang berakhir pada 28 Maret 2020 lalu,” sebutnya.

Sementari itu faktor internal, sambungnya, saat ini Bank Indonesia (BI) telah melihat proyeksi perekonomian Indonesia akan mencatatkan pertumbuhan negatif pada kuartal II-2020. Ada kemungkinan besar juga pertumbuhan negatif ini tetap lanjut pada kuartal III-2020.

“Dengan ramalan ini artinya RI akan masuk jurang resesi. Sebab, jika secara teorinya jika perekonomian tumbuh negatif selama dua kuartal berturut-turut maka dinyatakan resesi,” imbuhnya.

“Forecast-forecast termasuk BI bahwa kuartal II pertumbuhan ekonomi akan negatif. Pertumbuhan di triwulan III (juga) dari BI kami perkirakan kemungkinan masih negatif,” tambah dia, menirukan penjelasan Kepala Departemen Kebijakan Makroprudensial BI, Juda Agung

Dikatakannya, pandemi Covid-19 tidak hanya menyerang sisi kemanusiaan dan kesehatan tapi juga perekonomian. Dimana korporasi hingga UMKM ikut terpukul, sehingga sektor pendorong perekonomian yakni konsumsi rumah tangga ikut terdampak.

Diketahui, pada penutupan perdagangan Kamis (23/7) nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup menguat, kompak dengan penutupan IHSG. Rupiah menguat 73 poin atau setara 0,50 persen ke level Rp14.578 per dolar AS. [Ali L]

Tags: ASdolar ASIHSGRupiahrupiah melemah
Previous Post

Rupiah Melemah Hari Ini, Rp14.604 per Dolar AS

Next Post

Piala PSAA: Ulee Kareng Melenggang ke Final

Related Posts

Rupiah Tertekan, BI Naikkan Suku Bunga Acuan ke 5,50 Persen

by Redaksi
10 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Bank Indonesia (BI) kembali menaikkan suku bunga acuan atau BI-Rate sebesar 25 basis poin menjadi 5,50 persen. Langkah...

Pelemahan Rupiah Dinilai Dipicu Tekanan Global, Bukan Fundamental Ekonomi Indonesia

by Ahmad Mufti
29 Mei 2026
0

MASAKINI.CO – Pelemahan nilai tukar rupiah belakangan ini dinilai lebih dipengaruhi tekanan global dan ketidakseimbangan penyesuaian kebijakan ekonomi, bukan karena...

BI Naikkan Suku Bunga Jadi 5,25 Persen untuk Redam Tekanan Rupiah dan Inflasi

by Riska Zulfira
21 Mei 2026
0

MASAKINI.CO - Bank Indonesia resmi menaikkan suku bunga acuan atau BI-Rate sebesar 50 basis poin menjadi 5,25 persen dalam Rapat...

Next Post
Piala PSAA: Ulee Kareng Melenggang ke Final

Piala PSAA: Ulee Kareng Melenggang ke Final

Momen Laga Ulee Kareng vs Kuta Cot Glie

Momen Laga Ulee Kareng vs Kuta Cot Glie

Discussion about this post

CERITA

Keberanian yang Mengantar Ghaisya ke Podium Emas

8 Juli 2026

Menunggu Rezeki di Bawah Tenda Musim Durian

28 Juni 2026

Dari Lahan Penggembalaan ke Destinasi Favorit, Savana Indrapuri Sedot Ribuan Pengunjung

24 Mei 2026

Dari Dapur Rumahan ke Tanah Suci, Keumamah Aceh Diburu Jemaah Haji

19 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co