MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Jumat, September 11, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Nasional

Rupiah Tertekan, BI Naikkan Suku Bunga Acuan ke 5,50 Persen

Redaksi by Redaksi
10 Juni 2026
in Nasional
0

Gedung Bank Indonesia | Foto: BI

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Bank Indonesia (BI) kembali menaikkan suku bunga acuan atau BI-Rate sebesar 25 basis poin menjadi 5,50 persen. Langkah tersebut diambil untuk meredam tekanan terhadap nilai tukar rupiah yang terus melemah akibat gejolak ekonomi global dan dampak konflik di Timur Tengah.

Keputusan itu diumumkan dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) Mingguan Bank Indonesia yang digelar pada Selasa (9/6/2026). Bersamaan dengan itu, BI juga menaikkan suku bunga Deposit Facility menjadi 4,50 persen dan Lending Facility menjadi 6,25 persen.

RelatedPosts

BSI Siapkan Tabungan Bebas Biaya Admin untuk Perluas Akses Keuangan Masyarakat

4,33 Juta KPM Baru Masuk Data Tunggal Sosial Ekonomi, Kemensos Salurkan Bansos Triwulan III

Pendaftaran Peserta PPSN VI Tahun 2026 Dibuka, Kanwil Kemenag Diminta Segera Daftarkan Kontingen

Kenaikan suku bunga ini menjadi langkah lanjutan Bank Indonesia untuk menjaga stabilitas rupiah sekaligus mengendalikan inflasi agar tetap berada dalam target pemerintah sebesar 2,5±1 persen pada 2026 dan 2027.

Dalam evaluasi terbaru, BI mencatat nilai tukar rupiah bergerak lebih lemah dibandingkan perkiraan sebelumnya. Kondisi tersebut dipicu oleh meningkatnya ketidakpastian global, tingginya kebutuhan valuta asing di dalam negeri, serta keluarnya dana investasi portofolio asing dari Indonesia.

“Bank Indonesia memandang perlu menempuh langkah lanjutan untuk memperkuat stabilisasi nilai tukar rupiah dengan meningkatkan imbal hasil investasi dan berbagai insentif guna mendorong masuknya kembali aliran modal asing,” tulis BI dalam keterangan resminya.

Selain menaikkan suku bunga, BI juga menyiapkan sejumlah kebijakan tambahan untuk menarik investasi asing dan memperkuat pasar keuangan domestik.

Salah satunya dengan menaikkan imbal hasil Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) pada tenor enam, sembilan, dan 12 bulan. Kebijakan ini bertujuan meningkatkan daya tarik instrumen keuangan Indonesia di tengah persaingan investasi global yang semakin ketat.

BI juga memberikan insentif berupa penurunan biaya transaksi hedging swap bagi investor asing sebesar 10 persen. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan minat investor untuk menempatkan dananya di Indonesia.

Di sisi lain, bank sentral kembali membuka fasilitas lelang repo untuk tenor tiga hingga 12 bulan guna menjaga kecukupan likuiditas perbankan dan memastikan aktivitas ekonomi tetap berjalan.

Untuk memperkuat stabilisasi rupiah, BI juga meningkatkan intensitas operasi moneter melalui lelang SRBI dua kali dalam sepekan serta memperkuat intervensi di pasar valuta asing, baik di pasar domestik maupun internasional.

Bank Indonesia menegaskan bahwa penguatan kebijakan moneter dilakukan secara terkoordinasi dengan pemerintah. Sinergi tersebut diarahkan untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, memperkuat ketahanan ekonomi nasional, dan memastikan iklim investasi tetap terjaga di tengah ketidakpastian global.

Tags: Bank IndonesiaBI Rate 2026Nilai Tukar Rupiahrupiah melemahSuku Bunga Bank Indonesia
Previous Post

Jaksa Tuntut 16 Tahun 8 Bulan Penjara untuk Ayah Tiri Pelaku Pemerkosaan Anak

Next Post

Sekda Aceh Besar Sebut Aset Belum Bersertifikat Bisa Jadi Bom Waktu Sengketa

Related Posts

UMKM Aceh Cetak Transaksi Rp7,98 Miliar di KKI 2026, Bukti Produk Lokal Makin Kompetitif

by Riska Zulfira
27 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Aceh mencatatkan capaian positif dalam ajang Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026. Total...

Perry Warjiyo Mundur, Destry Damayanti Jadi Gubernur BI Sementara

by Ahlul Fikar
27 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Perry Warjiyo mengundurkan diri dari jabatan Gubernur Bank Indonesia (BI) secara sukarela karena alasan pribadi. Posisi tersebut sementara...

Pelemahan Rupiah Dinilai Dipicu Tekanan Global, Bukan Fundamental Ekonomi Indonesia

by Ahmad Mufti
29 Mei 2026
0

MASAKINI.CO – Pelemahan nilai tukar rupiah belakangan ini dinilai lebih dipengaruhi tekanan global dan ketidakseimbangan penyesuaian kebijakan ekonomi, bukan karena...

Next Post

Sekda Aceh Besar Sebut Aset Belum Bersertifikat Bisa Jadi Bom Waktu Sengketa

Pemko Banda Aceh Raih Penghargaan BKN atas Komitmen Pengembangan Karier ASN

Discussion about this post

CERITA

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co