MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Kamis, Juni 11, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Tim Konsorsium Serahkan Barrier Gajah ke Pemerintah Aceh

Masa Kini by Masa Kini
29 Juli 2020
in Daerah, News
0
Tim Konsorsium Serahkan Barrier Gajah ke Pemerintah Aceh

Barrier terpasang di kawasan Aceh Jaya. [Dok CRU Aceh]

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Tim konsorsium pelaksana program pelestarian gajah Sumatera di Aceh menyerahkan barrier atau pembatas berupa pagar listrik yang telah dibangun kepada Pemerintah Aceh.

Barrier tersebut dibangun melalui pengelolaan kolaboratif kawasan perlindungan habitat Gajah di Aceh Jaya, yang digawangi oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh, Kesatuan pengelolaan Hutan (KPH) Wilayah 1 Aceh, dan Lembaga Conservation Response Unit (CRU) Aceh.

RelatedPosts

231 Peserta Lolos Administrasi LTAPT Aceh, Hanya 50 Orang Akan Ditetapkan Penerima Program

Tirta Daroy Bangun IPA Baru untuk Tambah Kapasitas Layanan Air Bersih

Kasus Muda-Mudi Diamankan di Kos Putri Rukoh Masih Didalami, Satpol PP-WH Tunggu Hasil Penyidikan

Penyerahan barrier tersebut diwakili oleh Direktur CRU Aceh, Wahdi Azmi kepada Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Aceh, Sahrial. Turut hadir Kepala BKSDA Aceh, Agus Arianto dan kepala KPH wilayah 1, Inayat Syah Putra, di Kantor DLHK, Banda Aceh, Selasa (28/07).

Penandatanganan penyerahan barrier diwakilkan oleh Wahdi Azmi (Direktur CRU Aceh) kepada Kepala DLHK Aceh, Sahrial, didampingi kepala BKSDA Aceh, Agus Arianto, dan Kepala KPH wilayah 1, Inayat Syah Putra, Selasa (28/07/2020), di Kantor DLHK, Banda Aceh. [Dok CRU Aceh]
“Barrier buatan sebagai pembatas pergerakan gajah liar ini dibuat atas dukungan pendanaan dari TFCA Sumatera, yang bertujuan mengatasi dan mengurangi konflik gajah liar di Aceh Jaya,” ujar Wahdi.

Kata dia, program kolaboratif pengelolaan habitat gajah ini telah dilakukan selama tiga tahun, dengan melakukan beberapa kegiatan di tingkat tapak, salah satunya adalah pembangunan barrier buatan sebagai penghalau gajah liar di kawasan Aceh Jaya.

 “Dengan adanya barrier ini telah berdampak baik dalam mengantisipasi konflik gajah, dan manusia di beberapa lokasi yang sebelumnya memiliki intensitas konflik yang tinggi,” ungkapnya.

Sementara itu, Kadis DLHK Aceh, Sahrial menyampaikan apresiasi atas program kolaboratif pelestarian habitat gajah ini, dan berharap program tersebut dapat direplikasi pada habitat gajah di wilayah KPH lainya di Aceh. 

Menurutnya, program yang telah dijalani tersebut dapat dipandang sebagai cikal bakal pengelolaan kawasan ekosistem esensial yang sedang digagas di beberapa tempat di Aceh. 

“Saya berharap, barrier yang telah dibangun ini menjadi salah satu solusi dalam penangulangan konflik masyarakat dengan gajah yang selama ini terjadi, dan pada akhirnya masyarakatlah yang harus mendapat manfaat dari hasil upaya konservasi yang dilakukan, melalui berbagai upaya pengembangan mata pencaharian termasuk ekowisata,” ujarnya. []

Tags: acehaceh jayabarrierGajah Sumatera
Previous Post

Jelang Idul Adha, Harga Daging Meugang di Pasar Induk Lambaro Stabil

Next Post

MPU Aceh Terbitkan Sembilan Poin Tata Cara Pelaksanaan Ibadah Idul Adha, Ini Isinya

Related Posts

BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem hingga Akhir Mei

by Riska Zulfira
23 Mei 2026
0

MASAKINI.CO – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi di...

Kacang Koro Jadi Alternatif Pangan, Tempe Lokal Dikembangkan di Aceh

by Aininadhirah
29 April 2026
0

MASAKINI.CO – Kacang koro mulai dilirik sebagai alternatif pangan lokal yang potensial di Aceh. Komoditas ini dinilai mampu menjadi bahan...

LKPJ 2025 Dipaparkan, Pendapatan Aceh Tembus Target

by Riska Zulfira
7 April 2026
0

MASAKINI.CO - Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, memaparkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat...

Next Post
Salat Idul Fitri di Tengah Pandemi

MPU Aceh Terbitkan Sembilan Poin Tata Cara Pelaksanaan Ibadah Idul Adha, Ini Isinya

Terlibat Prostitusi, Polisi: Artis FTV yang Ditangkap Pasang Tarif Rp30 Juta

Terlibat Prostitusi, Polisi: Artis FTV yang Ditangkap Pasang Tarif Rp30 Juta

Discussion about this post

CERITA

Dari Lahan Penggembalaan ke Destinasi Favorit, Savana Indrapuri Sedot Ribuan Pengunjung

24 Mei 2026

Dari Dapur Rumahan ke Tanah Suci, Keumamah Aceh Diburu Jemaah Haji

19 Mei 2026

Menabung dari Lumpur Sawah, Halimah Berangkat Haji di Usia 85 Tahun

12 Mei 2026

Ranup yang Perlahan Asing di Tanahnya Sendiri

7 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co

 

Memuat Komentar...