MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Jumat, Mei 29, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Headline

Indonesia Pantau Perkembangan di Lebanon Pascaledakan Dahsyat

Masa Kini by Masa Kini
7 Agustus 2020
in Headline, News
0
Ledakan Besar Tejadi di Libanon, Puluhan Warga Tewas

Foto: AFP

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Pemerintah Indonesia lewat Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) menyampaikan belasungkawa dan simpati kepada Pemerintah dan Rakyat Lebanon atas peristiwa ledakan yang terjadi di pelabuhan Beirut, Selasa (4/8/2020). Dari kejadian ini menelan korban jiwa baik yang meninggal dan luka-luka.

“Rakyat Indonesia senantiasa bersama rakyat Lebanon dalam menghadapi situasi sulit dan kesedihan ini,” kata Kemenlu dalam siaran pers diperoleh Masakini.co, Jakarta, Jumat (7/8).

RelatedPosts

Pria Bersenjata Tombak Babi Tusuk Warga di Aceh Besar, Pelaku Diamankan Polisi

51 Gempa Guncang Aceh dalam Sepekan, Aktivitas Terbanyak Terjadi di Gayo Lues

Di Antara Barak dan Doa

Kemenlu menyatakan bahwa Pemerintah Indonesia akan terus memantau perkembangan situasi di Lebanon pascaledakan. Selain itu, Menteri Luar Negara, Retno Lestari Priansari Marsudi kini terus melakukan komunikasi dengan Dubes RI di Beirut, terutama guna peroleh informasi perkembangan situasi dan memastikan keselamatan serta keamanan WNI.

“Sejauh ini, satu WNI atas nama NNE mengalami luka ringan dan telah mendapat perawatan serta kembali ke rumah,” lanjut keterangan Pers Kemenlu.

Kemenlu menyampaikan, berdasarkan dalam catatan KBRI, terdapat 1.447 WNI yang tinggal menetap di Lebanon. 1.234 orang di antaranya merupakan Kontingen Garuda yang tergabung dalam Misi Perdamaian PBB UNIFIL, sedang 213 lainnya merupakan WNI sipil.

“Kontingen Garuda yang tergabung dalam UNIFIL FC membantu penanganan pasca ledakan termasuk evakuasi korban,” tandas Kemenlu.

Sementara itu, seperti dilaporkan CNN, Kamis (6/8), terdapat 137 orang meninggal dan 5.000 orang luka-luka akibat ledakan yang terjadi di kawasan pelabuhan itu.

Perdana Menteri Lebanon Hassan Diab, mengatakan sejauh ini penyebab pasti ledakan masih diselidiki. Kini pemerintah setempat sedang fokus pada 2.750 metrik ton amonium nitrat bahan peledak yang disimpan di sebuah gudang di pelabuhan.

Diketahui, lebih dari 300 ribu orang kehilangan tempat tinggal dan terpaksa mengungsi karena ledakan dahsyat itu. [Ali L]

Tags: beirutIndonesiaKemenlukementerian Luar Negeri'LebanonLedakan Beirutledakan Lebanon
Previous Post

Pemerintah Kembangkan Ekosistem Ekonomi dan Keuangan Syariah Berbasis Pesantren

Next Post

Status State of Emergency, KBRI Minta WNI di Lebanon Tetap Waspada

Related Posts

PFI Apresiasi Diplomasi Pemerintah Bebaskan Jurnalis Foto Thoudy Badai

by Redaksi
24 Mei 2026
0

MASAKINI.CO – Pewarta Foto Indonesia (PFI) Pusat menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Indonesia, khususnya Kementerian Luar Negeri, atas keberhasilan upaya diplomasi...

Serangan Artileri di Lebanon Tewaskan Prajurit TNI, Satu Lainnya Kritis

by Riska Zulfira
30 Maret 2026
0

MASAKINI.CO – Duka menyelimuti TNI Angkatan Darat setelah satu prajurit gugur dalam misi perdamaian dunia di Lebanon Selatan. Serangan artileri...

5 Negara Paling Suka Tidur di Dunia, Indonesia Urutan Pertama

5 Negara Paling Suka Tidur di Dunia, Indonesia Urutan Pertama

by Ulfah
3 Februari 2026
0

MASAKINI.CO – Tidur bukan hanya sekadar istirahat. Menurut penelitian, tidur memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan fisik dan mental seseorang....

Next Post
Satu WNI Terluka Akibat Ledakan Dahsyat di Beirut

Status State of Emergency, KBRI Minta WNI di Lebanon Tetap Waspada

Dampak Corona, Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Triwulan II 2020 Tertekan

Discussion about this post

CERITA

Dari Lahan Penggembalaan ke Destinasi Favorit, Savana Indrapuri Sedot Ribuan Pengunjung

24 Mei 2026

Dari Dapur Rumahan ke Tanah Suci, Keumamah Aceh Diburu Jemaah Haji

19 Mei 2026

Menabung dari Lumpur Sawah, Halimah Berangkat Haji di Usia 85 Tahun

12 Mei 2026

Ranup yang Perlahan Asing di Tanahnya Sendiri

7 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co