MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Minggu, Oktober 11, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Headline

Makin Marak, Wali Kota Minta Satpol PP dan Dinsos Banda Aceh Tertibkan Pengemis

Masa Kini by Masa Kini
11 Agustus 2020
in Headline, News
0
Makin Marak, Wali Kota Minta Satpol PP dan Dinsos Banda Aceh Tertibkan Pengemis

Ilustrasi | Razia gelandangan dan pengemis atau gepeng di Kota Banda Aceh. (foto: dok masakini.co)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman mengintruksikan Satpol PP dan Dinas Sosial (Dinsos) Kota Banda Aceh menertibkan gelandangan dan pengemis (gepeng).

Menurut Aminullah, keberadaan para gepeng di Banda Aceh, sepertinya tak pernah surut, meski tidak sedikit diantara mereka yang sempat tertangkap.

RelatedPosts

KNPI Aceh Ajak Pemuda Kawal Sekolah Rakyat agar Tepat Sasaran

Polisi Tak Temukan Unsur Pidana dalam Kematian Calon Taruna Poltekpel Malahayati

Rektor UIN Ar-Raniry Lantik Sekretaris Dewas BLU hingga Ketua Prodi

Para gepeng bahkan tetap leluasa mengemis di persimpangan lampu lalu lintas, pusat perbelanjaaan, kuliner, serta berbagai tempat di sudut kota ini terindikasi mereka dimanfaatkan dan dikoordinir oleh oknum-oknum masyarakat yang memanfaatkan kecacatan mereka dalam mencari keuntungan serta mencari belas kasihan warga.

Tampak juga pemain baru, seperti segerombolan remaja bertato yang meminta-minta dengan cara memainkan gitar di sejumlah traffic light (lampu lalu lintas) di Pusat Ibu Kota Provinsi Aceh ini.

“Aktivitas mereka semakin tidak terkendali dan mulai mengganggu kenyamanan pengunjung serta pengguna jalan, kondisi itu akan muncul kesan yang tidak baik bagi Kota Banda Aceh,” kata Aminullah, Selasa (11/8).

Kondisi tersebut dinilai akan memunculkan kesan tidak baik bagi Kota Gemilang yang seharusnya menjadi barometer bagi 22 kabupaten/kota lainnya di Aceh.

Menyikapi kondisi itu Aminullah Usman, menginstruksikan Kasatpol PP dan WH Kota Banda Aceh M Hidayat SSos, bersama anggotanya serta Dinsos yang dipimpin Kabid Rehabilitasi Sosial, TM Syukri SSos MAP untuk bergerak melakukan penertiban semua gepeng di setiap sudut Kota Banda Aceh dan mendata para Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) itu.

Sebelumnya, dari penertiban yang dilakukan tim gabungan (Satpol PP dan Dinsos Banda Aceh), ada 10 gepeng yang terjaring dalam penertiban.

Dari jumlah itu ada empat orang merupakan wajah lama yang sudah berulang kali ditangkap, bahkan sudah sering mendapat sosial dari Wali Kota Banda Aceh, karena gepeng dinilai kelompok rentan yang ikut terdampak Covid-19.

Lalu, enam gepeng lainnya yang ikut terjaring merupakan ‘pemain baru’. Malah, sudah mulai ada kegiatan mengamen di beberapa area simpang lampu merah di kota yang berpenduduk kurang lebih 265.111 jiwa ini.

Aminullah menjelaskan, pada penertiban terakhir kali, para gepeng yang terjaring penertiban didominasi warga pendatang, luar Kota Banda Aceh. Mulai dari yang paling muda, berusia 15 tahun sampai yang paling tua berumur 60 tahun ikut diamankan oleh petugas.

“Semua kita bawa ke Rumah Singgah Dinsos di Gampong Lamjabat, Kecamatan Meuraxa dan disana mereka dibina. Dengan harapan mereka tidak kembali lagi ke jalan,” kata Aminullah.

Ia pun meminta pihak Satpol PP dan Dinsos kota untuk terus melakukan penertiban para gepeng. Karena, aktivitas mengemis di jalan-jalan dan pusat-pusat keramaian dan kuliner memang dilarang. Apalagi aktivitas mereka semakin tidak terkendali dan mulai mengganggu kenyamanan pengunjung serta pengguna jalan, jelasnya.

Kemudian, Aminullah juga meminta kepada warga dan pengguna jalan untuk tidak memberi apapun kepada gepeng.

“Karena, hal tersebut akan membuat mereka manja dan merasa mudah mendapatkan uang. Lalu, para warga dan pengguna jalan juga tidak tahu dampak yang ditimbulkan, baik bagi keselamatan mereka yang mengemis dengan berada di jalan serta memberi kesan tidak baik bagi kota ini,” kata Aminullah. []

Tags: Banda Acehgepengpengemis
Previous Post

Program Stimulus Listrik Diperpanjang hingga Desember 2020

Next Post

Terpapar Covid-19, Wakil Dekan FKH Unsyiah Meninggal Dunia

Related Posts

Pemerintah Catat Realisasi Penerimaan Pajak Digital Capai Rp47,18 Triliun

Belanja Online Jadi Modus Penipuan Terbanyak di Aceh, 1.294 Laporan Masuk

by Redaksi
10 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Penipuan belanja daring menjadi modus penipuan yang paling banyak dilaporkan masyarakat Aceh ke Indonesia Anti-Scam Centre (IASC), dengan...

DPRK Minta Kurikulum Diniyah Banda Aceh Diterapkan Nyata di Sekolah

by Riska Zulfira
9 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Wakil Ketua DPRK Banda Aceh, Musriadi, mendorong agar Draf Kurikulum Pendidikan Diniyah tidak sekadar menjadi dokumen, tetapi diterapkan...

Penataan Tgk Chik Pante Kulu Diarahkan Jadi Ruang Publik dan Penggerak UMKM

by Riska Zulfira
8 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Penataan Kawasan Jalan Tgk. Chik Pante Kulu, Kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh diarahkan tidak hanya untuk memperbaiki infrastruktur, tetapi...

Next Post
Terpapar Covid-19, Wakil Dekan FKH Unsyiah Meninggal Dunia

Terpapar Covid-19, Wakil Dekan FKH Unsyiah Meninggal Dunia

Pirlo Tiba, Juventus Jual Tujuh Pemain Sekaligus

Pirlo Tiba, Juventus Jual Tujuh Pemain Sekaligus

Discussion about this post

CERITA

PFI Malang Rekam Cerita di Balik Pangan Lewat Pameran Foto

25 September 2026

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co