MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Kamis, September 10, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Yuk Cek Besok Hari Tanpa Bayangan di Daerahmu

Redaksi by Redaksi
6 September 2020
in News
0
Yuk Cek Besok Hari Tanpa Bayangan di Daerahmu

ILUSTRASI/net

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Untuk Anda yang besok tak punya kegiatan, ingin membuktikan bahwa bumi itu berputar sekaligus melihat fenomena alam yang selalu terjadi setiap tahunnya, bisa melihat fenomena yang dinamakan ‘hari tanpa bayangan’.

Untuk Aceh, fenomena hari tanpa bayangan ini dapat dibuktikan mereka yang tinggal di Sabang dan Banda Aceh, secara berurutan, mulai tanggal 7 dan 8 September.

RelatedPosts

Segini Harga Emas Banda Aceh dan Langsa Hari Ini

Sejumlah Wilayah Aceh Berpotensi Hujan Lebat Disertai Angin Kencang, BMKG Imbau Waspada

Tiga Terdakwa Kasus Dugaan Kekerasan Anak di Daycare Banda Aceh Dituntut 3,5 Tahun Penjara

Untuk Anda yang berada di Sabang tepat pada pukul 12.36.40 WIB, pada hari Senin (7/9), sementara bagi Anda yang berada Banda Aceh pada hari Selasa (8/9) tepat pukul 12.3757 WIB.

Untuk membuktikannya, Anda cukup berdiri dan melihat pada bayangan yang saat itu tak akan terlihat. Kenapa ini bisa terjadi, berikut penjelasannya.

Fenomena hari tanpa bayangan menurut penjelasan Pussain Lapan terjadi karena Indonesia terbentang dari 6 derajat Lintang Utara hingga 11 derajat Lintang Selatan dan membelah garis khatulistiwa.

Dengan lokasi geografis seperti ini, Matahari akan berada di atas Indonesia ketika tengah hari pada bulan September-Oktober. Ketika Matahari berada di atas Indonesia, tidak ada bayangan yang terbentuk oleh benda tegak tidak berongga ketika tengah hari, sehingga fenomena ini dapat disebut sebagai Hari Tanpa Bayangan.

Hari tanpa bayangan terjadi di beberapa bagian Bumi, termasuk Indonesia. Ini adalah saat di mana sinar Matahari tidak menimbulkan bayangan pada benda-benda di waktu tertentu pada siang hari.

Pada saat itu, Matahari tepat berada di zenith. Zenith adalah titik di angkasa yang berada persis di atas pengamat. Cahaya Matahari benar-benar berada di posisi vertikal pada obyek sehingga bayangan pun menghilang.

Hari tanpa bayangan ini sesungguhnya merupakan fenomena yang terjadi tiap tahun, di mana dalam satu tahun terjadi dua kali.

Selain sebagai fenomena yang menarik, hari tanpa bayangan adalah sinyal akan terjadi pergantian musim. “(Hari tanpa bayangan) mulai terjadi (menandakan) terjadi perubahan musim di wilayah Indonesia,” kata Peneliti Pusat Sains Antariksa Lapan Rhorom Priyatikanto.

Peristiwa ini terjadi karena Bumi beredar mengitari Matahari pada jarak 150 juta kilometer dengan periode sekitar 365 hari. Garis edar Bumi berbentuk agak lonjong sehingga Bumi kadang bergerak lebih cepat dan kadang bergerak lebih lambat.

Bidang edar Bumi disebut sebagai bidang ekliptika. Bidang ini miring sebesar 23,4 derajat terhadap bidang ekuator Bumi. Karenanya, Matahari tampak berada di atas belahan Bumi utara selama sekitar setengah tahun dan berada di atas belahan Bumi selatan setengah tahun sisanya.

Hari tanpa bayangan terjadi dua kali setahun untuk kota-kota yang terletak di antara Garis Balik Utara (Tropic of Cancer; 23,4 derajat Lintang Utara) dan Garis Balik Selatan (Tropic of Capricorn; 23,4 derajat Lintang Selatan).

Sementara, untuk kota-kota yang terletak tepat di Garis Balik Utara dan Garis Balik Selatan akan mengalami hari tanpa bayangan hanya sekali setahun yakni ketika Solstis Juni (21/22 Juni) maupun Solstis Desember (21/22 Desember). Di luar wilayah tersebut, Matahari tidak akan berada di Zenit ketika tengah hari sepanjang tahun. []

 

DETIK

Tags: Banda Acehgaris edar bumihari tanpa bayanganPeneliti Pusat Sains Antariksa Lapan Rhorom PriyatikantoSabang
Previous Post

Abu Razak Kukuhkan Pengurus FAJI ACEH

Next Post

Pelayanan RSUD Kota Sabang Dihentikan Sementara

Related Posts

Pulau Weh Jadi Laboratorium Lapangan Peneliti Asia, Bahas Teknologi Laut Hadapi Perubahan Iklim

by Ahmad Mufti
9 September 2026
0

MASAKINI.CO – Pulau Weh, Kota Sabang, menjadi ruang belajar bagi peneliti, akademisi, dan peserta dari sejumlah negara Asia dalam Program...

Pasokan Berkurang, Harga Ayam di Banda Aceh Naik Jadi Rp75 Ribu per Ekor

by Aininadhirah
8 September 2026
0

MASAKINI.CO - Harga daging ayam di Pasar Al-Mahirah, Banda Aceh, mengalami kenaikan dalam beberapa hari terakhir. Pedagang menyebut kenaikan tersebut...

Pemko Banda Aceh Perkuat Ekosistem Talenta Digital, BAA dan GSIH Jadi Fokus

by Redaksi
5 September 2026
0

MASAKINI.CO - Pemerintah Kota Banda Aceh memperkuat pengembangan talenta dan inovasi digital daerah melalui Banda Aceh Academy (BAA) dan Garuda...

Next Post
Pelayanan RSUD Kota Sabang Dihentikan Sementara

Pelayanan RSUD Kota Sabang Dihentikan Sementara

Status Zona Merah, Pemkab Pidie Tingkatkan Razia Penggunaan Masker

Status Zona Merah, Pemkab Pidie Tingkatkan Razia Penggunaan Masker

Discussion about this post

CERITA

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co