MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Senin, Juli 13, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Nasional

Akibat Pandemi, Pengangguran Indonesia Tembus 9,7 Juta Orang

Redaksi by Redaksi
29 November 2020
in Nasional, News
0
Akibat Pandemi, Pengangguran Indonesia Tembus 9,7 Juta Orang

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah membeberkan, pandemi virus Corona (COVID-19) menyebabkan angka pengangguran Indonesia meningkat. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), ada 9,7 juta orang di Indonesia menganggur per Agustus 2020 lalu.

“Data BPS menunjukkan bahwa pada bulan Agustus 2020 ada sekitar 138 juta angkatan kerja, yang terdiri dari 128 juta penduduk yang bekerja dan 9,7 juta penganggur dengan tingkat pengangguran terbuka (TPT) mencapai 7,07%. Ada kenaikan jumlah penganggur dan TPT yang signifikan, ini akibat dampak pandemi,” ungkap Ida dalam webinar Kompas Talks dengan Kagama, Sabtu kemarin (28/11).

RelatedPosts

Satpol PP-WH Aceh Besar Perketat Pengawasan Syariat di Objek Wisata Mata Ie

Dewan Ingatkan Pemuda Banda Aceh Waspadai Perilaku Berisiko dan HIV/AIDS

Catat, Berikut Kanal Resmi OJK untuk Pengaduan dan Layanan Konsumen

Dari sisi dampak pandemi secara langsung, BPS juga mencatat 29,12 juta penduduk Indonesia dengan usia kerja yang terdampak.

“Hal ini tentu menambah beban di sektor ketenagakerjaan. Selain itu, ada tambahan 2- 2,5 juta angkatan kerja baru yang masuk ke pasar kerja setiap tahunnya,” jelas Ida.

Ida juga membeberkan, persoalan lain yang dialami di sektor ketenagakerjaan ialah kompetensi dan produktivitas pekerja Indonesia yang lebih rendah jika dibandingkan dengan negara tetangga.

“Data menunjukkan produktivitas pekerja Indonesia masih tertinggal. Menurut data ILO (International Labour Organization/Organisasi Buruh Internasional) tingkat pertumbuhan output tahunan pekerja kita masih rendah bahkan di bawah rata-rata negara dengan penghasilan menengah bawah. Tingkat produktivitas pekerja kita juga di bawah negara pesaing kita seperti Vietnam,” ungkapnya.

Selain itu, berdasarkan hasil survei yang ia sampaikan, nominal upah minimum di Indonesia pun tak sebanding dengan produktivitas yang dihasilkan pekerja Tanah Air.

“Survei yang dilakukan kepada para pelaku usaha di Indonesia hasilnya menunjukkan mayoritas responden merasa bahwa nilai upah minimum yang ditetapkan di Indonesia tidak sepadan dengan produktivitas yang dihasilkan oleh pekerja,” imbuh dia.

Adapun penyebab dari persoalan kompetensi itu ialah latar belakang pekerja Indonesia yang sebagian besar masih berpendidikan SMP ke bawah.

“Masih besarnya persentase pekerja dengan pendidikan SMP ke bawah mengakibatkan banyak pekerja yang masih memiliki skill atau kompetensi rendah. Meskipun ada sedikit angin segar untuk masa depan apabila kita melihat pada profil pemuda berumur 16-30 tahun yang bekerja, di mana sudah lebih dari 60% yang berpendidikan SMA ke atas,” pungkasnya. []

DETIK

Tags: cuci tangandata BPSingatpesanibujaga jarakkompetensi dan produktivitasMenteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyahpakai maskerpandemi Covid-19pelaku usahapengangguranpengangguran meningkattingkat pendidikan rendah
Previous Post

VIDEO | Tips Aman Belanja di Pasar Ala dr.Reisa

Next Post

Kemenag Susun Naskah untuk Khotbah Salat Jumat

Related Posts

Illiza Ajak Pelaku Usaha Sukseskan Sensus Ekonomi 2026, Data Jadi Dasar Arah Pembangunan Banda Aceh

by Riska Zulfira
16 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal mengajak seluruh pelaku usaha di Kota Banda Aceh untuk berpartisipasi aktif...

Lulusan Sarjana Penyumbang Pengangguran Terbesar di Aceh

by Aininadhirah
7 Februari 2026
0

MASAKINI.CO- Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Provinsi Aceh pada 2025 tercatat sebesar 5,60 persen. Angka tersebut menunjukkan sekitar enam dari...

BPS: Ekonomi Indonesia Tahun 2025 Tumbuh 5,11 Persen

BPS: Ekonomi Indonesia Tahun 2025 Tumbuh 5,11 Persen

by Ulfah
5 Februari 2026
0

MASAKINI.CO - Ekonomi Indonesia tahun 2025 tumbuh sebesar 5,11 persen, lebih tinggi dibandingkan capaian tahun 2024 yang mengalami pertumbuhan sebesar...

Next Post
Kemenag Susun Naskah untuk Khotbah Salat Jumat

Kemenag Susun Naskah untuk Khotbah Salat Jumat

Deadline Jokowi Soal Rencana Vaksinasi Corona

Presiden Jokowi Bubarkan 10 Lembaga Negara non-Kementerian

Discussion about this post

CERITA

Keberanian yang Mengantar Ghaisya ke Podium Emas

8 Juli 2026

Menunggu Rezeki di Bawah Tenda Musim Durian

28 Juni 2026

Dari Lahan Penggembalaan ke Destinasi Favorit, Savana Indrapuri Sedot Ribuan Pengunjung

24 Mei 2026

Dari Dapur Rumahan ke Tanah Suci, Keumamah Aceh Diburu Jemaah Haji

19 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co