MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Jumat, April 17, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Tinjau Banjir Aceh Utara, Dyah Ingatkan Pentingnya Evakuasi Warga

Masa Kini by Masa Kini
6 Desember 2020
in Daerah, News
0
Tinjau Banjir Aceh Utara, Dyah Ingatkan Pentingnya Evakuasi Warga
Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Istri Gubernur Aceh, Dyah Erti Idawati, mengingatkan pentingnya evakusi korban terdampak banjir kepada pemerintah Kabupaten Aceh Utara. 

“Kita dari pemerintah Aceh dalam hal ini Dinas Sosial memastikan agar logistik mencukupi. Kita support sembako, pemkab pastikan semua warga yang tinggal di tempat kerawanan tinggi dievakuasi semuanya,” kata Dyah saat meninjau masyarakat terdampak banjir di Kecamatan Tanah Pasir Aceh Utara, Minggu 6/12.

RelatedPosts

Sebuah Kios Terbakar di Lamnyong

Hujan Lebat dan Angin Kencang Berpotensi di Aceh 17–19 April

Mualem Kunci Dana Otsus 2,5 Persen

Dyah menyebutkan dalam tahapan awal, keselamatan seluruh warga harus diutamakan. Untuk itu peran masyarakat gampong khususnya para tokoh masyarakat sangat penting untuk mengajak seluruh warga sementara mau dievakuasi ke tempat lebih tinggi.

Di Aceh Utara, atas nama pemerintah Aceh, Dyah yang didampingi Kepala Dinas Sosial Aceh menyerahkan bantuan masa panik kepada masyarakat. Bantuan secara simbolis diserahkan langsung kepada Bupati dan Wakil Bupati Aceh Utara. Bantuan juga diserahkan kepada masyarakat Lhokseumawe yang secara simbolis diterima langsung Wali Kota. 

Diketahui 14 Kecamatan di Kabupaten Aceh Utara terdampak banjir. Total 4.964 kepala keluarga terkena efek dari bencana itu. 

Kepada Kepala Dinas Sosial Aceh, Alhudri, Dyah meminta agar segera mengkoordinasikan para relawan Tanggap Darurat Bencana (Tagana) untuk membantu proses evakuasi. Selain itu, koordinasi dengan aparat TNI dan Polri juga harus diintenskan agar seluruh masyarakat bisa segera dievakuasi dan kebutuhan di awal dan paska-bencana dapat terpenuhi. 

Alhudri menjelaskan, relawan Tagana siap membantu penuh dan bekerja membantu masyarakat. Bahkan kata dia, relawan dari kabupaten lain juga bisa diperbantukan untuk menuju ke Aceh Utara.

“Relawan kita di lapangan terus bekerja memberikan yang terbaik bagi masyarakat kita,” kata Alhudri. 

Usai menyerahkan bantuan kepada Pemkab Aceh Utara, Dyah kemudian meninjau langsung beberapa tempat di mana warga berkumpul. Kepada mereka, Dyah berpesan agar mengungsi sementara waktu sembari menunggu air surut.

“Tolong untuk sementara waktu mengungsi dulu. Lebih penting keselamatan diri daripada hal lainnya,” ujar Dyah.

Istri Gubernur Nova kemudian juga menyerahkan bantuan masa panik kepada masyarakat Kecamatan Syamtalira Aron. 

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Sunawardi, melaporkan pihaknya sudah mengirimkan bantuan uang tunai sejumlah masing-masing Rp.200 juta untuk kabupaten Aceh Utara dan Kabupaten Aceh Timur. Pihaknya juga mengirimkan perahu polyetilene untuk proses evakuasi korban.

“Tim kita juga mengantarkan logistik untuk mendukung Dinsos Aceh. Kerja di lapangan bersama Basarnas serta TNI dan Polri juga terus ditingkatkan,” kata Sunawardi. 

Camat Syamtalira Aron, Munawir, menceritakan banjir terjadi akibat hujan yang terus turun dalam beberapa hari terakhir. Minggu malam tadi kata dia air sudah melebihi tanggul. Beberapa warga pun sudah memindahkan barang ke tempat lebih tinggi.

“Pagi tadi air dari Lhoksukon naik dan sekarang membanjiri daerah ini,” kata Munawir. 

Sampai Minggu siang, masyarakat menyebutkan banjir terus meninggi, bahkan mencapai setinggi 2 meter. “Air sudah lebih tinggi dari saya. Dulu tahun 2014 dulu juga banjir, tapi ini lebih berat,” kata Mursyidah, warga setempat.

Atas nama seluruh masyarakat, Munawir memberikan apresiasi kepada pemerintah Aceh yang telah memberikan respon cepat, mengirimkan bantuan kepada masyarakat. []

Previous Post

Rumah Sakit Disebut Terancam Kolaps Jika Pilkada Tetap Digelar

Next Post

Pertama di Asia Tengara, Bio Farma Pantau Vaksin Lewat Barcode

Related Posts

Sebuah Kios Terbakar di Lamnyong

by Aininadhirah
17 April 2026
0

MASAKINI.CO - Sebuah kios di kawasan Lamnyong, Banda Aceh, terbakar sekitar pukul 11.15 WIB, Jumat (17/4/2026). Api dilaporkan sempat membesar...

BMKG Imbau Waspada Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah Indonesia 15-21 Februari

Hujan Lebat dan Angin Kencang Berpotensi di Aceh 17–19 April

by Aininadhirah
17 April 2026
0

MASAKINI.CO- Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Aceh pada 17 hingga 19 April 2026 dan...

Mualem Kunci Dana Otsus 2,5 Persen

by Redaksi
17 April 2026
0

MASAKINI.CO - Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem menegaskan kebutuhan Dana Otonomi Khusus (Otsus) Aceh minimal sebesar 2,5 persen dalam...

Next Post
Roadmap Vaksinasi Covid Masuk Tahap Finalisasi

Pertama di Asia Tengara, Bio Farma Pantau Vaksin Lewat Barcode

Prajurit TNI Gugur di Afrika, Menlu Sampaikan Belasungkawa

Laporan Kemlu: Empat WNI di Amerika Terpapar Covid-19

Discussion about this post

CERITA

Rumah Dibakar Ayah, Ibu dan Dua Anak Selamat dari Amukan Dini Hari

7 April 2026

Dari Ditolak hingga Diakui: Jalan Sunyi Inayatillah Membuktikan Perempuan Bisa Memimpin

2 April 2026

Dari Balik Tenda, Suara Wara Bongkar Realitas Pengungsi Aceh Tamiang

27 Maret 2026
Sambut Idul Fitri, Kak Na Keliling Kota Berbagi Daging Meugang

Sambut Idul Fitri, Kak Na Keliling Kota Berbagi Daging Meugang

19 Maret 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co