MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Kamis, Oktober 15, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Kasus HIV/AIDS di Banda Aceh Tembus 891, Stigma dan Pasien Putus Obat Jadi Tantangan

Riska Zulfira by Riska Zulfira
1 Juni 2026
in News
0

Ilustrasi hasil tes HIV Positif | Foto: ist

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Kasus HIV/AIDS di Kota Banda Aceh terus menjadi perhatian pemerintah. Hingga akhir Maret 2026, Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh mencatat sebanyak 891 kasus HIV/AIDS, terdiri atas 735 kasus HIV dan 156 kasus AIDS.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh, Wahyudi, mengatakan pengendalian HIV/AIDS masih menghadapi sejumlah kendala, terutama rendahnya kesadaran masyarakat untuk melakukan tes HIV serta masih adanya pasien yang menghentikan pengobatan.

RelatedPosts

Pascabanjir, BPJS Kesehatan Permudah Akses Layanan JKN di Pidie

Asap Karhutla Mulai Masuk Aceh, 10 Kabupaten/Kota Berpotensi Terdampak

Pameran Genang Hidupkan Ingatan Bencana Sumatera Lewat Instalasi Seni

“Selain penularan, tantangan terbesar saat ini adalah stigma di masyarakat dan pasien yang putus pengobatan. Padahal deteksi dini dan kepatuhan berobat sangat penting untuk mengendalikan HIV,” kata Wahyudi, Senin (1/6/2026).

Ia menjelaskan, jumlah kasus yang ditemukan dalam beberapa tahun terakhir memang cenderung meningkat. Namun, peningkatan tersebut juga dipengaruhi semakin luasnya layanan skrining HIV yang disediakan pemerintah serta meningkatnya kegiatan penjangkauan di fasilitas kesehatan dan komunitas.

Menurut Wahyudi, semakin banyak masyarakat yang menjalani tes HIV, maka semakin banyak pula kasus yang dapat ditemukan lebih awal dan segera mendapatkan penanganan. Langkah ini dinilai penting untuk mencegah penularan sekaligus meningkatkan kualitas hidup pasien.

Meski demikian, stigma dan diskriminasi terhadap orang dengan HIV/AIDS masih menjadi hambatan serius. Tidak sedikit masyarakat yang enggan memeriksakan diri karena takut mendapat penilaian negatif dari lingkungan sekitar.

Untuk menekan penyebaran HIV/AIDS, Dinkes Banda Aceh terus memperluas layanan tes HIV dan pengobatan, meningkatkan edukasi kepada masyarakat, serta memperkuat pendampingan pasien agar tetap menjalani terapi secara rutin.

Selain itu, Dinkes juga menggandeng fasilitas kesehatan, perguruan tinggi, organisasi masyarakat, dan komunitas pendamping untuk memperkuat upaya pencegahan dan pengendalian HIV/AIDS di Banda Aceh.

Wahyudi menegaskan, pengendalian HIV/AIDS tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Menurutnya, dukungan masyarakat untuk menghilangkan stigma dan mendorong deteksi dini menjadi kunci penting dalam menekan penyebaran kasus di masa mendatang.

Tags: AIDS Banda AcehDinkes Banda AcehHIV Banda Acehkesehatan masyarakattes HIV
Previous Post

Sekda Aceh: Pancasila Jadi Jangkar Bangsa Hadapi Gejolak Global

Next Post

Karhutla di Lima Kabupaten, Polisi Buru Pelaku Pembakaran Lahan

Related Posts

Asap Karhutla Mulai Masuk Lhokseumawe, Warga Diimbau Pakai Masker

by Riska Zulfira
15 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari Sumatera Selatan hingga Kalimantan mulai menurunkan kualitas udara di Kota Lhokseumawe,...

Kasus HIV/AIDS di Banda Aceh Capai 942, Kader Remaja Diminta Jadi Edukator Sebaya

by Ahmad Mufti
1 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Kasus HIV/AIDS di Kota Banda Aceh tercatat mencapai 942 kasus secara kumulatif sejak 2008 hingga 2026. Angka tersebut...

Dinkes Banda Aceh Temukan 9,22 Persen Remaja Putri Anemia

by Riska Zulfira
25 September 2026
0

MASAKINI.CO - Hasil skrining kesehatan di Kota Banda Aceh menunjukkan masih ditemukan anemia pada remaja putri. Dari siswi kelas VII...

Next Post

Karhutla di Lima Kabupaten, Polisi Buru Pelaku Pembakaran Lahan

Timnas Indonesia Masuk EA Sports FC, Kemenpora Sebut Industri Olahraga Makin Mendunia

Discussion about this post

CERITA

Kisah Abdul Majid, 21 Tahun Menyambung Alas Kaki demi Menghidupi Keluarga

14 Oktober 2026

PFI Malang Rekam Cerita di Balik Pangan Lewat Pameran Foto

25 September 2026

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co