MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Kamis, Oktober 15, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Jurnalis Sumatera Utara & Aceh Ikut Pelatihan Jurnalistik Investigasi

Masa Kini by Masa Kini
23 November 2021
in News
0
Jurnalis Sumatera Utara & Aceh Ikut Pelatihan Jurnalistik Investigasi

Jurnalis Sumatera Utara dan Aceh mengikuti pelatihan jurnalistik investigasi terkait lingkungan yang digelar Sumatera Tropical Forest Journalism (SFTJ) di Explore Sumatera River Camp Sei Bingai, Kabupaten Langkat. (foto: untuk masakini.co)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Sumatera Tropical Forest Journalism (SFTJ) dan Yayasan Orangutan Sumatera Lestari-Orangutan Information Centre (YOSL-OIC) mengelar Pelatihan Jurnalistik Investigasi di Explore Sumatera River Camp Sei Bingai, Kabupaten Langkat, Senin (22/11/2021).

Pelatihan diikuti para jurnalis di Sumatera Utara dan Aceh, baik jurnalis televisi, cetak dan media online. Jurnalis yang mengikuti pelatihan jurnalistik investigasi ini juga tergabung dalam komunitas penggiat lingkungan hidup.

RelatedPosts

Delapan Pelanggar Syariat Islam Dicambuk di Banda Aceh, Empat di Antaranya 100 Kali

Harga Emas Perhiasan di Banda Aceh Bertahan Rp7,56 Juta per Mayam

Asap Karhutla Turunkan Jarak Pandang di Aceh Utara hingga 2–3 Kilometer

Pelatihan tersebut dihadiri oleh Founder YOSL-OIC Panut Hadisiswoyo, Founder STFJ Bambang Saswanda dan Direktur STFJ Rahmad Suryadi. Narasumber yang dihadirkan dalam pelatihan ini adalah jurnalis majalah Tempo, Mustafa Silalahi (Moses) dan Indra Jati dari Watchdoc.

Panut Hadisiswoyo mengatakan, pelatihan jurnalistik investigasi sangat dibutuhkan dalam sebuah gerakan konservasi yang saat ini dihadapkan dengan berbagai persoalan.

“Dengan pelatihan jurnalistik investigasi ini kiranya membangun sebuah gerakan jurnalistik yang sistemik untuk  membangun sebuah upaya konservasi,” katanya.

Dia menegaskan, kondisi saat ini sangat genting hingga diperlukan langkah serius dan nyata dalam upaya konservasi.

“Kondisinya sangat urgent, kita butuh muatan jurnalis yang profesional untuk menghadapi segala persoalan. Semoga pelatihan jurnalistik investigasi ini menjadikan jurnalis yang profesional dan berintegritas,” ujarnya.

Direktur STFJ Rahmad Suryadi, menyebutkan kegiatan pelatihan ini diselenggarakan oleh kolaborasi STFJ dengan YOSL- OIC. Pemateri merupakan wartawan senior Tempo, Mustafa Silalahi yang kaya akan pengalaman melakukan jurnalistik investigasi dan Produser Watchdoc, Indra Jati.

“Tujuan pelatihan jurnalistik investigasi ini sebagai upaya kita untuk berperan dalam mengawal konservasi bisa berjalan dengan baik. Banyak harapan agar para jurnalis berperan dalam konservasi. Sebab, dunia, hutan, satwa saat ini kondisinya sekarang tidak dalam keadaan baik-baik saja,” tuturnya.

Rahmad mengatakan, banyaknya kasus konflik satwa dengan manusia juga menjadi tantangan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat agar kasus serupa tak terus terjadi. Seperti belakangan ini, sering terjadinya konflik harimau dan manusia, serta gajah yang terjerat hingga berujung kematian.

“Ini tidak boleh terjadi lagi. Peran kita sangat besar dalam konservasi ini. Semoga dengan pelatihan ini memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada masyarakat agar konservasi dapat lebih baik lagi,” ujar Rahmad, yang juga Ketua PFI Medan itu.

Mustafa Silalahi dalam pemaparannya menjelaskan, dalam peliputan investigasi penting dilakukan riset sebelum melakukan investigasi ke lapangan.

“Untuk melakukan liputan investigasi harus terlebih dahulu melakukan riset, mencari data awal, perencanaan liputan, pengumpulan informasi atau bukti verifikasi dan analisis, serta konfirmasi,” ujarnya.

Reporter: Eno Sunarno

Tags: acehjurnalisPelatihan Jurnalistik InvestigasiSumatera Tropical Forest Journalism (SFTJ)Sumatera Utara
Previous Post

Menantu Presiden, Bobby Nasution Pimpin Apeksi Wilayah 1

Next Post

Panglima Laot di Kota Sabang Dapat Bantuan Sepmor dari Wali Kota

Related Posts

BPJS Ketenagakerjaan Buka Akses Pembiayaan Rumah hingga Rp500 Juta bagi Pekerja di Aceh

by Redaksi
29 September 2026
0

MASAKINI.CO – Peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan di Aceh kini dapat memanfaatkan program Manfaat Layanan Tambahan (MLT) Perumahan untuk memperoleh fasilitas...

Aceh Raih Peringkat Empat MTQ Nasional

by Riska Zulfira
20 September 2026
0

MASAKINI.CO – Setelah 23 tahun, kafilah Aceh kembali menembus empat besar nasional pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional. Aceh mengakhiri...

Banjir dan Longsor Landa Tiga Kabupaten di Aceh, Mualem Minta Warga Waspada

by Riska Zulfira
15 September 2026
0

MASAKINI.CO – Banjir dan longsor melanda sejumlah wilayah di Gayo Lues, Aceh Tenggara, dan Aceh Tengah pada 13-14 September 2026....

Next Post
Panglima Laot di Kota Sabang Dapat Bantuan Sepmor dari Wali Kota

Panglima Laot di Kota Sabang Dapat Bantuan Sepmor dari Wali Kota

2 Korban Tertimbun Longsor di Gayo Lues Ditemukan Meninggal Dunia

2 Korban Tertimbun Longsor di Gayo Lues Ditemukan Meninggal Dunia

Discussion about this post

CERITA

Kisah Abdul Majid, 21 Tahun Menyambung Alas Kaki demi Menghidupi Keluarga

14 Oktober 2026

PFI Malang Rekam Cerita di Balik Pangan Lewat Pameran Foto

25 September 2026

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co