MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Senin, September 21, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

2 Mortir Ditemukan di Aceh Tenggara, Diduga Sisa Kolonial Belanda

Alfath Asmunda by Alfath Asmunda
18 Mei 2022
in News
0
2 Mortir Ditemukan di Aceh Tenggara, Diduga Sisa Kolonial Belanda

Dua mortir diduga sisa perang masa kolonial Belanda ditemukan di Aceh Tenggara. (foto: Polda Aceh)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Seorang warga yang berprofesi sebagai petani di Kabupaten Aceh Tenggara, menemukan dua mortir di pinggir sungai. Mortir ini diduga sisa perang pada masa kolonial Belanda.

“Perkiraan sementara, mortir yang ditemukan itu merupakan sisa perang pada masa kolonial Belanda,” kata Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Winardy, Rabu (18/5/2022).

RelatedPosts

10 Bulan Terputus, Jembatan Permanen Kutablang Akhirnya Beroperasi

Mardiono Lantik Pengurus PPP se Aceh Periode 2026-2031

Boat Ditemukan Tanpa Nelayan, Pria 60 Tahun Diduga Hilang di Perairan Sigli

Dia menjelaskan, dua mortir tersebut ditemukan petani inisial MA (49 tahun) di pinggir sungai di Desa Simpur, Kecamatan Ketambe, Aceh Tenggara, pada Selasa (17/5/2022).

MA kemudian melaporkan temuan mortir ini ke Pos Polisi (Pospol) Ketambe. Usai melihat langsung ke lokasi, polisi di Pospol Ketambe meneruskan informasi tersebut ke Polsek Badar.

Selang beberapa waktu kemudian, sejumlah polisi Polres Aceh Tenggara turun ke lokasi untuk mengamankan benda berbahaya itu dan memasang garis polisi.

Saat ini, tutur Kombes Pol Winardy, lokasi penemuan dua mortir sudah diamankan polisi setempat. Dia belum bisa memberikan keterangan apakah 2 mortir yang tampak berkarat ini masih aktif meledak.

“Sebab masih menunggu tim Jihandak Satbrimob Polda Aceh tiba di lokasi untuk melakukan penanganan lebih lanjut,” ujarnya.

Tags: Aceh TenggaraKolonial BelandaMortir
Previous Post

BRI Jadi Perusahaan Publik Terbesar di Indonesia oleh Forbes Global 2000

Next Post

Petugas Penyelenggara Haji Embarkasi Aceh Dilantik

Related Posts

Banjir dan Longsor Landa Tiga Kabupaten di Aceh, Mualem Minta Warga Waspada

by Riska Zulfira
15 September 2026
0

MASAKINI.CO – Banjir dan longsor melanda sejumlah wilayah di Gayo Lues, Aceh Tenggara, dan Aceh Tengah pada 13-14 September 2026....

Menteri Wihaji Tinjau Dapur MBG di Aceh Tenggara, Fokus Cegah Stunting

by Riska Zulfira
3 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN RI, Wihaji, turun langsung meninjau operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pulonas...

Belasan Rumah Terbakar di Babul Makmur, Tujuh Rusak Berat

by Redaksi
28 Mei 2026
0

MASAKINI.CO - Kebakaran melanda permukiman warga di Desa Kute Bakti, Kecamatan Babul Makmur, Kabupaten Aceh Tenggara, Kamis (28/5/2026) siang. Sebanyak...

Next Post
Petugas Penyelenggara Haji Embarkasi Aceh Dilantik

Petugas Penyelenggara Haji Embarkasi Aceh Dilantik

DPRA Sarankan Pemerintah Aceh Pakai Dana BTT Tangani Wabah PMK

DPRA Sarankan Pemerintah Aceh Pakai Dana BTT Tangani Wabah PMK

Discussion about this post

CERITA

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co