MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Selasa, Maret 10, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

2 Mortir Ditemukan di Aceh Tenggara, Diduga Sisa Kolonial Belanda

Alfath Asmunda by Alfath Asmunda
18 Mei 2022
in News
0
2 Mortir Ditemukan di Aceh Tenggara, Diduga Sisa Kolonial Belanda

Dua mortir diduga sisa perang masa kolonial Belanda ditemukan di Aceh Tenggara. (foto: Polda Aceh)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Seorang warga yang berprofesi sebagai petani di Kabupaten Aceh Tenggara, menemukan dua mortir di pinggir sungai. Mortir ini diduga sisa perang pada masa kolonial Belanda.

“Perkiraan sementara, mortir yang ditemukan itu merupakan sisa perang pada masa kolonial Belanda,” kata Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Winardy, Rabu (18/5/2022).

RelatedPosts

Ustadz Adi Hidayat: Bangun Setiap Malam Ramadan untuk Menggapai Lailatul Qadr

BPJS Ketenagakerjaan Banda Aceh Lakukan Kerja Sama dengan RS Putri Bidadari

Pentingnya Menjaga Silaturrahmi di Bulan Ramadan

Dia menjelaskan, dua mortir tersebut ditemukan petani inisial MA (49 tahun) di pinggir sungai di Desa Simpur, Kecamatan Ketambe, Aceh Tenggara, pada Selasa (17/5/2022).

MA kemudian melaporkan temuan mortir ini ke Pos Polisi (Pospol) Ketambe. Usai melihat langsung ke lokasi, polisi di Pospol Ketambe meneruskan informasi tersebut ke Polsek Badar.

Selang beberapa waktu kemudian, sejumlah polisi Polres Aceh Tenggara turun ke lokasi untuk mengamankan benda berbahaya itu dan memasang garis polisi.

Saat ini, tutur Kombes Pol Winardy, lokasi penemuan dua mortir sudah diamankan polisi setempat. Dia belum bisa memberikan keterangan apakah 2 mortir yang tampak berkarat ini masih aktif meledak.

“Sebab masih menunggu tim Jihandak Satbrimob Polda Aceh tiba di lokasi untuk melakukan penanganan lebih lanjut,” ujarnya.

Tags: Aceh TenggaraKolonial BelandaMortir
Previous Post

BRI Jadi Perusahaan Publik Terbesar di Indonesia oleh Forbes Global 2000

Next Post

Petugas Penyelenggara Haji Embarkasi Aceh Dilantik

Related Posts

Diduga Jual Kulit Harimau Rp80 Juta, Warga Aceh Tenggara Jalani Proses Hukum

by Redaksi
23 Januari 2026
0

MASAKINI.CO - Seorang petani asal Kabupaten Aceh Tenggara, berinisial S, resmi diserahkan ke jaksa penuntut umum setelah diduga terlibat dalam...

BMKG Deteksi Satu Titik Panas di Aceh, Berada di Aceh Tenggara

by Aininadhirah
21 Desember 2025
0

MASAKINI.CO - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda Banda Aceh mencatat satu titik...

Dua Pengedar Sabu di Aceh Tenggara Ditangkap Polisi

Dua Pengedar Sabu di Aceh Tenggara Ditangkap Polisi

by Ulfah
26 September 2025
0

MASAKINI.CO - Dua pengedar sabu di Kabupaten Aceh Tenggara ditangkap Satresnarkoba Polres setempat. Keduanya berinisial AS (50) dan H (45),...

Next Post
Petugas Penyelenggara Haji Embarkasi Aceh Dilantik

Petugas Penyelenggara Haji Embarkasi Aceh Dilantik

DPRA Sarankan Pemerintah Aceh Pakai Dana BTT Tangani Wabah PMK

DPRA Sarankan Pemerintah Aceh Pakai Dana BTT Tangani Wabah PMK

Discussion about this post

CERITA

Sepi Pembeli, Nurmala Tetap Setia Menjual Wajan Tanah Liat

9 Maret 2026

Belajar Menerima “Tidak”: Pelajaran Kedewasaan dari Sebuah Penolakan

8 Maret 2026

Kisah Saidah: Hanya Sempat Menyusui Sehari, Lalu Kehilangan Selamanya

3 Maret 2026

Singkirkan 4.000 Peserta, Reza Wakili Indonesia ke Rusia

27 Februari 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co