MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Sabtu, September 12, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Nasional

Ingin Bangun Madrasah Negeri, Filipina Berguru ke Madrasah dan Pesantren di Indonesia

Ahlul Fikar by Ahlul Fikar
19 September 2022
in Nasional, News
0
Ingin Bangun Madrasah Negeri, Filipina Berguru ke Madrasah dan Pesantren di Indonesia

Dirjen Pendis Bersama Direktur Jenderal Pendidikan Umum, Abdullah P. Salik, Jr. dan Dirjen Madaris Tahir G. Nalg asal Filipina. (Foto: Humas Ditjen Pendis untuk masakini.co)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Kementerian Pendidikan Dasar, Menengah dan Teknik dari Bangsamoro Autonomous Region in Muslim Mindanao (MBHTE BARMM) Filipina berencana membangun Madrasah Negeri di negara Mutiara Laut Orien. Mereka berguru ke Indonesia dalam hal membangun, membuat kebijakan serta implementasi kebijakan.

Saat berkunjung ke Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Ditjen Pendis) Kementerian Agama RI (Kemenag) di Jakarta, rombongan yang terdiri dari 16 rombongan ini diterima oleh Direktur Jenderal (Dirjen) Pendis Muhammad Ali Ramdhani.

RelatedPosts

Debit Mata Ie Menurun, Pelayanan Air Bersih Sejumlah Pelanggan Aceh Besar Terdampak

Diabetes Mulai Menyerang Usia Muda, Kebiasaan Minum Soft Drink Perlu Diwaspadai

Indonesia Jadi Satu dari Tujuh Negara yang Luncurkan Rencana Aksi Perikanan Skala Kecil

Dalam sambutannya, Prof Dhani -sapaan akrabnya- menjelaskan bahwa rombongan yang sedang berguru alias benchmarking ini akan melakukan kunjungan ke beberapa lembaga Pendidikan Islam di Pondok Pesantren Al Hamid Jakarta Timur, Ke Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 4 Jakarta dan MAN Insan Cendekia (IC) Serpong Tangerang Selatan.

Dhani yang didampingi seluruh Direktur di Pendis nampak menyambut dengan hangat rombongan dari MBHTE BARMM dan diskusi hingga sesi tanya jawab berjalan baik dan delegasi sangat antusias.

Dhani menjelaskan, bahwa saat ini Kemenag melayani sebanyak lebih dari 77.000 lembaga madrasah, sebanyak 700 lembaga Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) baik negeri maupun swasta dan melayani 35.000-an Pondok Pesantren yang tersebar diseluruh penjuru Indonesia.

“Ini adalah angka luar biasa dan semua ini ditangani secara struktural oleh Ditjen Pendis. Sehingga bisa dikatakan ini adalah Direktorat paling besar di Indonesia,” Kata Prof Dhani di Kantor Kementerian Agama RI, Jalan Lapanga Banteng Barat, Jakarta, Selasa (13/9/2022).

Selain itu, Guru Besar UIN Sunan Gunung Djati Bandung ini menjelaskan bahwa, praktik baik alias berguru tentang penyelenggaraan madrasah ini juga selayaknya bisa lakukan pihak Kemenag sendiri, artinya tidak ada salahnya berguru ke Filipina khususnya ke Moro.

“Sebetulnya, benchmarking penting, karena kita saat ini melakukan terobosan bahwa ada tantangan kepada generasi dimasa depan. Lalu, kurikulum kami rancang, agar mampu menjawab masa depan anak madrasah. Maka, di Madrasah Aliyah kami lakuka rekontrusksi kurikulum dengan cambridge shingga alumni diterima di kampus terkemuka di dunia,” papar Dhani.

Dihadapan delegasi asal Filipina, Dhani juga menjelaskan bahwa madrasah di Indonesia pada dasrnya adalah sekolah pada umumnya. Namun, yang membedakan adalah satu, tambahan pelajaran agama. “Bedanya satu, bahwa kami menambahkan pelajaran agama sebagai inti penyelenggaraan madrasah. Sehingga kami tidak merubah, tapi menambah.” Tukas Alumi ITB Bandung ini.

Dirjen Madaris Bangsamoro Filipina mengungkapkan bahwa, alasan mereka berguru ke Indonesia ini karena karena Indonesia merupakan negara dengan penduduk muslim yang terbesar di dunia. “Selain itu, kami bisa menginterpretasikan kata ‘moderasi’ dengan Indonesia,” tukas Tahir.

Selanjutnya, Tahir mengungkapkan bahwa lulusan madrasah yang ada di Bangsamoro saat ini masih mengalami kesulitan untuk mendapatkan pekerjaan. Oleh penyedia, lanjutnya lagi, bahwa lapangan kerja untuk lulusan Madaris alias Madrasah dari Bangsamoro ia akui masih kesulitan untuk mendapatkan kesempatan yang sama dengan sekolah umum.

“Kita ingin belajar, bagaimana lulusan pesantren dan madrasah dapat berkancah di dunia kerja layaknya lulusan sekolah umum,” jelasnya Tahir G Nalg.

Rombongan yang tergabung dalam MBHTE BARMM berkunjung ke 4 lembaga Pendidikan sejak Senin awal pekan ini, Selanjutnya mereka berkunjung ke Madrasah Istiqlal di Kompleks Masjid Istiqlal Jakarta. Dalam kunjunga tersebut didampingi oleh konsultan pendidikan, Bahrul Hayat, Kasubdit Kurikulum dan Evaluasi KSKK Madrasah, Suwardi, Kasubdit Kelembagaan KSKK Madrasah, Papay Supriatna.

Dalam kunjunga ke beberapa lembaga Pendisika Islam, baik madrasah hinga pesantren, Dirjen Madarasai Bangsamoro ini mengakui bahwa timnya sangat terkesan dan banyak belajar dari kunjungan-kunjungan yang telah mereka lakukan.

“Kami sangat berharap bisa mengadopsi hal hebat yang diterapkan oleh sistem pendidikan Islam di Indonesia. Kedepannya, semoga kami bisa mengirim delegasi kami untuk belajar langsung di madrasah dan pesantren di Indonesia agar langsung bisa diterapkan di madrasah kami,” tutup Tahir di Tangerang Selatan, Selasa (13/09/2022).

Tags: filipinaKemenag RIPendidikan Islampendis kemenag
Previous Post

Di Aceh Utara, Warga Temukan Bom Rakitan Sisa Konflik

Next Post

De Javu Andika: Pengalaman Bawa Persiraja ke Liga 1, Kini Ingin Ulangi Bersama Semen Padang FC

Related Posts

Pendaftaran Peserta PPSN VI Tahun 2026 Dibuka, Kanwil Kemenag Diminta Segera Daftarkan Kontingen

Pendaftaran Peserta PPSN VI Tahun 2026 Dibuka, Kanwil Kemenag Diminta Segera Daftarkan Kontingen

by Ahlul Fikar
8 September 2026
0

MASAKINI.CO - Pendaftaran peserta Perkemahan Pramuka Santri Nusantara (PPSN) VI Tahun 2026 resmi dibuka. Proses pendaftaran peserta dilaksanakan secara daring melalui...

Pembuka HUT ke-81 RI, Zikir dan Doa Kebangsaan Satukan Ribuan Jemaah di Monas

by Ahlul Fikar
2 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah menggelar Zikir dan Doa Kebangsaan di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Sabtu (1/8/2026) malam, sebagai pembuka rangkaian...

Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 H pada 21 Maret 2026

Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 H pada 21 Maret 2026

by Ulfah
19 Maret 2026
0

MASAKINI.CO - Pemerintah menetapkan 1 Syawal 1447 H pada Sabtu (21/3/2026). Penetapan ini diputuskan dalam sidang isbat yang dipimpin Menteri...

Next Post
De Javu Andika: Pengalaman Bawa Persiraja ke Liga 1, Kini Ingin Ulangi Bersama Semen Padang FC

De Javu Andika: Pengalaman Bawa Persiraja ke Liga 1, Kini Ingin Ulangi Bersama Semen Padang FC

Ratna Wangsa, Sang Arsitek Sultan Iskandar Muda

Ratna Wangsa, Sang Arsitek Sultan Iskandar Muda

Discussion about this post

CERITA

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co