MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Minggu, September 27, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Mencegah Risiko Stunting di Aceh dengan 5 Pilar STBM

Ahlul Fikar by Ahlul Fikar
6 November 2022
in Daerah
0
Mencegah Risiko Stunting di Aceh dengan 5 Pilar STBM

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinas Kesehatan Aceh, Sulasmi. (foto: masakini.co/Alul)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Pemerintah lewat Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 3 Tahun 2014 telah menyusun strategi nasional agar masyarakat terbiasa hidup bersih. Pola itu disebut Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM).

Lewat STBM ini, pemerintah menaruh lima pilar khusus untuk mengubah perilaku masyarakat agar hidup bersih dan sehat. Di antaranya tidak buang air besar sembarangan; cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir; pengelolaan air minum dan makanan rumah tangga; pengelolaan sampah rumah tangga; dan pengelolaan limbah cair rumah tangga.

RelatedPosts

Nagan Raya Siapkan Pembentangan Merah Putih 24 Km, Presiden Prabowo Diundang

Serapan Anggaran Bencana Aceh Capai Rp498,25 Miliar, Naik Rp41,16 Miliar Sepekan

Bireuen Anggarkan Rp13,6 Miliar untuk Penghasilan 3.745 PPPK Paruh Waktu

Di Indonesia, perilaku warga yang membuang tinja sembarangan masih saja terjadi, tak terkecuali di Provinsi Aceh. Tindakan ini memicu lingkungan tempat tinggal dipenuhi lalat yang membawa ragam penyakit.

“Lalat-lalat itu hinggap di makanan yang kemudian kita makan,” kata Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinas Kesehatan Aceh, Sulasmi, Minggu (6/11).

Menurut Sulasmi, makanan yang dihinggapi lalat besar kemungkinannya membawa serta penyakit, semisal diare.

Dia menuturkan, kondisi lingkungan dari tempat tinggal yang sehat akan berbanding lurus dengan tingkat kesehatan warganya. Oleh sebab itu, tutur Sulasmi, STBM perlu diterapkan sebagai bentuk pendekatan partisipatif yang mendorong warga berpikir dalam mengambil tindakan untuk meninggalkan kebiasaan buang air besar mereka di sembarang tempat.

Secara garis besar tujuan dari STBM, tutur Sulasmi, adalah untuk mencegah penyakit berbasis lingkungan, memberdayakan hidup bersih dan sehat, meningkatkan kemampuan masyarakat, serta meningkatkan akses air minum dan sanitasi dasar.

“Sebab lingkungan merupakan tempat hidup dan tempat manusia melakukan aktivitasnya sehari-hari, sehingga lingkungan dan kesehatan bagi manusia memiliki kaitan yang sangat erat,” ujarnya.

Sulasmi berharap, masyarakat Aceh kian sadar bahwa menjaga lingkungan tempat tinggal agar bersih dan sehat bukan demi kebaikan diri semata, tapi juga berimplikasi kepada semua pihak yang menetap di sana.

Terlebih provinsi di ujung barat Indonesia ini, sedang menyatakan ‘perang’ terhadap stunting yang punya korelasi erat jika masyarakat sadar menerapkan 5 pilar STBM itu.

Namun jika tidak, ungkap Sulasmi, stunting tetap akan jadi ancaman utama terhadap kualitas manusia di Aceh, yang berpengaruh besar terhadap daya saing generasi di kemudian hari.

Tags: Dinkes AcehSanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM)Stunting
Previous Post

Legend Sigupai Gilas Aceh Besar Selection 7-1

Next Post

BRI Kembali Buka Program Management Trainee

Related Posts

Cegah Stunting, Pidie Jaya Bangun Jamban Sehat untuk Keluarga Rawan Stunting

by Redaksi
26 September 2026
0

MASAKINI.CO – Upaya pencegahan stunting di Kabupaten Pidie Jaya tidak hanya diarahkan pada edukasi keluarga, tetapi juga perbaikan sanitasi. Salah...

Cegah Penyakit Bawaan, Jemaah Haji Aceh Dipantau 14 Hari Setelah Pulang

by Riska Zulfira
15 Juni 2026
0

MASAKINI.CO - Dinas Kesehatan Aceh menyiagakan sistem pemantauan kesehatan selama 14 hari bagi jemaah haji yang kembali ke Tanah Air....

Presiden Yakin MBG Akan Berhasil dan Gerakkan Ekonomi Desa

by Ahlul Fikar
4 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Presiden Prabowo Subianto menyatakan keyakinannya bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan berhasil dan memberikan dampak besar, tidak...

Next Post
BRI Kembali Buka Program Management Trainee

BRI Kembali Buka Program Management Trainee

UMKM Expo Resmi Ditutup, Transaksi Produk Capai Rp10 M

UMKM Expo Resmi Ditutup, Transaksi Produk Capai Rp10 M

Discussion about this post

CERITA

PFI Malang Rekam Cerita di Balik Pangan Lewat Pameran Foto

25 September 2026

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co