MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Senin, April 13, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Rumoh Gizi Gampong, Benteng Asa Mencegah Stunting

Ahlul Fikar by Ahlul Fikar
14 November 2022
in News
0
Rumoh Gizi Gampong, Benteng Asa Mencegah Stunting

Peresmian Rumoh Gizi Gampong atau RGG di salah satu desa di Pidie Jaya, Aceh. (foto: istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Gampong (Desa) Lamlagang, Kecamatan Banda Raya, Kota Banda Aceh, menjadi desa pertama pilot project implementasi program Rumoh Gizi Gampong (RGG) di Aceh, yang diresmikan tahun lalu.

Pemerintah Aceh menaruh harapan pada RGG ini agar menjadi salah satu benteng pencegahan dan penanganan stunting. Bak gayung bersambut, sejumlah gampong di Aceh pun mulai melirik untuk mendirikan RGG yang dinilai punya manfaat ini.

RelatedPosts

Mengenal Desil, Begini Cara BPS Petakan Tingkat Kesejahteraan Penduduk

UIN Ar-Raniry Siap Jadi Pelopor Zona Kuliner Halal di Kampus

Aceh Siaga Bencana Hidrometeorologi, Posko Diminta Aktif 24 Jam hingga 20 April 2026

“Rumoh Gizi Gampong dasarnya itu untuk memberikan edukasi tentang gizi bagi seluruh masyarakat gampong,” kata Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan (Dinkes) Aceh, dr Sulasmi, Senin (14/11).

Menurut Sulasmi, progam RGG itu dilakukan dengan memberdayakan masyarakat gampong melalui model intervensi pencegahan dan penanganan stunting secara terintegrasi di level desa.

Dia menyebut, hasil Pemantauan Status Gizi (PSG) tahun 2017 menunjukkan bahwa prevalensi stunting pada balita sebesar 29,6 persen dan balita kurus sebanyak 9,5 persen. Hal itu berpengaruh pada gangguan tumbuh kembang bayi dan anak usia di bawah dua tahun (baduta).

Menurut Sulasmi, merujuk dari data tersebut diperlukan perhatian serius untuk menanggulanginya karena, usia di bawah dua tahun merupakan masa yang amat penting sekaligus masa kritis dalam proses tumbuh kembang anak.

“Baik perkembangan fisik maupun kecerdasan anak,” ujarnya.

Oleh sebab itulah, ungkapnya, kehadiran RGG dianggap perlu sebagai bagian dari upaya pemerintah mengedukasi tentang gizi kepada masyarakat.

Kehadiran RGG di desa-desa di Aceh, selain mengedukasi terkait gizi, juga untuk memantau tumbuh kembang anak sehingga melahirkan generasi yang jauh dari stunting.

“Apalagi pemerintah Indonesia menargetkan angka stunting pada 2024 bisa turun hingga 14 persen,” jelasnya.

Dinkes Aceh, tutur Sulasmi, berharap masyarakat dapat berperan aktif dalam program RGG tersebut. Sebab, apabila program berjalan secara maksimal, maka akan berdampak baik bagi perkembangan generasi Aceh kedepannya.

Sulasmi menyebut upaya penurunan angka stunting di Aceh menyasar tiga sasaran, yaitu; remaja putri, ibu hamil dan balita. Mereka ada dalam bagian intevensi spesifik pemerintah dalam mencegah stunting.

“Remaja putri, ibu hamil dan balita harus diberi asupan gizi yang cukup untuk perkembangannya, karena ketiga orang ini punya kaitannya dalam pencegahan stunting,” katanya.

Tiga kelompok sasaran program intervensi spesifik penurunan stunting ini, harap Sulasmi dapat berperan aktif di RGG sebagai tempat mereka untuk berkonsultasi masalah gizi.

Tags: acehDinkes AcehGiziIntervensi SpesifikRumoh Gizi Gampong (RGG)Stunting
Previous Post

Joe Biden Hadiri KTT G20, Mengaku Senang Disambut dengan Tarian Bali

Next Post

Dorong Kemajuan Sepakbola Barsela, Waketum PSSI Aceh: Kekuatan Sepakbola Harus Merata

Related Posts

LKPJ 2025 Dipaparkan, Pendapatan Aceh Tembus Target

by Riska Zulfira
7 April 2026
0

MASAKINI.CO - Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, memaparkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat...

Stok Hewan Meugang Idul Fitri di Aceh Aman, Sapi Capai 16.381 Ekor

Untuk Kedua Kali, Presiden Salurkan Sapi Meugang ke Aceh Jelang Idulfitri

by Riska Zulfira
18 Maret 2026
0

MASAKINI.CO - Presiden Prabowo Subianto kembali menyalurkan bantuan sapi untuk tradisi meugang di Aceh menjelang Idulfitri 1447 Hijriah. Ini menjadi...

Lebih dari Dua Bulan Pascabencana, 13 Desa di Aceh Masih Gelap Tanpa Listrik

by Riska Zulfira
11 Februari 2026
0

MASAKINI.CO - Sebanyak 13 desa di wilayah terdampak bencana di Aceh hingga kini masih belum teraliri listrik. Padahal, bencana telah...

Next Post
Dorong Kemajuan Sepakbola Barsela, Waketum PSSI Aceh: Kekuatan Sepakbola Harus Merata

Dorong Kemajuan Sepakbola Barsela, Waketum PSSI Aceh: Kekuatan Sepakbola Harus Merata

Cari Bibit Bulutangkis, Safaruddin Gagas Barsela Cup I

Cari Bibit Bulutangkis, Safaruddin Gagas Barsela Cup I

Discussion about this post

CERITA

Rumah Dibakar Ayah, Ibu dan Dua Anak Selamat dari Amukan Dini Hari

7 April 2026

Dari Ditolak hingga Diakui: Jalan Sunyi Inayatillah Membuktikan Perempuan Bisa Memimpin

2 April 2026

Dari Balik Tenda, Suara Wara Bongkar Realitas Pengungsi Aceh Tamiang

27 Maret 2026
Sambut Idul Fitri, Kak Na Keliling Kota Berbagi Daging Meugang

Sambut Idul Fitri, Kak Na Keliling Kota Berbagi Daging Meugang

19 Maret 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co