MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Senin, Agustus 24, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Momen Milad ke-61 USK, PKGB Raih Akreditasi A

Ahlul Fikar by Ahlul Fikar
18 Desember 2022
in News
0
Momen Milad ke-61 USK, PKGB Raih Akreditasi A

Pusat Riset Konservasi Gajah dan Biodiversitas Hutan (PKGB) Universitas Syiah Kuala (USK) meraih status akreditasi A. (foto: untuk masakini.co)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Pusat Riset Konservasi Gajah dan Biodiversitas Hutan (PKGB) Universitas Syiah Kuala (USK) meraih status akreditasi A. Keputusan itu berdasarkan hasil penilaian Evaluasi Kinerja Tahunan Pusat Riset (EKT-PR) 2022.

Sertifikat akreditasi tersebut langsung diserahkan oleh Rektor USK Prof Marwan pada malam anugerah peringatan Milad ke-61 Universitas Syiah Kuala di Gedung AAC Dayan Dawood, Jumat, (16/12/2022).

RelatedPosts

Pernah Juara II MTQ Nasional, Dosen USK Kembali Wakili Aceh di MTQ KORPRI 2026

8 Hektare Lahan di Aceh Besar Terbakar

Segini Harga Emas Perhiasan dan Antam Hari Ini

Kepala PKGB, Dr. Abdullah mengatakan, ada 16 aspek yang penting dalam penilaian akreditasi pusat riset itu. PKGB, tuturnya, berhasil memenuhi semuanya baik dari segi materi maupun substansi.

“Sehingga tim asesor memberikan hasil terbaik. Ini dorongan besar bagi PKGB untuk bekerja keras dalam menyukseskan program-program pada 2023. Kami ingin berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu PKGB hingga meraih akreditasi A,” katanya.

Menurut Abdullah, lewat akreditasi A itu, pihaknya ingin menjadikan PKGB sebagai pusat riset unggulan dan menghasilkan inovasi-inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Khususnya inovasi dalam mitigasi konflik antara satwa dan manusia,” ujarnya.

Dia berharap, segenap tim di PKGB tak lantas cepat berpuas diri usai menerima akreditasi A tersebut. Abdullah mengatakan, justru masih banyak tantangan ke depan yang harus dilalui.

“Apa yang sudah diraih saat ini baru langkah awal untuk meraih prestasi lebih baik. Semua itu butuh komitmen, tanggungjawab, kerja keras, disiplin, ikhlas, dan kerja sama dengan semua pihak serta terus meningkatkan semua hal baik yang belum diwujudkan,” ujarnya.

Kerja-kerja PKGB pada 2023 mendatang terus melanjutkan penelitian kolaborasi bernama Konsorsium Redelong Berkelanjutan, yang terdiri dari Yayasan Redelong Indonesia (YRI), Rumah Indonesia Berkelanjutan (RIB) dan Pusat Riset Pengembangan Insfrastuktur Data Spasial (PR-PIDS).

Riset itu tentang konservasi gajah sumatera di Aceh yang didanai oleh program Tropical Forest Conservation Action for Sumatera (TFCA Sumatera)/Yayasan KEHATI. Selain itu, PKGB juga telah menjajaki kemitraan dengan University Sains Malaysia untuk program konservasi burung di perkebunan sawit.

Abdullah menyebut pihaknya terbuka untuk berkolaborasi dengan lembaga pemerintah maupun non-pemerintah dalam kegiatan konservasi satwa dan penyelesaian konflik satwa dan manusia.

”Harapan utama universitas, pusat riset ini mampu berkolaborasi membantu menyelesaikan segala permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat, terutama dalam isu konflik manusia dengan satwa,” pungkasnya.

Tags: Gajah SumateraKonflik SatwaPKGBRisetUSK
Previous Post

Kroasia Juara 3 Piala Dunia 2022

Next Post

Apresiasi Insan BRILian, BRI Rayakan HUT ke-127 bersama 40.000 Pekerja

Related Posts

Guru Besar USK: Ekonomi Digital dan Hijau Jadi Kunci Daya Saing Dunia Usaha

by Aininadhirah
22 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Dunia usaha menghadapi perubahan besar seiring pesatnya perkembangan teknologi digital dan meningkatnya tuntutan terhadap praktik ekonomi berkelanjutan. Guru...

USK Himpun Peneliti Internasional Bahas Infrastruktur Tangguh Hadapi Perubahan Iklim

by Redaksi
15 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Universitas Syiah Kuala (USK) kembali menjadi pusat diskusi internasional terkait pengembangan infrastruktur tangguh terhadap perubahan iklim melalui penyelenggaraan...

USK dan UII Bahas Pelajaran Konflik-Tsunami Aceh, Soroti Ketahanan Masyarakat Hadapi Krisis

by Riska Zulfira
19 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Pengalaman Aceh menghadapi konflik bersenjata dan bencana tsunami dinilai menyimpan pelajaran penting dalam membangun ketahanan masyarakat menghadapi krisis....

Next Post
Apresiasi Insan BRILian, BRI Rayakan HUT ke-127 bersama 40.000 Pekerja

Apresiasi Insan BRILian, BRI Rayakan HUT ke-127 bersama 40.000 Pekerja

Jelang Nataru, Warga Bireuen Diimbau Hati-hati Saat Berkendara

Jelang Nataru, Warga Bireuen Diimbau Hati-hati Saat Berkendara

Discussion about this post

CERITA

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

19 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co