MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Kamis, Oktober 15, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

USK Himpun Peneliti Internasional Bahas Infrastruktur Tangguh Hadapi Perubahan Iklim

Redaksi by Redaksi
15 Juli 2026
in News
0

Diskusi internasional terkait pengembangan infrastruktur tangguh terhadap perubahan iklim melalui penyelenggaraan The 7th Aceh International Symposium on Civil Engineering (AISCE) 2026, di Auditorium Fakultas Teknik USK, Senin (14/7/2026). | Foto: ist

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Universitas Syiah Kuala (USK) kembali menjadi pusat diskusi internasional terkait pengembangan infrastruktur tangguh terhadap perubahan iklim melalui penyelenggaraan The 7th Aceh International Symposium on Civil Engineering (AISCE) 2026, di Auditorium Fakultas Teknik USK, Senin (14/7/2026).

Mengusung tema Resilient Infrastructure under Climate Change, simposium tersebut mempertemukan akademisi, peneliti, praktisi, dan mahasiswa dari berbagai negara untuk membahas inovasi serta strategi pembangunan infrastruktur yang adaptif terhadap risiko perubahan iklim dan bencana.

RelatedPosts

Pascabanjir, BPJS Kesehatan Permudah Akses Layanan JKN di Pidie

Asap Karhutla Mulai Masuk Aceh, 10 Kabupaten/Kota Berpotensi Terdampak

Pameran Genang Hidupkan Ingatan Bencana Sumatera Lewat Instalasi Seni

Kegiatan dibuka Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kemitraan, dan Bisnis USK, Dr. Ir. Ramzi Adriman, S.T., M.Sc., didampingi Dekan Fakultas Teknik Prof. Dr. Ir. Iskandar, S.T., M.Eng.Sc., IPM., ASEAN Eng., serta Kepala Departemen Teknik Sipil Dr. Ir. Yusria Darma, S.T., M.Eng.Sc.

Ketua Panitia, Dr. Muhammad Ahlan, S.T., M.Sc., mengatakan AISCE 2026 semakin mendapat pengakuan di tingkat internasional. Tahun ini, simposium menerima 40 makalah yang lolos seleksi, dengan 56 persen di antaranya berasal dari penulis luar negeri.

“Peserta berasal dari Inggris, Jepang, Irak, Pakistan, Thailand, Malaysia, dan Indonesia. Tingginya partisipasi internasional menunjukkan AISCE semakin menjadi wadah pertukaran pengetahuan dan kolaborasi riset di bidang teknik sipil,” ujarnya.

Ia menambahkan, konferensi tersebut menjadi ruang untuk memperkuat kerja sama lintas negara sekaligus mendorong penelitian multidisiplin dalam menjawab tantangan pembangunan infrastruktur di tengah perubahan iklim.

Kepala Departemen Teknik Sipil USK, Yusria Darma, berharap AISCE mampu membuka peluang kolaborasi akademik jangka panjang dan memperkuat jejaring penelitian internasional.

Sementara itu, Dekan Fakultas Teknik USK, Iskandar, menekankan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan industri dalam menghasilkan solusi rekayasa yang aplikatif.

Wakil Rektor USK Ramzi Adriman mengatakan tema yang diangkat tahun ini sangat relevan dengan kondisi Aceh yang belakangan menghadapi berbagai dampak cuaca ekstrem.

“Melalui konferensi ini kami berharap lahir berbagai solusi inovatif yang dapat memperkuat ketahanan infrastruktur, tidak hanya bagi Aceh tetapi juga untuk masyarakat global,” katanya.

AISCE 2026 menghadirkan tiga pembicara utama, yakni Dr. Khamarrul Azahari Razak dari Universiti Teknologi Malaysia, Dr. Ezri Hayat dari Teesside University, Inggris, serta Prof. Dr. Syamsidik dari Universitas Syiah Kuala.

Ketiga akademisi tersebut membahas berbagai strategi pembangunan infrastruktur berbasis mitigasi risiko, pemanfaatan data dalam pengambilan keputusan, hingga pengembangan bangunan evakuasi tsunami berbasis tsunami fragility curve di Banda Aceh.

Melalui penyelenggaraan AISCE 2026, USK menegaskan komitmennya memperkuat kolaborasi internasional, meningkatkan kualitas riset, serta mendorong lahirnya inovasi rekayasa untuk mendukung pembangunan infrastruktur yang tangguh, berkelanjutan, dan adaptif terhadap perubahan iklim.

Tags: AISCE 2026Diskusi InternasionalPeneliti Kebencanaan Acehpengembangan infrastruktur tangguh terhadap perubahan iklimUSK
Previous Post

Pemko Banda Aceh Tingkatkan Daya Saing Perajin Lewat Pelatihan Bordir Wastra Aceh

Next Post

BKPSDM Banda Aceh Ajak 6.250 ASN Beralih ke Arsip Digital Lewat LeDi-DMS

Related Posts

Mahasiswa USK Edukasi Warga Rumpet tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat

by Redaksi
13 September 2026
0

MASAKINI.CO – Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Syiah Kuala (USK) bersama mahasiswa KKN memberikan edukasi tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat...

Guru Besar USK: Ekonomi Digital dan Hijau Jadi Kunci Daya Saing Dunia Usaha

by Aininadhirah
22 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Dunia usaha menghadapi perubahan besar seiring pesatnya perkembangan teknologi digital dan meningkatnya tuntutan terhadap praktik ekonomi berkelanjutan. Guru...

USK dan UII Bahas Pelajaran Konflik-Tsunami Aceh, Soroti Ketahanan Masyarakat Hadapi Krisis

by Riska Zulfira
19 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Pengalaman Aceh menghadapi konflik bersenjata dan bencana tsunami dinilai menyimpan pelajaran penting dalam membangun ketahanan masyarakat menghadapi krisis....

Next Post

BKPSDM Banda Aceh Ajak 6.250 ASN Beralih ke Arsip Digital Lewat LeDi-DMS

Mentan Tinjau Sentra Benih Kopi Gayo, Aceh Perkuat Hilirisasi dan Produktivitas

Discussion about this post

CERITA

Kisah Abdul Majid, 21 Tahun Menyambung Alas Kaki demi Menghidupi Keluarga

14 Oktober 2026

PFI Malang Rekam Cerita di Balik Pangan Lewat Pameran Foto

25 September 2026

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co