MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Senin, Agustus 24, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

BKSDA Aceh Dituding Tak Mampu Atasi Konflik Satwa di Pidie

Zian Mustaqin by Zian Mustaqin
1 Maret 2023
in Daerah
0
BKSDA Aceh Dituding Tak Mampu Atasi Konflik Satwa di Pidie

Rapat lintas sektor terkait masalah konflik satwa liar dengan manusia di Pidie, Rabu 1/3/2023. (foto: untuk masakini.co)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Sejumlah tokoh masyarakat Kabupaten Pidie menilai Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh tak mampu mengatasi konflik gajah dengan manusia di beberapa kecamatan di daerah itu. BKSDA Aceh disebut terkesan melakukan pembiaran dari tugas dan fungsinya hingga mengakibatkan kerugian ekonomi dan bahkan nyawa masyarakat akibat konflik satwa tersebut.

Hal tersebut diutarakan sejumlah tokoh masyarakat pada pertemuan rapat solusi penanganan Konflik gajah dengan masyarakat Pidie, di gedung Dewan, Kota Sigli, Rabu (1/3/2023).

RelatedPosts

Pungli Berujung Penutupan, Bukit Lamreh Kini Dibuka Lagi dengan Aturan Baru

Duta GenRe Banda Aceh Didorong Jadi Mitra Pemerintah Suarakan Aspirasi Anak Muda

Sawah di Aceh Besar Dialiri Pompa untuk Cegah Gagal Panen

Keuchik Blang Malo, Tangse, Bokrizal, mengatakan masyarakat selama ini sangat dirugikan akibat hadirnya gajah di wilayah perkebunan mereka. Selain memakan tanaman, warga juga enggan bertani karena adanya gangguan satwa itu.

Dia merasa kecewa dengan BKSDA Aceh yang dinilai sangat lamban dalam proses penanganan konflik, hingga adanya warga yang meninggal dunia akibat diserang gajah.

“Mereka memasang GPS di antara gajah, gunanya pendeteksian dini ancaman gajah saat mendekati Gampong. Namun, di lapangan sepertinya abai akan laporan tersebut kepada warga saat gajah dekat dengan pemukiman,” ungkapnya.

Bokrizal juga mengatakan, jika pihak terkait tak mampu menyelesaikan masalah tersebut nantinya jangan salahkan warga bila mengambil tindakan sendiri. Menurutnya konflik ini sudah berkepanjangan dan sangat meresahkan warga yang terdampak.

“Kalau pemerintah tak sanggup, biar kami tangani. Terserah kami mau seperti apa, kami tidak mau lagi ada warga kami yang menjadi korban amukan gajah,” tegasnya.

Sementara Keuchik Alue Caloeng, Tangse, Zulfikar mendesak DPR Pidie segera mencari solusi pasti terhadap konflik satwa dengan manusia.

Hadir dalam rapat tersebut perwakilan Gampong, Camat, Pimpinan DPRK Pidie, Perwakilan BKSDA Aceh, Dinas LHK Aceh, tokoh masyarakat dan stakeholder terkait.

Tags: BKSDA AcehGajahKabupaten PidieKonflik Satwa
Previous Post

Dirut BRI Sunarso Menjadi Indonesia Best CEO 2022

Next Post

Selama Dua Pekan, 9 Orang Ditangkap di Aceh Utara Terkait Narkoba

Related Posts

Pengangkut Satwa Dilindungi Divonis 3 Tahun Penjara

by Riska Zulfira
22 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Pengadilan Negeri Idi menjatuhkan hukuman tiga tahun penjara kepada Agussalim, terdakwa kasus pengangkutan satwa liar dilindungi yang berhasil...

Orangutan Sumatra Terisolasi di Kebun Warga Aceh Tamiang Ditranslokasi ke Habitat Alami

by Riska Zulfira
21 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh mentranslokasi seekor Orangutan Sumatra (Pongo abelii) yang ditemukan terisolasi di area...

Populasi Orang Utan Sumatra Terancam, Habitat Alami Kian Menyempit

Populasi Orang Utan Sumatra Terancam, Habitat Alami Kian Menyempit

by Redaksi
24 Agustus 2025
0

MASAKINI.CO - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh mengungkapkan bahwa populasi orang utan sumatra (Pongo abelii) di provinsi ini...

Next Post
Pesta Narkoba, Kawanan Pemuda di Banda Aceh Digerebek Polisi

Selama Dua Pekan, 9 Orang Ditangkap di Aceh Utara Terkait Narkoba

Wakil Ketua DPR Aceh Sosialisasi Draf Perubahan UUPA di Abdya

Wakil Ketua DPR Aceh Sosialisasi Draf Perubahan UUPA di Abdya

Discussion about this post

CERITA

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

19 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co