MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Selasa, Mei 26, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

BKSDA Aceh Dituding Tak Mampu Atasi Konflik Satwa di Pidie

Zian Mustaqin by Zian Mustaqin
1 Maret 2023
in Daerah
0
BKSDA Aceh Dituding Tak Mampu Atasi Konflik Satwa di Pidie

Rapat lintas sektor terkait masalah konflik satwa liar dengan manusia di Pidie, Rabu 1/3/2023. (foto: untuk masakini.co)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Sejumlah tokoh masyarakat Kabupaten Pidie menilai Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh tak mampu mengatasi konflik gajah dengan manusia di beberapa kecamatan di daerah itu. BKSDA Aceh disebut terkesan melakukan pembiaran dari tugas dan fungsinya hingga mengakibatkan kerugian ekonomi dan bahkan nyawa masyarakat akibat konflik satwa tersebut.

Hal tersebut diutarakan sejumlah tokoh masyarakat pada pertemuan rapat solusi penanganan Konflik gajah dengan masyarakat Pidie, di gedung Dewan, Kota Sigli, Rabu (1/3/2023).

RelatedPosts

MIN 27 Aceh Besar Sabet 11 Penghargaan Nasional di Festival Literasi 2026

Bupati Aceh Besar Minta Camat Aktif Tangani Persoalan Warga

Illiza Ajak Konten Kreator Jadi Ujung Tombak Syiar Islam di Ruang Digital

Keuchik Blang Malo, Tangse, Bokrizal, mengatakan masyarakat selama ini sangat dirugikan akibat hadirnya gajah di wilayah perkebunan mereka. Selain memakan tanaman, warga juga enggan bertani karena adanya gangguan satwa itu.

Dia merasa kecewa dengan BKSDA Aceh yang dinilai sangat lamban dalam proses penanganan konflik, hingga adanya warga yang meninggal dunia akibat diserang gajah.

“Mereka memasang GPS di antara gajah, gunanya pendeteksian dini ancaman gajah saat mendekati Gampong. Namun, di lapangan sepertinya abai akan laporan tersebut kepada warga saat gajah dekat dengan pemukiman,” ungkapnya.

Bokrizal juga mengatakan, jika pihak terkait tak mampu menyelesaikan masalah tersebut nantinya jangan salahkan warga bila mengambil tindakan sendiri. Menurutnya konflik ini sudah berkepanjangan dan sangat meresahkan warga yang terdampak.

“Kalau pemerintah tak sanggup, biar kami tangani. Terserah kami mau seperti apa, kami tidak mau lagi ada warga kami yang menjadi korban amukan gajah,” tegasnya.

Sementara Keuchik Alue Caloeng, Tangse, Zulfikar mendesak DPR Pidie segera mencari solusi pasti terhadap konflik satwa dengan manusia.

Hadir dalam rapat tersebut perwakilan Gampong, Camat, Pimpinan DPRK Pidie, Perwakilan BKSDA Aceh, Dinas LHK Aceh, tokoh masyarakat dan stakeholder terkait.

Tags: BKSDA AcehGajahKabupaten PidieKonflik Satwa
Previous Post

Dirut BRI Sunarso Menjadi Indonesia Best CEO 2022

Next Post

Selama Dua Pekan, 9 Orang Ditangkap di Aceh Utara Terkait Narkoba

Related Posts

Populasi Orang Utan Sumatra Terancam, Habitat Alami Kian Menyempit

Populasi Orang Utan Sumatra Terancam, Habitat Alami Kian Menyempit

by Redaksi
24 Agustus 2025
0

MASAKINI.CO - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh mengungkapkan bahwa populasi orang utan sumatra (Pongo abelii) di provinsi ini...

Warga Aceh Tengah Diamuk Gajah Saat Jaga Durian

Warga Aceh Tengah Diamuk Gajah Saat Jaga Durian

by Syah Antoni
23 Agustus 2025
0

MASAKINI.CO - Seorang pria paruh baya warga Kampung Tanjung, Kecamatan Rusip Antara, Kabupaten Aceh Tengah menjadi korban amukan gajah. Korban...

Populasi Gajah Sumatra di Aceh Tinggal 550-600 Ekor, 11 Mati dalam Satu Tahun

Populasi Gajah Sumatra di Aceh Tinggal 550-600 Ekor, 11 Mati dalam Satu Tahun

by Riska Zulfira
14 Agustus 2025
0

MASAKINI.CO - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) mengungkapkan populasi gajah Sumatra di Provinsi Aceh kian mengkhawatirkan. Saat ini, jumlahnya...

Next Post
Pesta Narkoba, Kawanan Pemuda di Banda Aceh Digerebek Polisi

Selama Dua Pekan, 9 Orang Ditangkap di Aceh Utara Terkait Narkoba

Wakil Ketua DPR Aceh Sosialisasi Draf Perubahan UUPA di Abdya

Wakil Ketua DPR Aceh Sosialisasi Draf Perubahan UUPA di Abdya

Discussion about this post

CERITA

Dari Lahan Penggembalaan ke Destinasi Favorit, Savana Indrapuri Sedot Ribuan Pengunjung

24 Mei 2026

Dari Dapur Rumahan ke Tanah Suci, Keumamah Aceh Diburu Jemaah Haji

19 Mei 2026

Menabung dari Lumpur Sawah, Halimah Berangkat Haji di Usia 85 Tahun

12 Mei 2026

Ranup yang Perlahan Asing di Tanahnya Sendiri

7 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co