MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Minggu, September 20, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Emak-emak Protes, Saat Meugang Harga Bahan Pokok Terus Naik

Riska Zulfira by Riska Zulfira
11 Maret 2024
in News
0

Cabai merah di Pasar Lambaro, Aceh Besar.(Riska Zulfira/masakini.co)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Sejumlah bahan pokok dan pangan di pasar tradisional mengalami lonjakan harga. Kenaikan harga ini membuat para ibu-ibu mengeluh, apalagi lonjakan harga ini berbarengan dengan momen meugang dan bulan Ramadan.

Rahmaniah (35) seorang ibu rumah tangga yang biasa berbelanja di Pasar Induk Lambaro, Aceh Besar mengeluhkan harga bahan pokok dan sayuran yang menurutnya sudah meroket.

RelatedPosts

10 Bulan Terputus, Jembatan Permanen Kutablang Akhirnya Beroperasi

Mardiono Lantik Pengurus PPP se Aceh Periode 2026-2031

Boat Ditemukan Tanpa Nelayan, Pria 60 Tahun Diduga Hilang di Perairan Sigli

“Sekarang makin hari makin naik,” kata Rahma kepada masakini.co, Senin (11/3/2024).

Ia mengaku terpaksa mengirit pembeliannya agar mencukupi semua kebutuhan dapur di tengah harga bahan pokok sedang melangit.

“Kalau biasa beli sekilo sekarang beli setengah kilo dulu, nanti kalau ada rezeki beli lagi,” ucapnya.

Keluhan serupa juga diungkapkan Nurlina (40), ia mengaku berat dengan kenaikan harga bahan pokok saat ini. Pasalnya saat tradisi meugang, kebiasaan membeli daging dengan harga yang tinggi merupakan hal biasa bagi masyarakat.

“Akan tetapi kalau semua naik mulai dari beras, minyak, cabai, bawang, kentang itu lumayan menguras juga untuk masyarakat, kasian kita,” ucapnya.

Sidak di Pasar Induk Lambaro. | Pemkab Aceh Besar

Nurlina mengatakan baru saja membeli kentang dengan harga Rp18 ribu per kilogram. Padahal sebelumnya, kata dia kentang dibeli hanya seharga Rp12 ribu.

Kemudian beras yang dibeli dengan harga Rp215 ribu, minyak goreng Rp17 ribu per kilogram dan cabai merah Rp18 ribu per kilogram dan bawang merah Rp35 ribu.

“Cabai sih paling berasa naik, hari ini kita beli segini, bisa jadi besoknya sudah melonjak harga, karena sering berubah-ubah,” ungkapnya.

Kemudian, Nurjannah (59) juga mengeluh atas kenaikan bahan pokok dan pangan tersebut. Bahkan ini menyiasati kenaikan harga-harga tersebut untuk membeli sesuai kebutuhan.

“Kita prihatin atas kondisi seperti ini, harapannya masyarakat jangan dipersusah,” tuturnya.

Misalnya, kata dia, tomat yang biasa dibeli dengan harga murah, tapi sejak jelang meugang dan Ramadan ini naik menjadi Rp18 ribu per kilo.

“Tomat sudah biasa kita beli murah, sekali kita beli mahal kan terkejut,” tambah Nurjannah.

Sementara itu, pantauan masakini.co, di Pasar Induk Lambaro, harga gula pasir dijual Rp18 ribu per kilo. Sementara bawang putih dijual Rp38 ribu.

“Kalau cabai hijau kita jual Rp40 ribu, naik dari Rp35 ribu,” kata Irfan, pedagang cabai.

Meski hampir seluruh bahan pokok dan pangan naik, Irfan mengaku saat hari meugang ini daya beli masyarakat sangat tinggi. “Karena sudah jadi kebutuhan, tetap beli walaupun tidak dalam jumlah banyak,” tutupnya.

Tags: Aceh BesarBanda AcehBerasHarga MahalKebutuhan PokokRamadan 1445 HTradisi Meugang
Previous Post

Seharian Berpuasa, Kapan Waktu Tepat Berolahraga?

Next Post

Peringati Hari Raya Nyepi, BRI Peduli Bagikan Bantuan Sembako di Bali

Related Posts

Rapim Partai Aceh, Aiyub Minta Kader Tak Terpecah dan Siap Hadapi Agenda Politik Kedepan

by Riska Zulfira
19 September 2026
0

MASAKINI.CO – Sekretaris Jenderal Partai Aceh, Aiyub bin Abbas, meminta seluruh kader kembali menyatukan langkah dan tidak terpecah oleh persoalan...

Razia Rutan Jantho, Petugas Temukan Besi Modifikasi hingga Silet dalam Kamar 

by Riska Zulfira
18 September 2026
0

MASAKINI.CO – Petugas Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jantho menemukan sejumlah barang yang berpotensi mengganggu keamanan dalam razia gabungan...

Banda Aceh Colossal Coffee Experience Masuk KEN 2026

by Riska Zulfira
17 September 2026
0

MASAKINI.CO – Banda Aceh Colossal Coffee Experience (BACCE) 2026 menjadi event pertama dari Banda Aceh yang masuk dalam kalender Karisma...

Next Post
Peringati Hari Raya Nyepi, BRI Peduli Bagikan Bantuan Sembako di Bali

Peringati Hari Raya Nyepi, BRI Peduli Bagikan Bantuan Sembako di Bali

Sambut Ramadan, BKM Iskandar Muda Bersama Warga Bersihkan Masjid

Discussion about this post

CERITA

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co

 

Memuat Komentar...