MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Jumat, Mei 8, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

KPI dan DSI Aceh Bahas Penanggulangan Tiktokers Pamer Aurat

Ahmad Mufti by Ahmad Mufti
28 Juli 2024
in Daerah
0

Komisioner KPI Aceh saat beraudiensi dengan Dinas Syariat Islam | KPI Aceh.

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Marak konten-konten yang tidak patut di media sosial, Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Aceh akhirnya menemui Dinas Syar’iat Islam (DSI) Aceh.

Kedua instansi itu mendiskusikan penanggulangan secara kolektif. “Mengingat fenomena kebablasan di Tik Tok yang kian meresahkan,” ujar Ketua KPI Aceh, Acik Nova dalam keterangan resminya yang dikutip Minggu (28/7/2024).

RelatedPosts

Pemko Banda Aceh Serius Garap Industri Parfum Lokal, Pelaku Usaha Dilatih Bangun Aroma Khas

Wamenkes Dijadwalkan Kunjungi Banda Aceh, Kemenkes Fokus Pantau Layanan Imunisasi

Mualem Terima Delegasi Belanda, Kerja Sama Penanganan Bencana hingga Investasi Dibahas

Acik Nova menyampaikan jika para komisioner KPI Aceh pada 26 Juli 2024 sudah melakukan audiensi dan diskusi dengan DSI Aceh.

Kedatangan para Komisioner KPI Aceh ini disambut oleh Kepala Dinas Syar’iat Islam Aceh, Zahrol Fajri, dan para kepala bidang dinas tersebut.

Sementara dari KPI Aceh para komisioner yang hadir yaitu Acik Nova, selaku Ketua KPI Aceh, Wakil Ketua, Teuku Zulkhairi dan Putri Novriza, komisioner bidang pengawasan isi siaran.

Acik Nova mengatakan, sesuai UU Penyiaran No 32 tahun 2002 KPI Aceh tidak memiliki kewenangan untuk mengawasi konten-konten di media sosial seperti Tik Tok dan media baru lainnya. Kewenangan KPI Aceh sebutnya, hanya mengawasi isi siaran TV dan Radio.

“Dalam audiensi dengan Dinas Syar’iat Islam, KPI Aceh mendiskusikan penanggulangan semacam apa yang mungkin kita lakukan secara kolektif mengingat fenomena kebablasan di Tik Tok yang kian meresahkan,” ujar Acik Nova.

Hal senada disampaikan Wakil Ketua KPI Aceh, Teuku Zulkhairi yang mengatakan bahwa perkembangan aktual generasi muda Aceh pengguna media sosial Tik Tok, banyak di antara mereka yang terjebak dalam kebablasan dalam penggunaan Tik Tok.

“Banyak di antara pengguna Tik Tok yang telah menjauh dari nilai-nilai Syariat Islam dan adat istiadat Aceh,” sebutnya.

“Di antara bentuk kebablasan dengan membuka aurat, mandi lumpur sambil Live (siaran langsung) Tik Tok, teumeunak dan tindakan-tindakan lainnya yang sudah sangat menjauh dari nilai-nilai Islam dan adat istiadat masyarakat Aceh,” ujarnya menambahkan.

Terhadap fenomena ini, ia mengatakan bahwa kita semua sepatutnya ikut merasakan keresahan yang amat sangat dan perlunya melakukan upaya-upaya penanggulangan semampu yang bisa kita lakukan.

Tags: DSI AcehKPI AcehSyariat Islamtiktok
Previous Post

Maju Pilkada, Illiza Resmi Buka Posko Warga Kota

Next Post

Sukses Jadi Tuan Rumah, Infantino Hadiahkan Prabowo Replika Piala Dunia

Related Posts

Terdakwa Kasus Ujaran Kebencian di TikTok Disidangkan

by Riska Zulfira
30 April 2026
0

MASAKINI.CO – Sidang perdana kasus dugaan ujaran kebencian melalui media sosial digelar di Pengadilan Negeri Banda Aceh, Kamis (30/4/2026). Sidang...

Perempuan Haid Tetap Dianjurkan Hadir di Salat Id, Meski Tidak Ikut Salat

by Aininadhirah
18 Maret 2026
0

MASAKINI.CO - Perempuan yang sedang haid tetap dianjurkan untuk hadir di lokasi pelaksanaan salat id baik Idulfitri maupun Idul Adha...

Pria Diduga Sebar Ujaran Kebencian di TikTok Ditangkap

by Riska Zulfira
22 Februari 2026
0

MASAKINI.CO - Seorang pria berinisial DS resmi ditahan di Mapolda Aceh setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan ujaran kebencian dan...

Next Post

Sukses Jadi Tuan Rumah, Infantino Hadiahkan Prabowo Replika Piala Dunia

Terdampak Abrasi, BRI Salurkan Ribuan Bibit Mangrove di Muaragembong

Terdampak Abrasi, BRI Salurkan Ribuan Bibit Mangrove di Muaragembong

Discussion about this post

CERITA

Ranup yang Perlahan Asing di Tanahnya Sendiri

7 Mei 2026

Dari Kuli Panggul ke Pencerita Visual, Perjalanan Sunyi Yulzi di Balik Lensa

1 Mei 2026

Berawal dari Angka Impor, Lahir Tempe Koro dari Dapur Aceh

1 Mei 2026

Latela Donut Olah Labu Jadi Produk Kekinian, Laris di Bazar Banda Experience

23 April 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co