MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Selasa, Agustus 18, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Cerita

Mahasiswi USK Racik Makanan Kaya Gizi Pencegah Stunting

Ahmad Mufti by Ahmad Mufti
6 Agustus 2024
in Cerita
0

Nuram produk mahasiswi USK | untuk masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Lima mahasiswi Universitas Syiah Kuala (USK) sukses meracik makanan laut berbahan dasar tiram. Inovasi para mahasiswi menarik perhatian Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi.

Para mahasiswi itu tiga diantaranya berasal dari Program Studi Ilmu Keperawatan, yakni Mulia Nasriza, Najwa Miftahul Jannah dan Cut Najhan Riza.

RelatedPosts

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

Dua rekan mereka lainnya yakni Sabila Mauliza dari Program Studi Bimbingan Konseling, serta Zahrina Arifah mahasiswi Program Studi Psikologi. Keberhasilan para mahasiswi berkat arahan dosen pembimbing Ns. Maulina, M.Kep., Sp.Kep.Kom.

Inovasi makanan yang mereka buat dinamai Nuram singkatan dari nugget tiram. Nuram memiliki kandungan gizi yang tinggi serta praktis dengan harga yang ekonomis.

Melalui Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) tahun 2024, Mulia dan tim berhasil lolos pendanaan dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi.

Menurut ketua tim, Mulia mereka mengangkat judul “Nuram: Inovasi Makanan Laut Praktis Berbahan Dasar Saccostrea Cucullata Sebagai Upaya Untuk Meningkatkan Gizi dan Pencegahan Stunting” dalam skema PKM Kewirausahaan.

“Tujuan spesifiknya pemanfaatan tiram menjadi inovasi makanan yang praktis dan juga bergizi,” kata Mulia, Selasa (6/8/2024).

Mulia Nasriza (dua dari kiri) bersama tim dan dosen pembimbing | untuk masakini.co

Ia menjelaskan, mereka menggunakan bahan baku utama kaya akan zinc, zat besi, sumber protein, karbohidrat, kalsium, kalium, natrium dan rendah lemak yang sangat bermanfaat untuk pertumbuhan dan perkembangan, terutama pada periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).

Manfaat dari produk yang telah diciptakan ini di antaranya dapat meningkatkan gizi dan solusi pencegahan stunting serta meningkatkan ekonomi pedagang tiram di pesisir pantai desa Alue Naga Kota Banda Aceh.

Mulia dan tim telah melakukan uji analisis kandungan gizi, untuk memastikan klaim nutrisi pada produk akurat.

Mereka juga telah melakukan pengujian produk dan perizinan dinas terkait seperti pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB) serta pengurusan sertifikat halal MUI untuk menandakan bahwa produk sudah lulus uji dan dapat dipastikan keamanannya.

“Harapan dari keberlanjutan program ini yaitu produk kami dapat dikenal secara luas di masyarakat, bermanfaat bagi masyarakat, dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi pedagang tiram dan dapat memenuhi kebutuhan gizi sehari-hari masyarakat serta dapat menjadi salah satu pendukung program pemerintah dalam pencegahan stunting.” ujar Mulia.

Produk tersebut juga sudah terjual di daerah Kota Banda Aceh dan kabupaten Aceh Besar. Selain itu juga beberapa orderan masuk keluar Kota Banda Aceh seperti dari Kota Lhokseumawe dan Bireun. Produk memang sangat diminati oleh masyarakat, khususnya konsumen frozen food. Info selengkapnya dapat di akses melalui Instagram @pkmknuram2024.

Tags: KeperawatanNugget TiramNuramPKMProgram Kreativitas MahasiswaStuntingUniversitas Syah KualaUSK
Previous Post

BRI Kembali Jadi Sponsor Utama Liga 1 2024-2025

Next Post

PPTIM Minta Polisi Periksa Panitia Kontes Kecantikan Waria di Orchadtz

Related Posts

Guru Besar USK: Ekonomi Digital dan Hijau Jadi Kunci Daya Saing Dunia Usaha

by Aininadhirah
22 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Dunia usaha menghadapi perubahan besar seiring pesatnya perkembangan teknologi digital dan meningkatnya tuntutan terhadap praktik ekonomi berkelanjutan. Guru...

USK Himpun Peneliti Internasional Bahas Infrastruktur Tangguh Hadapi Perubahan Iklim

by Redaksi
15 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Universitas Syiah Kuala (USK) kembali menjadi pusat diskusi internasional terkait pengembangan infrastruktur tangguh terhadap perubahan iklim melalui penyelenggaraan...

USK dan UII Bahas Pelajaran Konflik-Tsunami Aceh, Soroti Ketahanan Masyarakat Hadapi Krisis

by Riska Zulfira
19 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Pengalaman Aceh menghadapi konflik bersenjata dan bencana tsunami dinilai menyimpan pelajaran penting dalam membangun ketahanan masyarakat menghadapi krisis....

Next Post

PPTIM Minta Polisi Periksa Panitia Kontes Kecantikan Waria di Orchadtz

Ludesc Dapat Dukungan AMANAH Kembangkan AI Deteksi Penyakit Paru

Discussion about this post

CERITA

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

19 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co

 

Memuat Komentar...